Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MOLEKULER BAKTERI PENGHASIL ENZIM PROTEASE DARI USUS IKAN SELAIIS (KRYPTOPTERUS LAIS) Zafrida, Siska; Yulianto, Ignatius; Riana, Alberta Ida; Gusrinaldi; Siahaan, Lelli Preti
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 2 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i2.5346

Abstract

Penggunaan enzim di Indonesia sangat tinggi karena enzim banyak digunakan di berbagai bidang industri dan kesehatan. Pemanfaatan enzim protease dalam bidang kesehatan yaitu untuk pengobatan radang, tumor, pengatur kekebalan darah dan kelainan darah. Saluran pencernaan ikan berpotensi sebagai sumber enzim protease karena pada isi perut ikan terdapat organ pencernaan yang berfungsi sebagai sistem metabolisme tempat protein terhidrolisis yang mengandung banyak protease. Salah satu mikroorganisme penghasil enzim protease adalah bakteri proteolitik yaitu bakteri yang mampu mendegradasi protein dan menghasilkan protease ekstraseluler. Penelitian ini bertujuan mendapatkan isolat bakteri penghasil protease pada saluran pencernaan ikan selais  yaitu pada usus dan lambung ikan selais. Isolat bakteri yang diperoleh diuji tingkat patogenitas dengan media Mac Conkey (MC) dan Blood Agar Plate (BAP). Uji produksi enzim protease dilakukan pada media Skim Milk Agar yang ditandai dengan pembentukan zona bening. Dari hasil penelitian ini diperoleh 4 isolat bakteri, terdapat 1 isolat (KLI 1) diantaranya  merupakan bakteri penghasil protease berdasarkan hasil 16s rRNA yaitu Proteus mirabillis. Isolat bakteri yang dapat menghasilkan enzim protease tersebut di diharapkan dapat digunakan dalam industri kesehatan yaitu pada penggunaan bahan untuk pengobatan dan kelainan darah.
UJI AKTIVITAS ANTELMINTIK EKSTRAK DAUN MYANA (COLEUS ATROPURPUREUS) TERHADAP TELUR SOIL TRANSMITTED HELMINTH Hartuti, Yeli; Zafrida, Siska
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 2 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i2.5347

Abstract

Infeksi akibat cacing (Helminthiasis) merupakan salah satu infeksi yang sering menyerang anak-anak dengan tingkat ekonomi yang rendah terutama pada Negara berkembang. Myana merupakan tanaman hias yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Daun myana diketahui memiliki senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antelmintik. Daun myana berkhasiat untuk penetrasi racun, menghambat pertumbuhan bakteri, mempercepat pematangan bisul dan pembunuh cacing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam daun myana, mengetahui aktivitas antelmintik ekstrak etanol daun myana terhadap telur cacing Soil Transmitted Helminth serta mengetahui konsentrasi ekstrak daun myana yang menunjukkan aktivitas antelmintik. Uji Aktivitas Antelmintik ekstrak etanol daun myana terhadap telur Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, Hookworm dibagi kedalam dua kelompok, yaitu kelompok pembanding (Pirantel pamoat) dan kelompok uji (Ekstrak etanol daun myana konsentrasi 20%,40%,60%,80%,100%). Pengujian aktivitas antelmintik dilakukan dengan melihat efek yang ditimbulkan oleh kelompok uji berupa perubahan morfologi telur cacing (lisis/tidak lisis) serta perubahan warna pada telur cacing. Hasil penelitian diketahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak daun myana yaitu flavonoid, tanin, safonin dan steroid. Ekstrak etanol daun myana memiliki aktivitas antelmintik terhadap telur Ascaris lumbricoides pada konsentrasi 60%,80% dan 100%. Aktivitas tersebut meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak sedangkan ekstrak etanol daun myana tidak memiliki aktivitas antelmintik terhadap telur Trichuris trichiura dan Hookworm.