Risa, Edita Tersa
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Katekis dan Tantangan Masa Kini: Menelisik Realita Karya Pewartaan Iman di Era Modern Haki, Stefania Erfi; Risa, Edita Tersa
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i3.2024

Abstract

Globalisasi telah menjadi bagian dari keadaan dunia saat ini. Globalisasi begitu berpengaruh terhadap segala isi dunia termasuk Gereja dan katekis. Menjadi seorang katekis atau rasul awam dalam konteks situasi ini merupakan panggilan dan perutusan yang tidak mudah, panggilan menjadi katekis disertai dengan tantangan yang bisa saja menjadi problem tersendiri dalam perwujutannya. Ada pun tujuan penelitian ini untuk mengetahui tantangan katekis dalam melakukan karya pewartaan di tengah kemajuan teknologi dan komunikasih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melalui studi pustaka. Hasilnya menjelaskan bahwa Saat ini Gereja sedang berhadapan dengan tantangan era digital yang berkembang pesat dimana masyarakat umum terutama kaum muda dan anak-anak cenderung memanfaatkan berbagai media komunikasi dalam kehidupannya sehari-hari. Melihat hal ini para katekis harus menyikapinya dengan baik seperti memanfaatkan berbagai sarana komunikasi untuk mengembangkan pewartaan dan katekese, bukan untuk kehidupan pribadinya. Interaksi antara umat manusia semakin menguat dan jarak gegorafis bukan lagi menjadi suatu halangan katekis dalam melakukan pewartaan dan katekese.
Partisipasi Kaum Muda dalam Pengembangan Komunitas Basis Gerejawi di Era Digital Risa, Edita Tersa; Yuliati, Yuliana Eni
Jurnal Pelayanan Pastoral Jurnal Pelayanan Pastoral (JPP) Vol.4 No.2 Oktober 2023
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM), STP-IPI Malang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/jpp.v4i2.440

Abstract

Social changes resulting from modernization and globalization can trigger society, especially young people, to become increasingly secular and individualistic. Growing secularism means that religious values ​​and spirituality are often seen as individual choices, not social obligations. individualism places great emphasis on personal freedom, autonomy, and self-achievement Loss of religious values ​​can lead to a lack of solid moral guidance in making decisions and acting. This of course brings very challenging changes and can sometimes make people easily become selfish and indifferent to church activities. The aim of this research is to determine the participation of young Catholics in developing the life of the KBG. In this research, the author used descriptive research. This is intended to discover, know and develop the truth in research. Based on the results of interviews with key informants, 90% of people are easily active in church activities both in the church and in the region/neighborhood. they are active not only as ordinary people but also as leaders or guides in various regional activities. This is caused first by the awareness of the youth themselves of the importance of participating in church activities. Second, there is support from KBG administrators, environmental administrators and local people for young people. People in region 6 really embrace young people and always give trust and support to easy people so that easy people feel comfortable in carrying out activities in the environment or region.
Menumbukan Kemandirian Anak Tunagrahita Sedang Pada Bidang Bantu Diri Makan Menggunakan Sendok Melalui Bimbingan Fisik Dan Lisan Risa, Edita Tersa; Vani, Norimarsi
Servire: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) SERVIRE: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM)
Publisher : IPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak tunagrahita sedang merupakan anak yang mengalami gangguan dalam perkembangan mental, gangguan tersebut diakibatkan karena tingkat kecerdasan yang rendah. Keadaan kecerdasan yang rendah bagi anak tunagrahita kategori sedang mengakibatkan permasalahan yang begitu kompleks dalam kehidupan sehari-harinya dan cenderung tergantung pada orang lain. Peneliti menemukan salah satu anak tunagrahita sedang di wisma Mitra Bawah yang belum bisa makan menggunakan sendok dengan benar. Berdasarkan hal tersebut maka pengabdian kepada masarakat ini bertujuan untuk membimbing anak melalui bimbingan secara fisik maupun lisan terhadap anak tunagrahita sedang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif serta teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Dari hasil menunjukkan adanya perkembangan pada anak tunagrahita sedang di wisma Mitra Bawah terkait makan menggunkan sendok. Oleh karena itu peneliti sangat menganjurkan kepada pembaca agar menerapkan metode bimbingan fisik dan lisan pada anak tunagrahita berat yang mengalami kesulitan makan dengan sendok.