Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Tahlil Menurut Muhammadiyah dalam Sosiologi Agama di RT 001/RW 019 Negeri Batumerah Kota Ambon Wahab, Wahab; Launuru, Muhammad Idul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25949

Abstract

Penelitian ini akan di lakukan Untuk mengetahuiPenerapan Tahlil Menurut Muhammadiyah dalam Sosiologi Agama di RT 001/RW 019 Negeri Batumerah Kota Ambon,dan Untuk mengetahui Upaya merawat Tahlil Menurut Muhammadiyah dalam Sosiologi Agama di RT 001/RW 019 Negeri Batumerah Kota Ambon. Dalam penelitian ini penulis mengunakan penelitian deskriptif kualitatif yakni penelitian yang bertujuan untuk memperoleh hasil data di lapangan. Subjek dalam penelitian ini di tentukan secara purposive. Informan yang di gunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini berlokasi di RT 001/RW 019 Negeri Batumerah Kota Ambon. Alasan memilih judul ini adalah dikarenakan masih masih banyak masalah dilokasi tersebut. Hasil penelitian menunjukan Penerapan Tahlil Menurut Muhammadiyah dalam Sosiologi Agama di RT 001/RW 019 Negeri Batumerah Kota Ambon yaitu Muhammadiyah tidak melaksakan tahlil yang di Larang itu orang tidak melaksanakan tahlil Sama sekali yang dilarang Muhammadiyah Maluku tahlil itu merepotkan keluarga, masyarakat Muhammadiyah Dari tahlilnya. Yang di larang dalam tahlilan yang dilarang ialah ucapacara yang dikaitkan dengan tujuh hari kematian, atau empat puluh hari atau seratus hari Apalagi harus mengeluarkan biaya besar, yang kadang-kadang harus pinjam kepada tetangga atau saudaranya, sehingga terkesan tabzir berbuat mubazir. Dan Upaya merawat Tahlil Menurut Muhammadiyah dalam Sosiologi Agama di RT 001/RW 019 Negeri Batumerah Kota Ambon yaitu Dalam upaya merawat Tahlil dengan melakukan pengkajian-pengkajian yang membahas tentang tahlil, halini yang di jaga, yang di larang membawa makanan dan berupa lainnya, yang kami jaga itu hanya pengkajian-pengkajian dalam muhamadiyah, dengan bacaan-bacan Al-Qur‟an, zikir-zikir, selawat dan doa.selain itu ayat-ayat tahlilan merupakan suatu penghormatan kepada orang-orang yang terlebih dahulu beriman dari mereka.
Bahaya Pergaulan Bebas pada Remaja Dusun Mamua Desa Hila Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Launuru, Muhammad Idul; Assagaf, Ye Husen; Fahrul, Fahrul; Thahir, Alfiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di Dusun Mamua Desa Hila Terkait Dengan Bahaya Pergaulan Bebas Pada Remaja Dusun Mamua Desa Hila Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (Field Research). Penelitian lapangan yaitu suatu penelitian yang dilakukan di lapangan atau di lokasi penelitian, suatu tempat yang dipilih sebagai lokasi untuk menyelidiki gejala objektif yang terjadi di lokasi tersebut. Penelitian lapangan ini akan dilakukan pada Bahaya Pergaulan Bebas Pada Remaja Dusun Mamua Desa Hila. Penelitian ini di laksanakan pada remaja tentang Bahaya Pergaulan Bebas Pada Remaja Dusun Mamua Desa Hila. Dalam penelitian ini menjelaskan tentang pergaulan bebas dimana orang tua adalah teladan pertama bagi pembentukan pribadi seseorang. Akibat pergaulan yang di luar batas di Dusun Mamua akan menimbulkan seks bebas, narkotika, minuman berakohol, pada saat sekarang ini pergaulan bebas telah merambah ketingkat anak sekolah, semua ini terjadi karena pergaulan bebas. Akibat dari pergaulan bebas cenderung membuat sikap mental anak menjadi kurang sehat, efeknya dari sikap mental inilah yang akan membuat banyak anak remaja merasa bangga atas pergaulan mereka, padahal pergaulan dilakukanya tidak sepantasnya.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata Air Putri di Dusun Waeyoho Desa Kawa Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Sombalatu, Hamsi; Launuru, Muhammad Idul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan wisata air putri, yang diterapkan oleh pengelola merupakan guna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dalam memamfaatkan wisata alam setempat untuk kebutuhan hidup yang berkelanjutan. Pemberdayaan masyarakat dinilai sangat diperlukan demi mendapatkan perekonomian yg berkembang, serta dapat melakukan usaha untuk mengelola kekayaan dari dampak perkembangan wisata sehingga bisa menciptakan sebuah lapangan pekerja bagi masyarakat setempat. jenis penelitian dari permasalahan yang sudah dibahas maka peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif, pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan disertai dokumentasi berdasarkan kondisi realitas, komplek, dan rinci. Hasil penelitian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam pengelolaan wisata air putri dusun waeyoho desa kawa kecamatan seram barat kabupaten seram bagian barat sudah baik. Manfaat bagi masyarakat setempat membantu meningkatkan kehidupan perekonomian dan menjadikan kehidupanya lebih sejahtera dibandingkan dengan sebelumnya. Baik masyarakat dusun waeyoho maupun masyarakat desa kawa.
Tradisi Pemakaman Suku Naulu Di Negegri Sepa Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah Launuru, Muhammad Idul; Assagaf, Ye Husen
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15212

