Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Nilai Moral Dalam Novel Sunset Bersama Rosie Karya Tere Liye: Kajian Sosiologi Sastra Sihotang, Arianto; Hayati, Nurhayati; Marsela, Emma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10895

Abstract

Novel Sunset Bersama Rosie karya Tere Liye menghadirkan beragam nilai moral yang terdapat pada setiap tokohnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan wujud nilai moral yang terdapat dalam Novel Sunset Bersama Rosie karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dimulai dengan membaca novel Sunset Bersama Rosie. Selanjutnya, teknik analisis data dalam penelitian ini dimulai dari reduksi data, kodifikasi data, klasifikasi data, deskripsi data, interpretasi data, dan verifikasi data. Teori yang digunakan adalah teori Burham Nurgiyantoro yang membagi wujud dari penyampaian nilai moral secara umum menjadi tiga, yaitu hubungan manusia dengan Tuhannya, hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain. Teknik penyajian hasil analisis data bersifat deskriptif dengan menyajikan data berupa penjelasan-penjelasan atau uraian. Hasil penelitian ini menghasilkan ada tiga wujud nilai moral. Wujud nilai moral dalam hubungan manusia dengan Tuhannya meliputi berdoa dan bersyukur. Wujud nilai moral dalam hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi bekerja keras, pantang menyerah, waspada, bertanggung jawab, kemandirian, kerendahan hati, dan jujur. Wujud nilai moral dalam hubungan manusia dengan manusia lain meliputi peduli antarsesama, menghargai orang lain, tolong menolong, rela berkorban, dan berterimakasih.
SARKASME DAN SATIRE TERHADAP PRAKTIK KEMANUSIAAN DALAM ANTOLOGI PUISI WAKTU YANG TEPAT UNTUK MELUPAKAN WAKTU KARYA M. AAN MANSYUR Azzaki, Muhammad Amin; Marsela, Emma; Widyawati, Dwi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 12, No 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v12i2.46873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari gaya bahasa dan diksi-diksi, khususnya Sarkasme dan Sastire yang terdapat dalam antologi puisi Waktu yang Tepat Untuk Melupakan Waktu karya M Aan Mansur dengan perspektif stilistika yang bermanfaat untuk menyuarakan penindasan dan ketidakadilan yang terasa sulit untuk disampaikan. Teori dalam penulisan ini menggunakan teori stilistika. Pradopo (2020: 2) menjelaskan bahwa stilistika adalah ilmu tentang gaya bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Objek penelitian ini berfokus pada tiga buah puisi yang berjudul “Cerita dari Pengungsian”, “Penggusuran”, dan “Kami Ingin Lapar Memakan Kami” dengan data berupa kata-kata dan kalimat yang ditemukan melalui teknik telaah pustaka, analisis data, dan pengolahan data. Hasil penelitian ditemukan gaya bahasa dan diksi dalam antologi puisi “Waktu yang Tepat untuk Melupakan Waktu” yang sarat akan kritik, sindiran, keluh kesah, dan kemarahan rakyat terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.Kata Kunci: analisis, gaya bahasa, puisi, satire, stilistika 
ASPEK SOSIAL DAN MORAL DALAM NOVEL LOVE BY ACCIDENT KARYA ANINDANA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Pasaribu, Lastri; Nasution, Ikhwanuddin; Marsela, Emma
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 14 No. 2 (2024): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v14i2.16612

Abstract

Sastra dan sosiologi berfokus pada masyarakat dan aspek-aspeknya. Sosiologi sastra adalah studi tentang bagaimana sastra menggambarkan kehidupan sosial. Berbagai aspek kehidupan sosial digambarkan dalam novel Love by Accident. Penelitian ini akan mempelajari aspek sosial dan moral novel tersebut dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dan menyajikan data dari novel dalam bentuk paragraf atau kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen sosial dalam novel tercermin melalui hal-hal seperti kondisi ekonomi, interaksi antar karakter, pendidikan, budaya, dan norma sosial. Faktor sosial seperti stabilitas finansial, hierarki sosial, dan norma budaya mempengaruhi keputusan dan interaksi karakter, dan perbedaan status ekonomi mencerminkan dinamika sosial dalam masyarakat. Interaksi karakter menampilkan norma sosial seperti sopan santun dan memperhatikan perasaan ora. Alexis' pendidikan adalah contoh bagaimana pendidikan memengaruhi identitas, status sosial, dan karir seseorang. Norma dan nilai-nilai menunjukkan aspek budaya yang mempengaruhi interaksi karakter. Aspek moral novel termasuk penindasan, tindakan dermawan, kasih sayang, dan ketabahan. Penindasan karakter dikombinasikan dengan tindakan dermawan yang menunjukkan empati dan kebaikan hati. Kekhawatiran dan dukungan emosional adalah tanda kasih sayang. Dalam menghadapi tantangan, ketabahan Natalie menunjukkan semangat dan tekad yang luar biasa.
MAKNA SIMBOL- SIMBOL TRADISIONAL DALAM NASKAH DRAMA MANGIR: ANALISIS SEMIOTIKA TERHADAP BUDAYA LOKAL Nasution, Aulia Ramadhani; Nasution, Fadilla Syaputri; Al- Hadi, M. Rully; Marsela, Emma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2352

