Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Masyarakat Melalui Program Desa Tangguh Bencana Di Desa Sama guna Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Lestanata, Yudhi; Indra Ningsih, Nurul Hidayati; Daaris, Yuli Yanti; Kurniawan, Cahyadi; Silmi, Hayatus; Auzandika, Irgi; Smith, Muhammad Rizki
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2024): Agustus
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v4i2.25191

Abstract

Bencana merupakan rangkaian peristiwa yang mengancam, mengganggu dan merugikan kehidupan masyarakat yang pada umumnya disebabkan oleh faktor alam, non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampakĀ  psikologis serta terganggunya kebutuhan masyarakat lainnya. Desa Sama Guna memiliki indeks kerawanan bencana berkategori tinggi. Banyaknya korban bencana di tingkat masyarakat mendorong Pemerintah untuk mengembangkan program berbasis komunitas. Pemberdayaan masyarakat melalui Program Desa Tangguh Bencana di Desa Sama Guna Kecamatan Gunung Tanjung Kabupaten Lombok Utara menjadi kajian penting yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi dan menanggulangi masalah kebencanaan. Berdasarkan hasil kegiatan penguatan kapasitas masyarakat di Desa Sama Guna Kecamatan Gunung Tanjung Kabupaten Lombok Utara ini maka dapat disimpulkan beberapa hal berikut: 1) Pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang kebencanaan di tingkat desa semakin meningkat, sehingga kewaspadaan dapat terus dioptimalkan; 2) Penguatan kapasitas lokal masyarakat semakin tinggi dengan legalitas anggota FPRB oleh Kepala Desa, Desa Sama Guna Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara
EVALUASI PERAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA NEGARA DALAM MENDUKUNG PROGRAM STUNTING DAN KETAHANAN PANGAN DI INDONESIA Smith, Muhammad Rizki; Pratama, Inka Nusamuda; Silmi, Hayatus; Winardi, Lalu Deri; Nurwahyuningsih, Nurwahyuningsih; Marwah, Marwah; Pratama, Wahyu; Alam, Nabil; Saputra, Ajay; Surya, Lalu Dicky; Pratama, Abdul Aziz
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 9 (2025): Nusantara Hasana Journal, February 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i9.1314

Abstract

Evaluasi peran APBN dalam mendukung program stunting dan ketahanan pangan adalah di mana pemerintah indonesia melakukan program dalam mengatasi stunting dan ketahanan pangan di indonesia. Dalam pelaksanaan APBN di indonesia pemerintah indonesia selalu melakukan evaluasi APBN dalam pelaksaan program stunting di indonesia, peran APBN begitu penting dalam melakukan pencegahan stunting dan melakukan ketahanan pangan dan pengalokasi anggaran dalam semua hal yang terkait, dimana kita harus lebih memahami terkait dimana evaluasi APBN dalam program yang terkait, dimana pemerintah harus selalu melakukan efesiensi yang memamadai terkait anggaran APBN yang setiap tahun di evaluasi terkait ketahanan pangan dan program stunting.
PERAN LEMBAGA SOSIAL DALAM MENGATASI KESENJANGAN PENDIDIKAN AKIBAT KEMISKINAN Putri, Nadila; Smith, Muhammad Rizki; Ikbal, Muhammad; Apryanti, Apryanti
JURNAL ILMIAH DETUBUYA Vol. 1 No. 4 (2024): September
Publisher : Visi Pencerah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64581/jid.v1i4.121

Abstract

The education gap due to poverty is a multidimensional problem influenced by economic, geographical and structural policy factors. Although various studies have highlighted these determinants, the role of social institutions in addressing education disparities has received less systematic attention. This study aims to examine in depth the strategic contribution of social institutions in reducing inequality in access and quality of education for vulnerable groups. Using a qualitative approach with the Systematic Literature Review (SLR) method, this study analyzes scientific publications from the Dimensions and Scopus databases in the period 2020-2025. The analysis shows that social institutions act as catalytic agents in providing alternative education services, building cross-sector partnerships and bridging marginalized groups with the formal education system. The findings also indicate that the effectiveness of interventions depends on synergies between economic, spatial and institutional dimensions. The research emphasizes the importance of collaborative models between social institutions, local governments and the private sector in designing inclusive and sustainable education policies. Recommendations point to the need for longitudinal studies to evaluate the implementation of SDGs-based education policies in areas with high disparities.
Beyond Sustainability: Community Based Tourism and Governance Dynamics in Central Lombok Regency, Indonesia Zitri, Ilham; Jiwantara, Firzhal Arzhi; Rifaid, Rifaid; Rizkia, Meida Mutiarani; Smith, Muhammad Rizki
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 8 No 1 (2026): JGLP, MAY 2026
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v8i1.2547

Abstract

Tourism development in Central Lombok Regency has experienced significant acceleration following the designation of the Mandalika Special Economic Zone (KEK) as a national super-priority tourism destination. Despite its positive impact on economic growth and investment, this tourism development has not yet fully provided equitable benefits to local communities, particularly buffer-village communities. This study aims to analyze the dynamics of community-based tourism governance from a perspective beyond sustainability, emphasizing the roles of actors, network relationships, and opportunities to strengthen Community-Based Tourism (CBT) in Central Lombok Regency. The study used a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, Focus Group Discussions (FGDs), and a review of regional planning documents. Data analysis was conducted using a Social Network Analysis (SNA) approach to map the structure and roles of actors in tourism governance. The results show that the tourism governance network remains centralized on institutional actors and area managers, while local communities are in a peripheral position. The results show that the tourism governance network remains centralized on institutional actors and area managers, while local communities are positioned at the periphery. However, this study is limited by its focus on a single regional case and the use of cross-sectional network data, which restricts the ability to capture longitudinal governance dynamics and comparative patterns across destinations. Future research is therefore recommended to employ multi-site comparative designs and longitudinal Social Network Analysis to examine how governance structures evolve and to assess the impacts of policy interventions on community empowerment. In addition, integrating quantitative socio-economic indicators with network analysis would provide a more comprehensive understanding of how governance configurations influence livelihood outcomes. Such extensions would strengthen empirical evidence for advancing regenerative tourism models that genuinely place local communities at the center of tourism development.