Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pemberian ASI dengan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Bayi Usia 0-6 Bulan Ramadhani, Nurul Aulia; Gama, Arlina Wiayata; Delima, Andi Alifia Ayu
UMI Medical Journal Vol 9 No 1 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i1.302

Abstract

Latar belakang. Air Susu Ibu (ASI) merupakan indikator pembentuk utama dalam masa pertumbuhan dan perkembangan terutama pada bayi yang berusia 0-6 bulan. Tujuan penelitian mengetahui Hubungan Pemberian ASI Dengan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Bayi Usia 0-6 Bulan di UPT Puskesmas Galesong Metode: Metode yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian diambil dengan metode Purposive Sampling yaitu bayi usia 0-6 bulan serta memenuhi kriteria inklusi sebanyak 146 sampel. Hasil: Untuk petumbuhan di dapatkan nilai p-value 0,001 (P<0,05) dan perkembangan di dapatkan nilai p-value 0,000 (P<0,05). Kesimpulan:. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI dengan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi.
Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbantuan I Spring Suite 10 untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika Majid, Ahmad Farham; Nurfadillah, Nurfadillah; Ramadhani, Nurul Aulia; Al Fahrezi, Muh. Faiz
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 4 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i4.23196

Abstract

Kemampuan literasi matematika siswa di tingkat sekolah menengah masih tergolong rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika khususnya pada materi bilangan berpangkat dan bentuk akar adalah dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran interaktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi pembelajaran interaktif berbantuan I Spring Suite 10 guna meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Penelitian ini merupakan jenis Research and Development (RD) yang menerapkan model pengembangan ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas VIII.9 SMP Negeri 2 Sungguminasa. Instrumen yang dipakai meliputi lembar validasi ahli materi dan media, angket respon guru dan siswa, lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, serta soal pretest dan posttest literasi matematika. Data yang terkumpul dianalisis berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran interaktif untuk materi bilangan berpangkat dan bentuk akar yang dikembangkan telah memenuhi standar valid, praktis, dan efektif. Dengan demikian, aplikasi pembelajaran interaktif berbantuan I Spring Suite 10 ini dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa, terutama pada materi bilangan berpangkat dan bentuk akar.
Paradoks literasi matematika: analisis kegagalan implementasi langkah polya pada masalah berstandar TIMSS -, Sutra; Majid, Ahmad Farham; Shadiq, Muh Ibnu; Ramadhani, Nurul Aulia
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v5i2.19801

Abstract

Purpose: This study dissects TIMSS-based mathematical literacy difficulties in Relation and Function topics using Polya’s framework to bridge the gap between global standards and students' cognitive realities. Design/methodology/approach: Employing a descriptive qualitative design, data were gathered from 21 tenth-grade students through problem-solving tests and in-depth interviews, then analyzed to map difficulty profiles across varying ability levels. Findings: Results reveal stratified obstacles: high-ability students struggle with accuracy; middle-ability with strategic maturity; while low-ability students face systemic failure across all Polya stages due to weak fundamental concepts and poor time management. This confirms that literacy barriers are rooted in metacognitive failures during solution evaluation. Practical implications: These findings advocate for differentiated learning and systematic heuristic training to accommodate diverse cognitive profiles in meeting international assessment standards. Originality/value: This study offers a specific diagnostic on Relation and Function topics within a madrasah context, enriching the literature on mapping mathematical literacy barriers contextualized against global TIMSS indicators.   Purpose: Penelitian ini membedah kesulitan literasi matematika berstandar TIMSS pada materi Relasi dan Fungsi menggunakan kerangka Polya guna menjembatani celah antara standar global dan realitas kognitif peserta didik. Design/methodology/approach: Melalui desain deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari 21 siswa kelas X melalui tes pemecahan masalah dan wawancara mendalam, lalu dianalisis secara sistematis untuk memetakan profil kesulitan berdasarkan tingkat kemampuan.Findings: Temuan menunjukkan stratifikasi hambatan: siswa berkemampuan tinggi terkendala akurasi; kategori sedang terhambat pada maturitas strategi; sementara kategori rendah mengalami kegagalan sistemik di seluruh tahap Polya akibat lemahnya konsep fundamental dan manajemen waktu. Ini mengonfirmasi bahwa kesulitan literasi berakar pada hambatan metakognitif dalam mengevaluasi solusi. Practical implications: Hasil ini merekomendasikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi (differentiated learning) dan penguatan prosedur heuristik untuk mengakomodasi keberagaman profil kognitif siswa dalam menghadapi penilaian internasional. Originality/value: Studi ini memberikan diagnosa spesifik pada materi Relasi dan Fungsi dalam konteks madrasah, memperkaya literatur pemetaan hambatan literasi matematika yang dikontekstualisasikan langsung dengan indikator global TIMSS.