Abstract

Analisis semiotika menekankan penggunaan simbol, tanda, dan makna dalam naskah drama "Mangir" untuk menciptakan pengalaman estetika dan pemahaman yang mendalam bagi pembaca atau penonton. Karakter, plot, dan tema disusun secara semiotik dalam struktur naratif yang hati-hati untuk menghasilkan lapisan-lapisan makna yang kompleks. Pembangunan makna secara keseluruhan diperkuat dengan penggunaan tanda-tanda dalam dialog dan deskripsi latar belakang. Makna konotatif dari kata-kata dan adegan dalam naskah memungkinkan berbagai interpretasi. Di sisi lain, konteks budaya dan historis mempengaruhi cara kita memahami teks secara keseluruhan. Oleh karena itu, analisis semiotika terhadap naskah drama "Mangir" menunjukkan bagaimana interaksi kompleks antara simbol, tanda, dan makna menghasilkan pengalaman estetika yang mendalam dan pemahaman yang kaya.
ASPEK SOSIAL DAN MORAL DALAM NOVEL LOVE BY ACCIDENT KARYA ANINDANA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Pasaribu, Lastri; Nasution, Ikhwanuddin; Marsela, Emma
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 1 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i1.16532

Abstract

Sastra dan sosiologi berfokus pada masyarakat dan aspek-aspeknya. Sosiologi sastra adalah studi tentang bagaimana sastra menggambarkan kehidupan sosial. Berbagai aspek kehidupan sosial digambarkan dalam novel Love by Accident. Penelitian ini akan mempelajari aspek sosial dan moral novel tersebut dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dan menyajikan data dari novel dalam bentuk paragraf atau kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen sosial dalam novel tercermin melalui hal-hal seperti kondisi ekonomi, interaksi antar karakter, pendidikan, budaya, dan norma sosial. Faktor sosial seperti stabilitas finansial, hierarki sosial, dan norma budaya mempengaruhi keputusan dan interaksi karakter, dan perbedaan status ekonomi mencerminkan dinamika sosial dalam masyarakat. Interaksi karakter menampilkan norma sosial seperti sopan santun dan memperhatikan perasaan ora. Alexis' pendidikan adalah contoh bagaimana pendidikan memengaruhi identitas, status sosial, dan karir seseorang. Norma dan nilai-nilai menunjukkan aspek budaya yang mempengaruhi interaksi karakter. Aspek moral novel termasuk penindasan, tindakan dermawan, kasih sayang, dan ketabahan. Penindasan karakter dikombinasikan dengan tindakan dermawan yang menunjukkan empati dan kebaikan hati. Kekhawatiran dan dukungan emosional adalah tanda kasih sayang. Dalam menghadapi tantangan, ketabahan Natalie menunjukkan semangat dan tekad yang luar biasa.
REPRESENTASI NILAI-NILAI KEHIDUPAN DALAM PUISI “SAJAK MATAHARI” OLEH W. S. RENDRA Andriani, Sri; Marsela, Emma
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v14i1`.68851

