Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tahapan Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) Di PG Djombang Baru Alifiyan Fadilah Sundawa
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 7 (2024): GJMI - JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i7.723

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan sistem perlindungan bagi tenaga kerja untuk meminimalisasi dan menghindarkan diri dari resiko kerugian moral maupun material, kehilangan jam kerja, maupun keselamatan manusia dan lingkungan sekitar yang nantinya dapat menunjang peningkatan kinerja yang efektif dan efisien. Pedoman pelaksanaan SMK3 di Indonesia diatur dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor: PER.05/MEN/1996.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di PG DJOMBANG BARU. Analisis data dilakukan dengan menyusun dan membahas hasil wawancara dengan beberapa petugas K3, hasil observasi langsung di lokasi proyek dan hasil evaluasi dari data - data SMK3 yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan SMK3 di PG DJOMBANG BARU sudah sesuai dengan unsur K3 yang terdapat dalam peraturan pemerintah No.50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, terlihat dari hasil Audit SMK3 tingkat pencapaiannya masuk dalam kategori memuaskan serta, mendapat sertifikat SMK3 dan Bendera SMK3.
Pehitungan Nilai Ergonomis Pada Mesin Pengiris Lontongan Kerupuk Tapioka Kapasitas 90 Kg/Jam Menggunakan Data Antropometri di UMKM Kerupuk Eco Alifiyan Fadilah Sundawa; Fatkhur Rohman
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/k36tft87

Abstract

Kerupuk merupakan makanan ringan khas Indonesia yang populer dan merupakan bagian penting dari budaya kuliner nasional. Pembuatan kerupuk melibatkan beberapa langkah, salah satunya adalah mengiris lontongan kerupuk, yang sangat penting untuk kualitas akhir. Di UMKM Kerupuk Eco di Kediri, pengirisan masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan produktivitas rendah, hasil tidak konsisten, dan risiko kecelakaan kerja. Produksi manual hanya mencapai 3 kg/jam. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini merancang alat pengiris lontongan kerupuk tapioka yang ergonomis dengan kapasitas 90 kg/jam, berdasarkan data antropometri pekerja. Perancangan mesin dilakukan dengan memanfaatkan prinsip ergonomi menggunakan data antropometri dari pekerja UMKM Kerupuk Eco. Dimensi-dimensi yang digunakan sebagai berikut: Lebar mesin diukur dari panjang rentang tangan ke depan (D24) dan panjang tangan (D28), Panjang rangka mesin menggunkan dimensi panjang rentang siku (D33), Tinggi rangka mesin menggunakan dimensi tinggi popliteal (D16) dan tebal paha (D12), Ketinggian meja kerja menggunkan dimensi tinggi popliteal (D16) dan tinggi siku saat duduk (D11), Panjang handgrip tuas pendorong lontongan kerupuk menggunkan dimensi (D29). Hasil dari pengolahan data yang dilakukan maka hasil yang diperoleh yaitu untuk lebar rangka mesin 44cm, panjang rangka mesin 75cm, tinggi rangka mesin 60cm, tinggi meja kerja mesin 67cm, dan Panjang handgrip tuas pendorong lontongan kerupuk 9cm. Perancangan fokus pada kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi biaya. Mesin dirancang agar sesuai dengan postur tubuh operator dan aman digunakan. Desain modular membuat mesin terjangkau serta mudah dalam perawatan dan operasional. Diharapkan rancangan ini dapat meningkatkan kapasitas produksi, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, serta mendukung keberlanjutan usaha kecil menengah di industri pangan.