Keberadaan hama makro pada budidaya ikan sistem keramba jaring apung (KJA) sangat mempengaruhi kultivan. Sebab, hama makro dapat menghalangi pakan, cahaya, dan sirkulasi air. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan hama makro pada budidaya ikan kakap putih (lates calcarifer) di KJA. Penelitian ini berlangsung pada bulan Mei–Juli 2022 bertempat di KJA Kelompok “BETA HOUSE” Universitas Banda Naira. KJA tersebut terdiri atas 6 (enam) kotak budidaya ikan dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm sebagai media tumbuh atau substrat untuk menempelnya hama makro. Hama makro yang ditemukan dari KJA dimasukan ke dalam kantong plastik yang berisi formalin 40% secukupnya. Selanjutnya sampel hama makro diidentifikasi di Laboraturium Universitas Banda Naira. Variabel yang diamati terdiri atas identifikasi jenis, frekuensi kehadiran dan kepadatan hama makro. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian yang dilakukan dapat menurunkan pertumbuhan hama makro yang menempel pada waring KJA secara maksimum pada jenis Gyrineum natator, Oliva tigridellaorida, Monoplex vespaceus, sedangkan jenis Spondylus squamosus, Sycon cilistum, Cypraea moneta, Rhodophyta, Phaeophyta, dan Plamadusta clandestina belum dapat dikendalikan dan masih tetap tumbuh selama penelitian berlangsung.