Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

The Development of E-Book Using Flip Pdf Pro Through Missouri Mathematics Project Model to Improve Metacognition Abilities and Mathematical Self-Efficacy of Dharma Pancasila Medan High School Students Wahyudi, Dichi Akbar; Fauzi, M Amin; Ahyaningsih, Faiz
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): PRIMA : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v8i2.11222

Abstract

This research aims to describe: 1) The validity, practicality and effectiveness of e-books using flip pdf pro through the Missouri Mathematics Project (MMP) learning model which was developed to improve metacognition abilities and mathematical self-efficacy of SMA Dharma Pancasila Medan students; 2) Increasing students metacognition abilities with e-books using flip pdf pro through the developed MMP learning model; 3) Increasing students mathematical self-efficacy with e-books using flip pdf pro through the developed MMP learning model. This research is development research using the ADDIE development model with a modification of Tessmer formative evaluation. This development model consists of 5 development stages, namely: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. From the results of trial I and trial II, it was obtained: 1) E-book using flip pdf pro through the MMP learning model which was developed to improve students metacognition abilities and mathematical self-efficacy which was developed and met the criteria of being valid, practical and effective; 2) Increasing metacognition abilities with e-books using flip pdf pro through the MMP learning model that has been developed as seen from the N-gain value in trial I of 0.65, increasing to 0.74 in trial II, meaning it is in the category of " medium” to “high”; and 3) Increasing the mathematical self-efficacy of e-book students using flip pdf pro through the MMP learning model that has been developed as seen from the N-gain value in trial I of 0.36, increasing to 0.45 in trial II, meaning it is within "medium" category.
Pengaruh Media Sosial terhadap Minat Belajar Mahasiswa PGSD A Universitas Battuta Az’zahra, Chintami; Wahyudi, Dichi Akbar
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.359

Abstract

Sekarang ini penggunaan media sosial sangat mudah ditemukan di segala kalangan, termasuk mahasiswa PGSD A Universitas Battuta yang aktif menggunakan berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube dalam berbagai kebutuhan sehari-hari. Platform-platform digital ini bisa memengaruhi minat belajar mahasiswa, bisa menjadi sarana yang mendukung belajar atau justru mengganggu fokus belajar karena adanya konten hiburan yang mengalihkan perhatian. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh media sosial terhadap minat belajar mahasiswa PGSD A Universitas Battuta, apakah media sosial cenderung membantu melalui komunitas belajar online dan sumber materi yang kreatif, atau justru menghalangi konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, yaitu dengan memberikan kuesioner kepada seluruh populasi yang terdiri dari 28 responden untuk mengumpulkan data berupa angka yang nantinya akan dianalisis secara statistik.
Peran Guru Kelas dalam Integrasi Pembelajaran Sosial Emosional untuk Mengurangi Kecemasan Belajar Siswa Kelas IV SD Mifta Huljanah; Dichi Akbar Wahyudi
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 6 (2026): April
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i6.956

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi bagaimana peran guru kelas dalam mengintegrasikan Social Emotional Learning (SEL) untuk menurunkan kecemasan belajar pada siswa kelas IV SD. SEL adalah pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi social-emosional siswa melalui peningkatan kesadaran diri, pengelolaan diri, dan kepedulian terhadap orang lain, yang berdampak pada kesejahteraan emosional siswa serta keterlibatan mereka dalam proses belajar. Desain penelitian berupa eksperimen semu yaitu One-Group Pretest-Posttest, melibatkan 25 siswa dalam satu kelas. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi SEL secara sistematis oleh guru kelas menurunkan tingkat kecemasan belajar secara bermakna, ditandai dengan peningkatan kemampuan regulasi emosi, rasa percaya diri, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Temuan ini sejalan dengan kajian yang menunjukkan bahwa program SEL berkontribusi pada perkembangan kompetensi sosial emosional dan kesejahteraan siswa SD serta dapat mengurangi gejala kecemasan dan stres belajar. Implikasinya menekankan pentingnya pelatihan guru dan strategi pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan emosional siswa untuk menciptakan iklim kelas yang aman, mendukung, dan kondusif.
Media Digital dan Pendekatan Saintifik: Membangun Kesadaran Lingkungan di SDN 060970 Medan Belawan Dekar, Muhammad; Widyastika, Dinda; Wahyudi, Dichi Akbar; Ramadhan, Teuku Muhmmad Hary; Armanda, Fahmy; Ritongga, Nazla
Paedagogie Vol 21 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/paedagogie.v21i1.16236

Abstract

The purpose of this study was to examine how the environmental awareness of third-grade students at SD Negeri 060970 Medan Belawan was influenced by a scientific approach focused on character education and digital-based interactive media. A 2 × 2 factorial design was used in the experimental methodology of this study. One hundred students were selected as the research sample using a simple random sampling method. An environmental awareness test instrument that had undergone validity and reliability testing was used to collect data. After successfully completing the normality and homogeneity tests, data analysis was conducted using a two-way ANOVA at a significance level of 0.05. The research findings indicated that: (1) students' environmental awareness was significantly influenced by a scientific approach focused on character education; (2) students' environmental awareness was significantly influenced by interactive digital media; and (3) there was a significant interaction between the scientific approach and digital media. The highest level of environmental awareness was achieved when both were combined. Therefore, it is recommended that digital media and a character-based scientific approach be combined as an efficient teaching method to help elementary school students develop their environmental awareness.
Pengaruh Media Sosial terhadap Minat Belajar Mahasiswa PGSD A Universitas Battuta Chintami Az’zahra; Dichi Akbar Wahyudi
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.359

