Perkembangan teknologi telah menghubungkan banyak orang dengan internet, termasuk TikTok. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Saussure untuk menganalisis kejahatan TikTok @farida.nurhan dan @popobarbie. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui teks kejahatan berbahasa dalam akun tiktok @farida.nurhan dan @popobarbie, 2) mengetahui analisis semiotik pada teks kejahatan berbahasa dalam akun tiktok @farida.nurhan dan @popobarbie, dan 3) mengetahui tanggapan warganet mengenai konten video yang mengandung kejahatan berbahasa pada akun tiktok @farida.nurhan dan @popobarbie. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan simak. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu 1) teks kejahatan berbahasa dalam akun TikTok @farida.nurhan dan @popobarbie yaitu mengandung kejahatan berbahasa yang dapat dikategorikan sebagai penghinaan terhadap suatu individu secara elektronik; 2) analisis semiotik pada teks kejahatan berbahasa dalam akun tiktok @farida.nurhan dan @popobarbie yaitu adanya signifier melalui teks kejahatan berbahasa dalam video akun tersebut berupa kata-kata kasar dan gestur yang merendahkan dan signified yang menunjukkan tanda cyberbullying dan hatespeech yang terlihat dari penggunaan gestur dan nada suara yang merendahkan dan melecehkan; dan 3) tanggapan warganet mengenai konten video yang mengandung kejahatan berbahasa pada akun tiktok @farida.nurhan dan @popobarbie yaitu beragam, mulai dari kritik hingga netral.