Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komunikasi Pembangunan Yang Dilakukan Taman Buaya Asam Kumbang Medan Dalam Menarik Minat Pengunjung Frisca Nabila; Irma Yusriani Siamora; Arif Syafi’i; Fatih Ichtisam; Sabila Husna; Ummil Khoiriyah
Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Harmoni : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/harmoni-widyakarya.v2i1.2566

Abstract

Development communication is a scientific discipline and communication practice in the context of developing countries, especially communication activities for planned social change. The priority of developments is activities to educate and motivate the community. In a board sense, development communication includes the role and function of communication between all parties involved in development efforts. In this case, researchers got results from The Asam Beetle Crocodile Park in Medan. Not only that, the park has received official permission from the tourism office and currently its existence is very well known to the wider community, even to people outside Sumatera.
Karakteristik Pesan Dalam Komunikasi Politik Ahmad Sampurna; Latifah Wulandari; Sabila Husna; Irfan Diki Wahyudi; Rahmatan Lil Alamin
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.975

Abstract

Komunikasi tidak pernah bisa terlepas dari manusia karena senantiasa dibutuhkan untuk bertukar informasi didalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini juga dirasakan didalam dunia politik, dimana komunikasi menjadi komponen yang sangat penting. Mengingat bahwa komunikasi politik merupakan pesan yang disampaikan oleh aktor-aktor politik yang berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, serta kebijakan pemerintah, berarti pesan yang disampaikan harus sejalan dengan arti politik itu sendiri. Dalam komunikasi politik, pesan merupakan kekuatan yang tidak mungkin diabaikan bahkan pesan adalah raja (content is the king). Berartinya derajat pesan berimplikasi pada bermacam-macam wujud kemasan pesan yang dikonstruksi sedemikian rupa, cocok dengan tujuan serta dampak yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik pesan dalam berkomunikasi politik agar pesan yang disampaikan diterima dengan baik dan mudah. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara dokumentasi dikarenakan penelitian pustaka. Maka pengumpulan data ditentukan dengan menelaahan literature dan bahan pustaka yang relevan terhadap masalah yang diteliti baik dari buku-buku maupun data dari bahan pustaka lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pesan dalam komunikasi politik dapat dilihat dari keberagaman pembicaraan politik, jenis-jenis pesan politik, sifat pembicara politik, keterbatasan bahasa, pesan verbal dan nonverbal, hal ini amat berguna untuk mendistribusikan pesan tadi ke warga dengan baik yang sesuai dengan karakteristik pesan yang ada.
Karakteristik Pesan Dalam Komunikasi Politik Ahmad Sampurna; Latifah Wulandari; Sabila Husna; Irfan Diki Wahyudi; Rahmatan Lil Alamin
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.975

Abstract

Komunikasi tidak pernah bisa terlepas dari manusia karena senantiasa dibutuhkan untuk bertukar informasi didalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini juga dirasakan didalam dunia politik, dimana komunikasi menjadi komponen yang sangat penting. Mengingat bahwa komunikasi politik merupakan pesan yang disampaikan oleh aktor-aktor politik yang berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, serta kebijakan pemerintah, berarti pesan yang disampaikan harus sejalan dengan arti politik itu sendiri. Dalam komunikasi politik, pesan merupakan kekuatan yang tidak mungkin diabaikan bahkan pesan adalah raja (content is the king). Berartinya derajat pesan berimplikasi pada bermacam-macam wujud kemasan pesan yang dikonstruksi sedemikian rupa, cocok dengan tujuan serta dampak yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik pesan dalam berkomunikasi politik agar pesan yang disampaikan diterima dengan baik dan mudah. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara dokumentasi dikarenakan penelitian pustaka. Maka pengumpulan data ditentukan dengan menelaahan literature dan bahan pustaka yang relevan terhadap masalah yang diteliti baik dari buku-buku maupun data dari bahan pustaka lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pesan dalam komunikasi politik dapat dilihat dari keberagaman pembicaraan politik, jenis-jenis pesan politik, sifat pembicara politik, keterbatasan bahasa, pesan verbal dan nonverbal, hal ini amat berguna untuk mendistribusikan pesan tadi ke warga dengan baik yang sesuai dengan karakteristik pesan yang ada.