Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Beban Kerja dengan Kualitas Pelayanan pada Perawat Pelaksana di Ruang IGD RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Yeni Kristina Dewi; Takesi Arisandy; Nia Pristina
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v2i3.4339

Abstract

The Emergency Department (ED) is the first destination for patients in emergency situations. One of the key healthcare providers in delivering services to patients is the nurse. The quality of hospital services is partly influenced by the workload of nurses. This condition can trigger work-related stress, necessitating research to determine whether there is a relationship between workload and service quality among nursing staff in the ED of RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. This study aims to identify the relationship between workload and service quality among nursing staff in the ED of RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Method: This correlational study employed a cross-sectional approach to examine the relationship between workload and service quality among 40 nursing staff members, using total sampling and Chi-Square test. Data were collected using a workload questionnaire and a service quality questionnaire. Results: The Chi-Square test analysis yielded a p-value = 0.028, indicating a significance level of p < 0.05. Therefore, H1 was accepted, showing a significant relationship between workload and service quality, with a substantial degree of association. Conclusion: The study demonstrates a significant relationship between workload and service quality among nursing staff in the ED of RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.
Hubungan Motivasi Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Di Klinik Borneo Kasih Palangka Raya Henry Wiyono; Takesi Arisandy; Marina Elvarida Sirait
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.443 KB)

Abstract

Anemia pada ibu hamil harus dicegah atau diatasi karena jika hal tersebut terjadi, maka dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, kematian ibu dan anak, serta penyakit infeksi. Untuk mencegah anemia selama kehamilan, maka direkomendasikan untuk meminum tablet Fe. Namun efektifitas pemberian tablet Fe baru dapat dicapai apabila ibu hamil patuh dalam mengkonsumsinya. Dan salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe adalah motivasi dari ibu hamil itu sendiri. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara motivasi dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe di Klinik Borneo Kasih Palangka Raya. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling, dengan jumlah 50 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian dari jumlah 50 responden, didapatkan kategori motivasi tinggi sebanyak 41 responden (82%), tingkat kategori kepatuhan, patuh sebanyak 43 orang (86%) dan hasil uji Fisher Exact Test (yang merupakan alternatif dari uji chi-square) diperoleh nilai p=0.000 ≤0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe di Klinik Borneo Kasih Palangka Raya. Pentingnya dukungan keluarga seperti suami dalam memotivasi ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet Fe, sehingga disarankan agar keluarga tetap memberikan dukungan agar selama masa kehamilannya ibu hamil memiliki motivasi tinggi dan patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe.
Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua (Ibu) dengan Kepatuhan Pemberian Imunisasi Dasar pada Bayi Usia 0-9 Bulan di Desa Olung Hanangan Asniwiyah Asniwiyah; Henry Wiyono; Takesi Arisandy
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v1i3.2380

Abstract

Immunization serves as the most effective and cost-efficient primary preventive measure against infectious diseases. It not only shields individuals from severe ailments but also averts the spread of communicable illnesses. Drawing from data collection, Olung Hanangan Village ranks among the communities with the lowest coverage of fundamental immunization. The insufficiency in basic immunization may arise due to factors like inadequate education and parental adherence to immunization schedules. The level of education shapes the pattern of shifts in parents' health-related behavior, ultimately emerging as a determinant of adherence to scheduled immunizations. Objective: This study aims to examine the correlation between parental (mothers') education levels and adherence to basic immunization for infants aged 0-9 months in Olung Hanangan Village. Method: Employing a quantitative research approach with a correlational research type and a cross-sectional design, this study involves a total of 32 respondents. Data collection employs a questionnaire as the measuring tool, followed by data analysis utilizing the Chi-Square statistical test. Results: The obtained significant value (p-value) is less than the α value, with a significance level set at α = 0.05. The Chi-Square statistical test yields a significant value of Asmp. Sig. (2-tailed) at 0.000. This finding confirms a relationship between parental (mothers') education levels and adherence to basic immunization for infants aged 0-9 months in Olung Hanangan Village. Conclusion: The study's findings underscore a significant link between parental (mothers') education levels and adherence to basic immunization for infants aged 0-9 months in Olung Hanangan Village. Consequently, the active involvement of healthcare personnel remains imperative in the ongoing provision of immunization information to the community.
Hubungan Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Perilaku Perawatan Gigi Dan Mulut Pada Anak Usia 7-9 Tahun Di Mis Miftahul Huda 1 Palangka Raya Henry Wiyono; Takesi Arisandy; Nani Septiani
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v2i2.1249

Abstract

Masalah gangguan kesehatan gigi dan mulut yang rentan terjadi pada anak-anak juga dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Berdasarkan fenomena yang didapatkan pada tanggal 23 September 2022 di Mis Miftahul Huda 1 Palangka Raya dengan menggunakan metode wawancara langsung dan observasi dari 21 siswa terdapat 14 siswa yang hanya menggosok gigi pada pagi hari saja, 5 anak diantaranya bahkan menjawab jarang menggosok gigi. Tujuan: Penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku perawatan gigi dan mulut pada anak usia 7-9 tahun di Mis Miftahul Huda 1 Palangka Raya. Metode Penelitian: Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari kuesioner pengetahuan dengan jumlah 18 soal dan kuesioner perilaku dengan jumlah 20 soal. Menggunakan metode Purposive Sampling sebanyak 77 Responden di Mis Miftahul Huda 1 Palangka Raya. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross sectional menggunakan Uji Statistik Chi Square. Hasil Penelitian: Menunjukan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 27 responden (35%) tentang kesehatan gigi dan mulut dan berperilaku negatif sebanyak 44 responden (57,2%) dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut. Berdasarkan analisis didapatkan hasil p value 0,031 < α dengan tingkat signifikan 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku. Penelitian ini diharapkan dalam membantu instansi kesehatan, instansi pendidikan, orang tua dan anak dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan perawatan gigi dan mulut pada anak.