Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGENDALIAN HAMA MAKRO PADA BUDIDAYA IKAN KAKAP PUTIH ( Lates calcarifer) DI KERAMBA JARING APUNG La Muhamad , Idul; Abdullah Saimima; Ruwia Abdurasid; Akli Ismail Amtju
MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Perikanan Dan Masyarakat Pesisir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/.v9i2.314

Abstract

Keberadaan hama makro pada budidaya ikan sistem keramba jaring apung (KJA) sangat mempengaruhi kultivan. Sebab, hama makro dapat menghalangi pakan, cahaya, dan sirkulasi air. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan hama makro pada budidaya ikan kakap putih (lates calcarifer) di KJA. Penelitian ini berlangsung pada bulan Mei–Juli 2022 bertempat di KJA Kelompok “BETA HOUSE” Universitas Banda Naira. KJA tersebut terdiri atas 6 (enam) kotak budidaya ikan dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm sebagai media tumbuh atau substrat untuk menempelnya hama makro. Hama makro yang ditemukan dari KJA dimasukan ke dalam kantong plastik yang berisi formalin 40% secukupnya. Selanjutnya sampel hama makro diidentifikasi di Laboraturium Universitas Banda Naira. Variabel yang diamati terdiri atas identifikasi jenis, frekuensi kehadiran dan kepadatan hama makro. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian yang dilakukan dapat menurunkan pertumbuhan hama makro yang menempel pada waring KJA secara maksimum pada jenis Gyrineum natator, Oliva tigridellaorida, Monoplex vespaceus, sedangkan jenis Spondylus squamosus, Sycon cilistum, Cypraea moneta, Rhodophyta, Phaeophyta, dan Plamadusta clandestina belum dapat dikendalikan dan masih tetap tumbuh selama penelitian berlangsung.
PEMETAAN LOKASI BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) DI OHOI LANGGUR KABUPATEN MALUKU TENGGARA Asriyanti Hasan; Jenny Abidin; Abdullah Saimima; Ruwia Abdurasid
MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir Vol 12 No 01 (2026): Jurnal Ilmu Perikanan Dan Masyarakat Pesisir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya wilayah pesisir Ohoi Langgur, memiliki potensi sumber daya perairan yang cukup besar untuk pengembangan budidaya rumput laut. Kondisi geografis berupa perairan pesisir yang relatif tenang, perairan dangkal, serta kualitas perairan yang masih tergolong baik menjadikan wilayah ini berpotensi sebagai sentra budidaya rumput laut. Namun demikian, pemanfaatan ruang perairan di Ohoi Langgur hingga saat ini belum didukung oleh data pemetaan kesesuaian lokasi yang komprehensif dan berbasis ilmiah. Akibatnya, kegiatan budidaya yang dilakukan masyarakat masih bersifat tradisional dan belum optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk Memetakan lokasi budidaya rumput laut yang tepat di Ohoi Langgur Kabupaten Maluku Tenggara. Sedangkan manfaat dari penelitian ini kepada Masyarakat Ohoi Langgur lebih mengetahui luas lahan budidaya rumput laut dan Dapat mengetahui lokasi-lokasi lahan budidaya yang cocok untuk membudidaya rumput laut. Daya dukung perairan Ohoi Langgur untuk budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii dibagi menjadi tiga kriteria yakni tidak sesuai, sesuai, dan sangat sesuai. Pada musim timur perairan Ohoi Langgur tidak dapat dijadikan tempat budidaya rumput laut dikarenakan banyak parameter ekologi perairan yang tidak sesuai untuk dijadikan lokasi budidaya rumput laut.Secara infastruktur perairan Ohoi Langgur dapat dijadikan lokasi budidaya rumput laut karena berjarak yang lumayan jauh dari pelabuhan Kota Tual, sehingga tidak terkena limbah industri atau minyak.
KOMPOSISI JENIS IKAN KARANG HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PERAIRAN PULAU HATTA KEPULAUAN BANDA Abdul Rahim Lestaluhu; Ruwia Abdurasid; Tjameria La Ima
MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir Vol 12 No 01 (2026): Jurnal Ilmu Perikanan Dan Masyarakat Pesisir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perikanan karang merupakan salah satu aktivitas perikanan penting bagi masyarakat pesisir di wilayah pulau kecil, termasuk Pulau Hatta di Kepulauan Banda. Ekosistem terumbu karang menyediakan habitat bagi berbagai jenis ikan karang bernilai ekonomi yang mendukung perikanan skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan komposisi jenis ikan karang hasil tangkapan nelayan di Perairan Pulau Hatta. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung terhadap hasil tangkapan nelayan, dilanjutkan dengan identifikasi jenis ikan berdasarkan nama lokal, nama ilmiah, dan famili ikan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan komposisi jenis ikan karang dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan karang hasil tangkapan nelayan terdiri atas 11 famili, yaitu Lutjanidae, Serranidae, Carangidae, Lethrinidae, Mullidae, Haemulidae, Siganidae, Scaridae, Priacanthidae, Holocentridae, dan Kyphosidae. Famili Lutjanidae dan Serranidae merupakan kelompok ikan yang paling dominan dari total 44 spesies ikan karang yang teridentifikasi. Komposisi jenis tersebut mencerminkan karakteristik perikanan karang skala kecil yang bersifat multispesies dan berorientasi pada pemanfaatan ikan bernilai ekonomi. Hasil penelitian ini memberikan informasi dasar yang penting sebagai acuan awal dalam pengelolaan perikanan karang di wilayah pulau-pulau kecil.