Permintaan terhadap bawang merah sebagai bahan baku industri makanan terus meningkat, seiring dengan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang pengolahan pangan. Proses perajangan bawang secara manual masih banyak dilakukan dan dinilai kurang efisien dalam hal waktu dan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mesin perajang bawang otomatis berkapasitas 5 kg/jam sebagai solusi peningkatan produktivitas UMKM. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan perancangan, pembuatan, dan pengujian mesin. Komponen utama mesin meliputi motor listrik, rangka, poros, pisau perajang, pulley, v-belt, bantalan, rumah pisau, corong, dan saluran keluaran. Hasil uji kinerja menunjukkan bahwa mesin mampu merajang bawang dengan kualitas potongan yang baik, serta efisiensi penggunaan bahan mencapai 97,8%, menunjukkan bahwa hampir seluruh bawang yang diproses dapat dimanfaatkan tanpa banyak terbuang. Mesin berhasil memproses 2 kg bawang dalam waktu 24 menit, atau rata-rata 12 menit per kilogram, yang setara dengan kapasitas kerja 5 kg per jam sesuai spesifikasi desain. Mesin ini juga terbukti lebih efisien dibandingkan metode manual dan dapat meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan dan mengurangi resiko cedera kerja. Dengan demikian, mesin ini layak digunakan sebagai alat bantu produksi bagi UMKM pengolah bawang goreng dan sejenisnya.