Penelitian ini tentang kelayakan lip balm ekstrak kulit putih buah semangka terhadap bibir kering. Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahan pada bibir yaitu bibir kering yang membuat seseorang memiliki bibir kering dan pecah-pecah. Oleh sebab itu penelitian tertarik untuk meneliti kelayakan ekstrak kulit putih buah semangka karena memiliki kandungan yang baik untuk permasalah bibir kering. Penelitian bertujuan menganalisis pembuatan pelembab bibir, kelayakan uji kandungan vitamin A, vitamin C, uji homogenitas kelayakan uji organoleptik (aroma, tekstur dan warna), juga dilihat dari uji hedonik (kesukaan panelis), dan uji pH. 1) Hasil uji kadar F1 F2 F3 vitamin A (-), vitamin C (+). hasil uji pH yaitu F1 pH 5,5. F2 F3 pH 5. 2 hasil uji organoleptik dilihat dari 3 sediaan adalah F1 85% F2 85% menyatakan halus, F1 42% F2 57% menyatakan cukup berwarna kuning pucat F3 71% menyatakan cukup berwarna kuning pucat. 3) hasil uji hedonik dilihat dari kesukaan panelis adalah F1 57% panelis menyatakan cukup suka lip balm ekstrak kulit putih buah semangka, F2 85% panelis menyatakan lip balm cukup suka lip balm ekstrak kulit putih buah semangka, F3 57% panelis menyatakan cukup suka lip balm ekstrak kulit putih buah semangka. hasil Kelayakan lip balm ekstrak kulit putih buah semangka terhadap bibir kering dengan kosentrasi 10% 20% dan 30% di dapatkan hasil bahwa formulasi satu (F2) adalah formulasi terbaik karena berdasarkan hasil uji skrining fitokimia formulasi satu (F2) memiliki vitamin C positif tapi vitamin A negatif, berdasarkan hasil uji pH formulasi satu (F2) memiliki pH 5. Berdasarkan penilaian hasil uji organoleptik didapatkan warna yaitu putih kekuningan, dan aroma cukup beraroma khas ekstrak. Berdasarkan hasi uji hedonik atau kesukaan panelis didapatkan formulasi satu (F2) yang disukai panelis.