Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Karakter Tahan Wereng Cokelat, Aromatik, dan Kegenjahan Pada Genotip Padi Hasil Piramidisasi Menggunakan Marka Molekuler dan Marka Fenotipik Utami, Riski Gusri; Carsono, Nono; Wicaksana, Noladhi
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Padi yang tahan wereng cokelat, aromatik, dan umur genjah saat ini menjadi target piramidisasi di Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh individu hasil piramidisasi yang terpaut dengan ketiga karakter tersebut berdasarkan analisis marka molekuler dan marka fenotipik. Penelitian dilakukan pada bulan Mei hingga September 2014 di Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis molekuler menggunakan marka SSR RM586, RM589, RM8213, marka Bradbury, primer RM7601 dan RM19414. Selain itu juga menggunakan analisis karakter penting secara fenotipik yaitu dengan pengamatan kandungan klorofil, konduktan stomata, kerapatan trikoma, uji sensori, dan umur keluar malai. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh 7 genotip (#2, #3, #4, #5, #6, #10, #11) yang memiliki karakter tahan wereng cokelat, aromatik, dan umur genjah berdasarkan analisis marka molekuler. Genotip #1, #2, #4, #6 dan #11 merupakan genotip yang hampir mirip dengan tetua-tetua piramidisasi (PTB, PW, Kitaake) berdasarkan analisis karakter penting secara fenotipik. Melalui program piramidisasi berbasis marka molekuler dan marka fenotipik sudah memungkinkan untuk menggabungkan tiga karakter unggul pada padi. Persilangan sendiri, seleksi, dan pengujian melalui bioassay sangat dibutuhkan pada penelitian lanjutan untuk mendapatkan generasi fiksasi hasil akhir program piramidisasi. 
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MENU DIET ANAK USIA DINI DALAM RANGKA PENCEGAHAN STUNTING DI NAGARI TARAM Sari Mustika; Riski Gusri Utami; Tisna Syafnita
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.168

Abstract

Keterbatasan pengetahuan maternal orangtua terutama dalam pemenuhan nutrisi anak yang adekuat merupakan salah satu determinasi stunting di Nagari Taram. Permasalahan yang terobservasi dilapangan diantaranya adalah pemberian MPASI yang terlambat atau terlalu dini, menerapkan MPASI dengan menu tunggal atau satu makronutrien, ketidakpercayaan diri mengolah makanan sendiri terutama makanan perdana anak, ketergantungan terhadap makanan instant, serta minimnya pengetahuan terhadap kebutuhan kalori harian anak. Tim pengabdian dari Universitas Negeri Padang melaksanakan pengabdian dengan tujuan untuk membantu masyarakat Nagari Taram meningkatkan pemahaman maternal terhadap resiko stunting, pengetahuan Pemberian Makan Anak dan Bayi (PMBA) yang adekuat, serta memberikan pendampingan dalam merencanakan, mengolah, dan menyusun menu diet anak usia dini yang sehat, lengkap, dan seimbang dalam rangka mencegah munculnya angka stunting baru di Nagari Taram. Adapun mitra dalam pengabdian ini adalah orangtua baru/ibu yang sedang mempersiapkan kelahiran anak pertama, ibu hamil, orang tua dengan balita stunting dan tidak stunting, serta kader posyandu. Penyuluhan materi stunting dan serba serbi Pemberian Makan pada Anak dan Bayi (PMBA) dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Penyusunan menu harian balita dan anak usia dini dilakukan melalui bimbingan intensif serta memberikan pedoman pilihan menu harian anak 0-24 bulan. Sedangkan, untuk pelatihan pengolahan makanan padat gizi dan penyimpanan makanan dilakukan dengan menggunakan metode demonstrasi. Hasil pengabdian berdasarkan kuis, survey evaluasi, serta wawancara menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap materi stunting, materi PMBA, serta materi perhitungan kalori untuk menyusun menu diet harian anak. Selain itu, berdasarkan wawancara dan survey evaluasi juga ditemukan adanya motivasi dari masyarakat untuk mandiri mempersiapkan makan anak yang padat gizi, aman, dan higienis.