Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Gebyar Gerak Sukamulya di Desa Sukamulya Kabupaten Ciamis Muiz, Aris Nurul; Aliffi, Lutfi Fathan; Mutolib, Abdul
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif
Publisher : Research and Social Study Institute (RESSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70110/jppmi.v2i3.49

Abstract

Thematic Real Work Lectures (KKN) are an intracurricular lecture activity in the form of community service with an interdisciplinary and cross-sectoral approach. Micro and Small Enterprises (MSEs) can be defined as a small-scale business unit that is simply managed by economic business actors. The challenge of MSEs in Sukamulya Village is that they have not yet developed due to a lack of awareness of the provision of facilities and support from several local institutions or organizations so that they have not been able to contribute to the village economy. The aim of this community service is to make efforts to empower MSEs through the Sukamulya Movement event and improve the economy for the people of Sukamulya Village. The method used in this paper is the community empowerment method by referring to the theory according to the Delivery Team. Community service activities were carried out by KKN-T Group 04 of Siliwangi University with the result of determining a strategic location, namely at the Sukamulya Village GOR, with 15 MSEs and 10 PKLs participating, as well as the high enthusiasm of the community of around 600 people spilling over so that the MSEs who were registered at This celebration gets a lot of profit from sales and it is hoped that this activity can continue to be carried out by the local government in Sukamulya Village.
Peran International Organization For Standarization (ISO) Dalam Meningkatkan Pemasaran Global Perusahaan Muiz, Aris Nurul; Maulidia, Revina; Nurazizah, Nurazizah
JUEB : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2024): JUEB: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jueb.v4i1.1072

Abstract

International Organization for Standarization (ISO) merupakan suatu organisasi internasional yang bertugas untuk membuat dokumen penetap standar internasional yang meliputi kebutuhan, spesifikasi, panduan atau karakteristik yang digunakan untuk menjamin bahan, proses dan produk bahkan pelayanan sesuai dan cocok dengan tujuan yang dimaksudkan. Tujuan terpenting ISO adalah memastikan bahwa mutu yang diberikan suatu perusahaan tetap terjaga hingga mencapai konsumen. Upaya ini disebut dengan manajemen mutu. Pemasaran internasional dewasa ini semakin ketat sehingga menuntut pemasar untuk bisa menciptakan suatu keunggulan bersaing. Upaya para pemasar dalam memasarkan barang dan jasa agar unggul dalam bersaing maka para pemasar harus memiliki strategi produk yang bisa diterima oleh konsumen di seluruh dunia dengan latar kebudayaan serta pemikiran yang berbeda pula. Untuk itu peran standardisasi dan adaptasi sangat diperlukan agar produk bisa diterima secara internasional. Penerapan standardisasi pada masing masing negara memiliki cara dan keunikan sendiri. Beberapa pendekatan digunakan dalam melakukan standardisasi dan adaptasi barang dan jasa yaitu pendekatan modularity dan pendekatan platform. Dalam penerapannya standardisasi dan adaptasi dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain demografi, kebudayaan, lingkungan alam, keadaan politik dan hukum.