Marsela, Santa Hani
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Katekese Tentang Kesetiaan Perkawinan Dalam Keluarga Menurut Hosea 1:2-9; 3:1-5 Bagi Suami Isteri Derung, Teresia Noiman; Marsela, Santa Hani; Keling, Kristina Natalia
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 6 (2021): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.316 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i6.549

Abstract

Gereja memandang perkawinan sebagai panggilan hidup yang tertinggi dan suci karena Allah sendiri yang memimpin dan memberkati melalui sakramen perkawinan sebagai hidup berkeluarga. Sakramen perkawinan sendiri memiliki perjanjian yaitu sekali seumur hidup atau tidak terceraikan. Meski dikatakan tidak terceraikan tidak sedikit juga pasangan Katolik yang tidak bisa mempertahankan kesetiaannya dalam berumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Studi pustaka merupakan suatu kajian yang berdasarkan khazanah ilmu yang bersumber pada buku-buku kepustakaan yang sesuai dengan pokok permasalahan. Melihat situasi sekarang ini yang maraknya Perceraian dikarenakan kurangnya kesetiaan satu pasangan dengan contoh perselingkuhan, hal ini menunjukkan bahwa kesetiaan adalah problem bagi pasangan suami istri yang menyepelekan keskralan janji perkawinan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis melakukan studi lapangan terhadap pasangan katolik yang aktif dalam kegiatan gereja dan memberikan komitmen yang baik terhadap pernikahannya juga memotivasi bagi pasangan Katolik yang tidak aktif dalam kegiatan menggereja maupun kerohanian dan mendorong pasangan Katolik agar hidup sesuai Ajaran Gereja.
Nilai-Nilai Kristiani yang Terkandung dalam Upacara Temu Manten Pada Perkawinan Adat Jawa Lusiana, Lusiana; Marsela, Santa Hani; Derung, Teresia Noiman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.351 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i10.1198

Abstract

Tradisi temu manten ialah tradisi yang dilakukan masyarakat jawa. Tradisi tersebut biasa digelar ketika seseorang memiliki hajat untuk menikahkan putra-putrinya. Temu manten juga disebut dengan upacara Panggih, artinya upacara pertemuan kedua belah pihak pengantin laki-laki dan pengantin perempuan di kediaman mempelai perempuan. Adapun nilai-nilai Kristiani yang terkandung adalah : kesabaran, kesetiaan, kelemahlembutan, cinta kasih, pelayanan, kesetaraan, dan tidak mencari keuntungan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai Kristiani yang terkandung dalam prosesi Temu Manten dalam pernikahan adat jawa khususnya di Paroki Maria Annunciata Lohdalem Keuskupan Malang yang pada dasarnya masyarakat atau umat kurang memahami arti dan makna nilai-nilai Kristiani yang terkandung didalam prosesi Temu manten dalam pernikahan adat jawa. Penelitian ini menggunakan Studi Pustaka dengan cara mempelajari atau menganalisa tentang upacara Temu Manten pada perkawinan adat Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pelaksanaan tradisi Temu Manten atau panggih tidak terlepas juga dari nilai-nilai Kristiani yang ada khususnya pada Agama Katolik.
Keterlibatan Orang Muda dalam Hidup Menggereja di Stasi Santo Yohanes Pemandi Bantai Napu Marsela, Santa Hani
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.215 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i12.1287

Abstract

Orang muda adalah jantung Gereja, bangsa dan negara. Eksisnya sebuah Gereja akan ditentukan oleh orang- orang muda yang ada didalamnya. Begitu juga dengan kehidupan rohani kaum muda harus perlu didampingi. Pengajar-pengajar agama non katekis berperan penting dalam pewartaan iman Katolik melalui kesaksian hidup, pendidikan dan pengajaran yang lebih kongkret. Kurangnya keterlibatan orang muda Katolik dalam reksa pastoral Gereja adalah sebuah pertanyaan besar yang patut dicari penyebab dan solusinya. Penelitian ini berfokus pada orang muda Katolik di Stasi Santo Yohanes Pemandi. Orang muda Katolik yang kurang aktif disebabkan pula oleh banyak faktor yang harus dikaji satu persatu. Penelitian ini hendak menyoroti peran dan keaktifan orang muda Katolik dalam hidup menggereja di stasi Santo Yohanes Pemandi Bantai Napu Keterlibatan orang muda tidak hanya aktif dalam Perayaan Ekaristi dan koor saja tetapi umat diharapkan dapat terlibat aktif dalam setiap tugas dan peranan Gereja secara keseluruhan sehingga kegiatan hidup menggereja.