Auliya, Ananda Fatihah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI GURU DALAM MENUMBUHKAN KOLABORASI ANTAR PESERTA DIDIK DI MATA PELAJARAN IPAS KELAS 6 SDN SERANG 10 Auliya, Ananda Fatihah; Putri, Chanesa Hestiani; Samkhi, Samkhi; Nabila, Winda; Sari, Kiki Maisyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan penerapan metode dan model pembelajaran dalam membangun kolaborasi peserta didik kelas 6 di SDN Serang 10, (2) Mendeskripsikan kolaborasi peserta didik kelas 6 SDN Serang 10 dalam kegiatan pembelajaran IPAS. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas 6 SDN Serang 10 Tahun Pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 32 orang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menumbuhkan keterampilan kolaborasi antar peserta didik, guru kelas 6 menerapkan metode pembelajaran saintifik dan model pembelajaran PBL/PJBL. Dengan menggunakan metode dan model pembelajaran tersebut terbukti dapat meningkatkan interaksi peserta didik selama proses pembelajaran sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan mendorong pembelajaran aktif.
Peran Guru Penggerak dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Auliya, Ananda Fatihah; Herlinawati, Mike; Purwantiningrum, Renny; Pribadi, Reksa Adya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru penggerak dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila merupakan komponen kunci dalam transformasi pendidikan di Indonesia. Guru penggerak bertindak sebagai agen perubahan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis siswa, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kompetensi yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Melalui pendekatan pembelajaran yang holistik dan berpusat pada siswa, mereka menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan kondusif, mendorong partisipasi aktif siswa, serta menanamkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial. Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran juga menjadi salah satu strategi penting yang diterapkan oleh guru penggerak untuk meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas pendidikan. Selain itu, mereka berperan dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan konteks lokal dan global, serta mengintegrasikan kearifan lokal untuk memperkaya pemahaman siswa tentang identitas budaya mereka. Tantangan dalam implementasi pendidikan berorientasi Pancasila dihadapi dengan kepemimpinan yang kuat dan komitmen tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Melalui dedikasi dan kompetensi yang mereka miliki, guru penggerak diharapkan dapat mencetak generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat, siap menghadapi tantangan global, serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Dengan demikian, peran guru penggerak adalah esensial dalam mencapai tujuan pendidikan nasional yang menekankan pada pembentukan Profil Pelajar Pancasila yang holistik dan berintegritas.
IMPLEMENTASI MUATAN LOKAL PENCAK SILAT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA DI SDN BANJARSARI  5 Auliya, Ananda Fatihah
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/0j2g5c72

Abstract

This study aims to analyze the implementation of local content of pencak silat in improving student  literacy at SDN Banjarsari 5. This study aims to analyze the role of local wisdom in strengthening  national identity amidst the flow of globalization. In the modern era, preserving local culture is  important as an effort to maintain Indonesia's cultural heritage. Through a qualitative approach  with descriptive methods, data were collected through observation, interviews, and documentation  of trainers, class teachers, and students. The results of the study show that pencak silat not only  plays a role as a physical activity, but also becomes a means of internalizing local cultural values  such as responsibility, sportsmanship, respect, and love for the country. Learning takes place  contextually with the support of careful planning, collaboration between teachers and trainers, and  the use of culture-based learning media. The implementation of this local content has proven  effective in shaping character and strengthening student identity, as well as encouraging their active participation in meaningful learning. Recommendations from this study emphasize the importance of teacher training, provision of facilities, and strengthening policies so that culture-based education can be sustainable and widespread.