Keterbatasan pengetahuan maternal orangtua terutama dalam pemenuhan nutrisi anak yang adekuat merupakan salah satu determinasi stunting di Nagari Taram. Permasalahan yang terobservasi dilapangan diantaranya adalah pemberian MPASI yang terlambat atau terlalu dini, menerapkan MPASI dengan menu tunggal atau satu makronutrien, ketidakpercayaan diri mengolah makanan sendiri terutama makanan perdana anak, ketergantungan terhadap makanan instant, serta minimnya pengetahuan terhadap kebutuhan kalori harian anak. Tim pengabdian dari Universitas Negeri Padang melaksanakan pengabdian dengan tujuan untuk membantu masyarakat Nagari Taram meningkatkan pemahaman maternal terhadap resiko stunting, pengetahuan Pemberian Makan Anak dan Bayi (PMBA) yang adekuat, serta memberikan pendampingan dalam merencanakan, mengolah, dan menyusun menu diet anak usia dini yang sehat, lengkap, dan seimbang dalam rangka mencegah munculnya angka stunting baru di Nagari Taram. Adapun mitra dalam pengabdian ini adalah orangtua baru/ibu yang sedang mempersiapkan kelahiran anak pertama, ibu hamil, orang tua dengan balita stunting dan tidak stunting, serta kader posyandu. Penyuluhan materi stunting dan serba serbi Pemberian Makan pada Anak dan Bayi (PMBA) dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Penyusunan menu harian balita dan anak usia dini dilakukan melalui bimbingan intensif serta memberikan pedoman pilihan menu harian anak 0-24 bulan. Sedangkan, untuk pelatihan pengolahan makanan padat gizi dan penyimpanan makanan dilakukan dengan menggunakan metode demonstrasi. Hasil pengabdian berdasarkan kuis, survey evaluasi, serta wawancara menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap materi stunting, materi PMBA, serta materi perhitungan kalori untuk menyusun menu diet harian anak. Selain itu, berdasarkan wawancara dan survey evaluasi juga ditemukan adanya motivasi dari masyarakat untuk mandiri mempersiapkan makan anak yang padat gizi, aman, dan higienis.
Copyrights © 2024