Abstract

Sekarang ini penggunaan media sosial sangat mudah ditemukan di segala kalangan, termasuk mahasiswa PGSD A Universitas Battuta yang aktif menggunakan berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube dalam berbagai kebutuhan sehari-hari. Platform-platform digital ini bisa memengaruhi minat belajar mahasiswa, bisa menjadi sarana yang mendukung belajar atau justru mengganggu fokus belajar karena adanya konten hiburan yang mengalihkan perhatian. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh media sosial terhadap minat belajar mahasiswa PGSD A Universitas Battuta, apakah media sosial cenderung membantu melalui komunitas belajar online dan sumber materi yang kreatif, atau justru menghalangi konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, yaitu dengan memberikan kuesioner kepada seluruh populasi yang terdiri dari 28 responden untuk mengumpulkan data berupa angka yang nantinya akan dianalisis secara statistik.
Pemaknaan Siswa Terhadap Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Di Sekolah Dasar Mona Novita Sibuea; Dichi Akbar Wahyudi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media pembelajaran berbasis game edukasi semakin banyak diterapkan di Sekolah Dasar sebagai upaya meningkatkan keterlibatan dan pemahaman belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami pemaknaan siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis game edukasi dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di salah satu Sekolah Dasar Negeri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memaknai penggunaan game edukasi sebagai media pembelajaran yang menyenangkan, menarik, dan memudahkan pemahaman materi. Game edukasi juga dipersepsikan mampu meningkatkan motivasi belajar, konsentrasi, serta keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Namun demikian, sebagian siswa mengungkapkan bahwa penggunaan game edukasi perlu dibatasi dan diarahkan agar tidak menimbulkan ketergantungan dan distraksi terhadap tujuan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis game edukasi memiliki makna positif bagi siswa Sekolah Dasar apabila digunakan secara terencana dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Inovasi Pendidikan Sebagai Strategi Peningkatan Kualitas Pembelajaran Di Sekolah Dasar Yulitisna Lahagu; Dichi Akbar Wahyudi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi pendidikan merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, seiring dengan tuntutan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran inovasi pendidikan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa jurnal nasional dan internasional, buku, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi pendidikan, seperti penerapan model pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan media pembelajaran kreatif, serta pembelajaran berbasis proyek, mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan peserta didik, dan pemahaman konsep secara lebih mendalam. Selain itu, inovasi pendidikan juga mendorong guru untuk lebih profesional, kreatif, dan adaptif dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran. Dengan demikian, inovasi pendidikan dapat dijadikan sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar secara berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang inovatif dan bermakna.
PENGARUH PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GURU PADA ANTUSIAS BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Julistin Prilianis Dakhi; Dichi Akbar Wahyudi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa terhadap penggunaan media pembelajaran terhadap antusias belajar siswa kelas IV sekolah dasar. Persepsi siswa terhadap media pembelajaran dianggap berperan penting dalam meningkatkan ketertarikan dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV sekolah dasar yang berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert untuk mengukur persepsi siswa terhadap penggunaan media pembelajaran dan tingkat antusias belajar siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara variabel, serta uji regresi linear sederhana untuk melihat pengaruh variabel persepsi siswa terhadap antusias belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara persepsi siswa terhadap penggunaan media pembelajaran dengan antusias belajar siswa. Siswa yang memiliki persepsi positif terhadap media pembelajaran cenderung menunjukkan tingkat antusias belajar yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang tepat dan menarik dapat meningkatkan antusias belajar siswa di sekolah dasar. Oleh karena itu, guru disarankan untuk memanfaatkan media pembelajaran secara optimal guna meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Pandangan Mahasiswa Terhadap Kebermaknaan Penggunaan Contoh Kehidupan Sehari-Hari Oleh Guru Dalam Proses Pembelajaran Nazla Ritonga; Dichi Akbar Wahyudi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan mahasiswa terhadap kebermaknaan penggunaan contoh kehidupan sehari-hari oleh guru dalam proses pembelajaran kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Hukum Fakultas Hukum dan Pendidikan Universitas Battuta, dengan sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa aktif yang telah mengikuti pembelajaran dengan dosen yang menggunakan contoh kehidupan sehari-hari. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman   wawancara semi-terstruktur dan angket terbuka. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran angket untuk menggali pemahaman, persepsi, serta pengalaman mahasiswa. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang penggunaan contoh kehidupan sehari-hari sebagai strategi pembelajaran yang bermakna dan efektif. Strategi ini mampu meningkatkan pemahaman konsep, memperjelas materi yang bersifat abstrak, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Ririsma Nainggolan; Dichi Akbar Wahyudi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan belajar terhadap prestasi akademik mahasiswa di perguruan tinggi. Lingkungan belajar mencakup aspek fisik, sosial, dan akademik yang berperan dalam menunjang proses pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif di perguruan tinggi, dengan sampel sebanyak 120 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta data prestasi akademik yang diukur melalui Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Lingkungan belajar yang kondusif, nyaman, serta didukung oleh fasilitas dan interaksi akademik yang baik terbukti mampu meningkatkan capaian akademik mahasiswa. Dengan demikian, peningkatan kualitas lingkungan belajar di perguruan tinggi perlu menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan prestasi akademik mahasiswa.