Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Teori Belajar Konstruktivisme Dan Pendidikan Agama Islam Dalam Merdeka Belajar Aini Yatul Hajroh; Moh. Sugeng Solehuddin; Muhammad Hufron
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 6 (2023): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i6.155

Abstract

Secara konseptual teori belajar konstruktivisme dengan merdeka belajar merupakan suatu kerangka yang sangat baik sebagai upaya untuk mengembangkan potensi peserta didik. Akan tetapi dalam prakteknya ditemukan beberapa permasalahan yang menghambat pelaksanaan konsep merdeka belajar dan teori belajar konstruktivimse. Selain itu, pemahaman guru dan sekolah terkait konsep merdeka belajar dan teori belajar konstruktivisme juga belum terlalu jelas. artikel ini akan mencoba menjabarkan terkait dengan konsep teori belajar konstruktivisme dan pendidikan Agama Islam dalam merdeka belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research, atau kepustakaan. yakni penulis mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur terkait konsep teori belajar konstruktivisme, merdeka belajar dan pendidikan agama Islam. Dalam teori konstruktivisme pembelajaran tidak hanya guru memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi siswa juga harus berperan aktif dalam membangun sendiri pengetahuan yang ada di dalam memori otaknya. Merdeka belajar bukan hanya guru terbebas dari tugas kesehariannya akan tetapi siswa juga memiliki kebebasan dalam menentukan ilmu mana yang dibutuhkan. Hal tersebut sesuai dengan hakikat pendidikan Agama Islam sendiri. Karena Rasulullah dalam mengajar dan mendidik para sahabat menerapkan pembelajaran yang menyenangkan dan membebaskan, menyenangkan dan bebas disini tidak boleh diartikan sebagai sebuah kesenangan dan kebebasan tanpa esensi, melainkan harus dijadikan sebagai sebuah semangat untuk menambah keilmuan.
Agama dan Pendidikan dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam M. Umar Mahmudi; Moh. Sugeng Solehuddin
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) technological innovation
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jcpa.vi.75

Abstract

Agama dan pendidikan adalah dua aspek yang saling terkait dan memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter individu. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami hubungan antara agama dan pendidikan dalam perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, dengan mengumpulkan, meninjau, dan menganalisis literatur-literatur terkait dengan topik tersebut. Wawasan mendalam tentang bagaimana agama memainkan peran integral dalam membentuk paradigma pendidikan dapat diperoleh melalui analisis konsep-konsep kunci Filsafat Pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Filsafat Pendidikan Islam menekankan landasan ajaran Al-Qur'an dan Hadis sebagai panduan utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Tujuan pendidikan dalam konteks ini bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi lebih kepada pencapaian manusia yang seimbang secara spiritual dan moral. Penelitian ini memberikan sumbangan penting terhadap pemahaman kita tentang bagaimana Filsafat Pendidikan Islam membentuk paradigma pendidikan yang holistik dan menekankan pentingnya agama sebagai landasan utama.