Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Impact of Modernization of Baduy Tribe Customary Law in the Modern Era Pradipta, Aditya Dimas; Nasution, Habibah Sari; Siregar, Ahmad Ansari
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.2671

Abstract

Modernization is the change or rather the process of changing traditional society into a modern society. Modernization has the main goal of improving the welfare of the general public, by improving several socio-cultural aspects that exist in society. Our country, Indonesia is an archipelago that has around 17 thousand islands and there are still islands that do not have their identity, with as many islands as Indonesia has a population of nearly 280 million people and has a variety of ethnic and cultural diversity. Moreover, the customs or habits of each community in Indonesia must be diverse and will certainly continue to develop as the times progress. But not all follow the times, there are still some areas in Indonesia that still hold tightly to their customs to this day. One of them is found in the inland area of Lebak Regency, Banten Province. Namely the Baduy tribe, from several videos that I saw, I tried to explain the Baduy customary law and culture in detail as the community changes there due to modernization. The Baduy tribe has a lot of uniqueness that we can learn and apply in our lives. The Baduy tribe is different from the tribes in Indonesia, the Baduy tribe is very difficult to accept modernization that has developed until now, therefore the Baduy tribe is divided into two settlement groups, namely Baduy Dalam and Baduy Baduy.
Proses Perkawinan Adat Jawa dalam Perspektif Hukum Islam Zein, Pretti; Harahap, Amelia Febriani; Siregar, Ahmad Ansari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir semua manusia mengalami tahapan kehidupan yang disebut pernikahan. Pernikahan atau perkawinan adalah suatu upacara penyatuan dua jiwa menjadi satu keluarga melalui suatu akad yang diatur oleh agama. Oleh karena itu, pernikahan menjadi sebuah upacara yang agung dan sakral. Penelitian ini mengkaji bagaimana perspektif hukum Islam terhadap pernikahan adat Jawa. Dalam pernikahan sudah diatur dalam syariat yang dimulai dari proses melamar seseorang hingga menikah yang sudah dijelaskan dalam syariat dengan begitu mudahnya. Namun dalam tradisi adat Jawa, terdapat beberapa prosesi dalam pelaksanaan pernikahan, mulai dari melamar hingga menikah. Lalu bagaimana perspektif hukum Islam terhadap hal tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan yaitu “rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan metode pengumpulan data kepustakaan”. Yaitu dengan mencari sumber data di perpustakaan yang meliputi buku dan artikel serta jurnal ilmiah. Penelitian ini bersumber dari buku hukum serta buku-buku yang membahas tentang penelitian ini. Dalam penelitian ini membahas mengenai perkawinan adat Jawa ditinjau dari hukum Islam. Peneliti menarik kesimpulan dari data yang telah disajikan bahwa perkawinan adat jawa merupakan urf yang sah, yaitu suatu tradisi turun temurun yang dilakukan secara berulang-ulang oleh masyarakat jawa pada perkawinan yang tidak melanggar aturan agama.