Abstract

Tradisi Pemakaman Suku Naulu Di Negri Sepa Kecamatan Amahai Kabapaten Maluku Tengah”. Adapun permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah Bagaimana proses tradisi pemakaman Suku Naulu di Negeri Sepa Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah? Bagaiman persepsi masyarakat Negeri Sepa terhadap tradisi pemakaman Suku Naulu? Guna menjawab beberapa permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif. Sedangkan tehnik analisis yang akan dipergunakan adalah tehnik analisis deskriptif. Penelitian ini menemukan pengetahuan akan proses tadisi adat istiadat Pemakaman Jenazah Suku Naulu tersebut yang dialakukan oleh masyarakat Suku Naulu tedahulu ini merupakan sebuah ajaran yang menghargai sesama makhluk baik nampak maupun tidak nampak. Hal inilah yang membut kebiasaan dan keyakinan dalam tradisi Suku Naulu tersebut. Pemahaman masyarakata Negeri Sepa terhadap Pemakaman Suku Nuolu adalah suatu hal yang sah-sah atau wajar-wajar saja, akan tetapi dilihat dari sisi keyakinan Negeri Sepa yang meyakinin, bahwa Agama Islam tidak mengajarkan proses Pemakaman Jenazah yang seperti dilaksanakan oleh Suku Nuolu yang membungkus Jenazah dengan menggunakan baju adat, manik-manik, kain kebaya dan di bungkus tikar, dalam proses Pemakaman Jenazah Suku Nuolu juga di buatkan Para-Para, Pagar mengelilinginya dan Jenazah diletakan di atas para-para, keyakinan adat istiadat Suku Nuolu ada sejak dahulu kalah. Kata Kunci : Tradisi, Pemakaman, Suku Naulu
PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENGELOLAAN ORGANISASI DI MAN 1 MALUKU TENGAH Marasabessy, Andi Ismail; Launuru, Muhammad idul; Hehanussa, Umi Kalsum; Fahrul, Fahrul; Wahab, Wahab
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.21366

Abstract

Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku organisasi mengenai pemberdayaan manusia yang ada dalam organisasi. Pengabdian ini dilakukan di sebuah organisasi internal sekolah (OSIS) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Maluku tengah. Setelah melaksanakan pengabdian ini, diharapkan para pelaku organisasi osis MAN 1 malteng memiliki kemampuan dalam pengelolaan organisasi. Selain itu, anggota osis dalam hal ini ketua osis atau ketua bidang memiliki kemampuan dalam mengelola sumber daya manusia yang ada di dalam kepengurusan osis. Angota osis juga memiliki cara dalam menyelesaikan permasalahan yang umumnya terjadi dalam organisasi seperti menurunya semangat anggota, pembagian tugas, masalah komunikasi, dan kedisiplinan.
Manari Sawat Pada Hari Raya Qurban: Simbol Identitas Budaya Masyarakat Dusun Kalauli Desa Kaitetu Maluku Tengah Muhammad Idul Launuru; Norma Syukur; Samria Pattihua
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6644

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi Manari Sawat yang dilaksanakan masyarakat Dusun Kalauli, Desa Kaitetu, Maluku Tengah, pada perayaan Hari Raya Qurban. Tradisi ini berfungsi sebagai ekspresi keagamaan sekaligus simbol identitas budaya yang memperkuat solidaritas sosial. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, penelitian ini mengungkap makna simbolik tarian, musik pengiring, serta partisipasi masyarakat lintas generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manari Sawat berperan penting dalam mempertahankan identitas kultural masyarakat Kalauli di tengah arus modernisasi. Meskipun menghadapi tantangan perubahan sosial, tradisi ini tetap adaptif dan berfungsi sebagai media pewarisan nilai-nilai budaya dan agama, serta mencerminkan harmoni antara ajaran Islam dan kearifan lokal dalam keberagaman budaya Maluku.
Unauthorized Mining Exploration and Community Welfare In Huamual District, West Seram Regency Fahrul Fahrul; Muhammad Idul Launuru; Arif Sevfri Diansyah
Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2025): PAKIS, September 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pakis.v5i2.15226

Abstract

Unlicensed mining activities (PETI) in Huamual District, Western Seram Regency, Maluku Province, have become one of the primary sources of livelihood for local communities. Mining exploration, despite being a traditional community activity and being government-recognized, enables mining locations to create jobs, thereby increasing income and strengthening socioeconomic welfare. The research method employs a qualitative, phenomenological approach to explore the community's direct experience of the existence of unpermitted mines. The results of the study show that mining without PETI has a positive impact on the community, including reducing the unemployment rate, improving the community's economy, and developing small businesses and empowering local communities. On the other hand, unlicensed mining activities also harm the community and cause environmental damage, including landslides, deforestation, and floods. The community will accept its own risks due to unlicensed mining activities. The community still maintains customary land if there are companies that want to enter. The community lacks the capital of knowledge and does not want any requirements. These findings indicate that people prefer to work in mining areas without permission, aiming to improve community welfare, but are not permitted to manage mining products at the mine site.