Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pupuk NPK dan Jenis Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) Laia, Fajarman; Zulfida, Ida; Harahap, Rahmaniah
JURNAL AGROPLASMA Vol 10, No 2 (2023): JURNAL AGROPLASMA VOLUME 10 NO 2 TAHUN 2023
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v10i2.4859

Abstract

Water spinach (Ipomea reptans Poir) is a type of vegetable that is very popular among Indonesians because of its delicious taste. This plant originated in India but then spread to various countries in Asia and Africa (Plucknett and Beemer, 1981). NPK fertilizer in water spinach cultivation is the most widely used compound fertilizer containing the nutrients Nitrogen, Phosphorus and Potassium. Organic fertilizers are fertilizers composed of living matter, such as weathering of plant, animal and human remains. This research will be carried out in the experimental field of the Faculty of Agriculture, Indonesian Community Development University UPMI Medan, on Jl. Waqf, Pasar 12 Marindal II, Patumbak District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province. Altitude 40 m above sea level. Based on the results of field observations, it directly shows the normal growth of land kangkong plants (Ipomoea reptans Poir.). Parameters observed included plant height (cm), number of leaves (strands), sample wet weight (g), overall wet weight (g), root length (cm) and root volume (mm). Single effect NPK fertilizer application at N2 level (1.5 gram/plant (300 kg/ha) has an effect on increasing plant height growth at 3 WAP) based on the 5% DMRT test. The interaction effect of NPK fertilizer and liquid organic fertilizer had no effect on plant height, number of leaves, sample wet weight, overall wet weight, root length and root volume.
The Effect of Foliar Fertilizer Application on the Growth of Rubber Seedlings (Hevea brasiliensis Muell Arg) Clone PB 260 in Polybags: Pengaruh Pemberian Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg) Klon PB 260 Di Polybag laia, Fajarman; Leoman
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) merupakan sektor perkebunan yang memiliki peranan penting di Indonesia. Rendahnya produktivitas karet disebabkan oleh penggunaan bibit karet yang berkualitas rendah. Perbaikan utama yang dapat dilakukan adalah dengan penggunaan bibit yang berasal dari klon unggul. Salah satu jenis klon unggul yang dianjurkan adalah klon PB 260. Pertumbuhan dan perkembangan bibit karet yang baik perlu didukung dengan penambahan unsur hara melalui pemupukan. Salah satu pupuk yang dapat digunakan yaitu pupuk daun Gandasil D. Pupuk daun Gandasil D merupakan pupuk daun lengkap unsur makro dan mikro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi optimum pemberian pupuk daun terhadap pertumbuhan bibit karet. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Nan Riang Muara Tembesi, Jambi bulan September sampai Desember 2017. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu pupuk daun yang terdiri atas 5 taraf perlakuan sebagai berikut : P0= Kontrol, P1= 2 gram/ liter air, P2= 3 gram/ liter air, P3= 4 gram/ liter air, P4= 5 gram/ liter air. Hasil analisis ragam pertumbuhan bibit karet Klon PB 260 di polybag dan uji lanjut BNT menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk daun pada bibit karet umur 12 MST memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun total, bobot kering akar dan bobot kering tajuk