Abstract

Artikel ini menganalisis puisi "Sajak Matahari" karya W.S. Rendra dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Melalui analisis mendalam terhadap elemen-elemen puisi, seperti imaji, metafora, dan simbolisme, artikel ini mengungkap nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam puisi tersebut, termasuk perjuangan, harapan, dan keadilan sosial. Rendra menggunakan simbol matahari sebagai representasi kekuatan batin dan potensi manusia, serta mengingatkan pembaca akan tanggung jawab dalam menggunakan sumber daya yang ada. Penelitian ini menunjukkan relevansi puisi dalam konteks sosial dan budaya, serta peran sastra sebagai media refleksi dan pencerahan dalam kehidupan manusia. Kata kunci: sajak matahari, W.S. Rendra, puisi, analisis kualitatif, nilai-nilai kehidupan, simbolisme, keadilan sosial
ANALISIS MAKNA SIMBOLISME DALAM PUISI “HUJAN BULAN JUNI” KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Simatupang, Cindy Rika Maretha; Marsela, Emma
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v14i1`.68852

Abstract

Artikel ini menganalisis makna simbolisme dalam puisi "Hujan Bulan Juni" karya Sapardi Djoko Damono. Dengan menggunakan pendekatan teori semiotika, penelitian ini mengidentifikasi simbol-simbol yang terdapat dalam puisi dan menjelaskan bagaimana elemen-elemen alam seperti hujan, bulan, dan musim digunakan untuk menyampaikan pesan yang lebih dalam dan abstrak. Hasil analisis menunjukkan bahwa simbolisme dalam puisi ini mencerminkan perasaan yang tak terungkap, kesabaran, kebijaksanaan, dan penyerahan terhadap hal-hal yang tidak bisa dikendalikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang makna simbolisme dalam puisi dan memperkaya pemahaman terhadap karya sastra. Kata kunci: simbolisme, hujan bulan juni, Sapardi Djoko Damono, puisi, teori semiotika
IMAJI DAN SIMBOLISME SEBAGAI PENGUAT TEMA DALAM PUISI “PELARIAN” KARYA CHAIRIL ANWAR Juni Artika, Yola; Marsela, Emma
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v14i2.68858

Abstract

Puisi “Pelarian” karya Chairil Anwar. Puisi ini mencerminkan keinginan penyair untuk melarikan diri dari tekanan hidup, mewakili pencarian kebebasan di tengah keterasingan dan ketidakpastian. Melalui imaji yang hidup, puisi ini membangkitkan pengalaman indrawi, seperti perasaan berlari di tengah angin malam atau perjalanan di sepanjang jalan yang tak berujung, yang mencerminkan perjuangan internal penyair. Simbolisme juga digunakan untuk memperdalam makna, dengan objek seperti “jalan” dan “laut” yang masing-masing melambangkan tantangan hidup dan kebebasan tanpa batas. Integrasi perangkat sastra ini tidak hanya meningkatkan dampak emosional puisi, tetapi juga mengundang pembaca untuk merenungkan sifat kebebasan dan eksistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana interaksi antara citra dan simbolisme menyampaikan pesan yang mendasari puisi tersebut, menggambarkan “Pelarian” tidak hanya sebagai tindakan pelarian secara fisik, tetapi juga sebagai perjalanan eksistensial yang mendalam.
SARKASME DAN SATIRE TERHADAP PRAKTIK KEMANUSIAAN DALAM ANTOLOGI PUISI WAKTU YANG TEPAT UNTUK MELUPAKAN WAKTU KARYA M. AAN MANSYUR Azzaki, Muhammad Amin; Marsela, Emma; Widyawati, Dwi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v12i2.46873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari gaya bahasa dan diksi-diksi, khususnya Sarkasme dan Sastire yang terdapat dalam antologi puisi Waktu yang Tepat Untuk Melupakan Waktu karya M Aan Mansur dengan perspektif stilistika yang bermanfaat untuk menyuarakan penindasan dan ketidakadilan yang terasa sulit untuk disampaikan. Teori dalam penulisan ini menggunakan teori stilistika. Pradopo (2020: 2) menjelaskan bahwa stilistika adalah ilmu tentang gaya bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Objek penelitian ini berfokus pada tiga buah puisi yang berjudul œCerita dari Pengungsian, œPenggusuran, dan œKami Ingin Lapar Memakan Kami dengan data berupa kata-kata dan kalimat yang ditemukan melalui teknik telaah pustaka, analisis data, dan pengolahan data. Hasil penelitian ditemukan gaya bahasa dan diksi dalam antologi puisi œWaktu yang Tepat untuk Melupakan Waktu yang sarat akan kritik, sindiran, keluh kesah, dan kemarahan rakyat terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.Kata Kunci: analisis, gaya bahasa, puisi, satire, stilistika