Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pencitraan pada Kumpulan Puisi dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Sekolah Umami, Sahrul
Deiksis Vol 16, No 1 (2024): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v16i1.21637

Abstract

Pencitraan berhubungan dengan citraan/indera yang digunakan oleh manusia berupa penglihatan, pendengaran, perabaan, penciuman, pencecapan, dan gerakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pencitraan dalam kumpulan puisi karya Waluya dalam pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu metode kualitatif deskripsi teknik analisis isi. Fokus dalam penelitian ini yaitu pencitraan dalam kumpulan puisi karya Waluya, sedangkan subfokus penelitian yakni citra penglihatan, pendengaran, penciuman, pencecapan, peraba, dan gerak. Hasil penelitian ini menunjukkan citraan yang terdapat pada kumpulan puisi karya Waluya citraan paling dominan digunakan penyair yaitu citraan penglihatan sebanyak 13 kutipan, kemudian diikuti oleh citraan pendengaran sebanyak 7 kutipan, selanjutnya diikuti citraan penciuman sebanyak 5 kutipan, citraan gerak sebanyak 4 kutipan, citraan pencecapan dan perabaan sebanyak 3 kutipan. Dalam pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah, guru bisa secara variatif menggunakan puisi-puisi karya Waluya sebagai media pembelajaran. Kemudian guru dapat melatih peserta didik dalam membuat karya sastra dengan menggunakan citraan terutama puisi. Selanjutnya, guru juga dapat melatih dan mengembangkan kreativitas peserta didik dengan puisi-puisi ini melalui puisi yang dinyanyikan atau musikalisasi puisi.
Visualisasi Motif Kricak / Watu Pecah di Perusahaan Batik Tulis Lasem Pusaka Beruang Desa Sumbergirang Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang Maghfiroh, Qisthi; Umami, Sahrul
Jurnal Desain Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v9i3.12999

Abstract

Kota Lasem, salah satu sentra industri batik di Indonesia yang memiliki produksi batik tulis yang unik dan unik, dijuluki “Cina Kecil” karena merupakan kota pertama tempat orang Tionghoa berlabuh di Jawa dan terdapat desa-desa keturunan Tionghoa. Penelitian ini mencoba menjelaskan visualisasi motif pecah kricak/watu pecah pada Perusahaan Batik Tulis Lasem Pusaka Beruang Desa Sumbergirang Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi model Miles. Temuan: (1) Ada tiga motif batik khas Lasem, yaitu latohan, sekar jagad laseman, dan watu pecah/kricak; (2) Seni batik tulis Lasem merupakan persilangan lintas budaya antara Lasem dan Tionghoa, sehingga memiliki corak yang khas.
Pengembangan Keterampilan Berbicara melalui Media Gambar di TK Khatibul Ilmi Kab. Tangerang Alfianah, Yanah; Umami, Sahrul; Brescia, Reggiana
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v8i1.25123

Abstract