Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Q.S At-Taubah Ayat 60 Mengenai Hukum Dan Yang Berhak Menerima Zakat Mutya Ramadhanti; Erliani Syafitri Nasution; Azlan Nasution
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 6 (2024): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i6.571

Abstract

Penelitian ini menganalisis Q.S At-Taubah ayat 60 untuk memahami hukum dan pihak-pihak yang berhak menerima zakat. Pokok masalah dalam penelitian ini adalah ketidakjelasan dan ketidaktahuan masyarakat mengenai siapa saja yang berhak menerima zakat berdasarkan ayat tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai ketentuan zakat dalam Islam menurut ayat tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis teks Al-Quran dengan pendekatan tafsir dan studi literatur terkait. Data yang digunakan meliputi terjemahan ayat, tafsir dari berbagai ulama, serta literatur hukum Islam. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Q.S At-Taubah ayat 60 secara eksplisit menyebutkan delapan golongan yang berhak menerima zakat: fakir, miskin, amil zakat, muallaf, riqab (budak), gharim (orang yang berhutang), fi sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), dan ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal). Penelitian ini memperkuat pemahaman bahwa zakat memiliki peran penting dalam kesejahteraan sosial dan penegakan keadilan ekonomi dalam masyarakat Islam
Analisis Tafsir Tematik terhadap Ayat Ayat Wakaf dalam Alqur'an dan Relevansinya dengan Kesejahteraan Ummat Rizky Syah Putra; Erliani Syafitri Nasution; Septia Nur Hidayah; Alhafiz Alhafiz; Adzin Aziz Ahmad; Adinda Trya Izni
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v3i2.8557

Abstract

Waqf is one of the instruments of Islamic philanthropy that plays a strategic role in building sustainable welfare for the people. Although the term waqf is not explicitly mentioned in the Qur'an, its basic values are scattered throughout various verses that talk about infaq, almsgiving, distribution of wealth, and social justice. This article aims to analyse Qur'anic verses that have a substantial connection with the concept of waqf through a thematic (maudhu'i) interpretation approach, as well as to examine its relevance to efforts to improve the welfare of the ummah in a contemporary context. This study uses a qualitative-descriptive literature review method, drawing on the Qur'an, classical and contemporary interpretations, and scientific literature related to waqf and Islamic economics. The results of the study show that the principle of waqf in the Qur'an emphasises the sustainability of benefits, the trustworthiness of asset management, and an orientation towards social justice, all of which are relevant to the development of productive waqf as a solution for the welfare of the modern community.