Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL IOT PERANCANGAN ALAT PENYIRAMAN TANAMAN OTOMATIS PADA INSTALASI GREENHOUSE Amelia, Dina Nur; Rahman, Krisnayana Gumelar; Tandra, Afiqo Ilman Dinan; Amrozi, Yusuf
Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/junsibi.v5i1.1025

Abstract

Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep dimana teknologi diintegrasikan ke dalam suatu objek, teknologi-teknologi tersebut berupa sensor maupun software sehingga memungkinkan objek bisa saling terhubung satu sama lain. Dalam industri pertanian, adanya teknologi sensor dan kecerdasan buatan mempermudah pekerjaan para petani yang awalnya konvensional menjadi terotomatisasi. Penelitian ini bertujuan agar dapat membuat rancangan alat penyiram tanaman otomatis pada greenhouse di kampus 2 UINSA. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif rancang bangun. Pendekatan yang digunakan adalah menggunakan model Waterfall. Greenhouse yang dioptimalkan dengan sistem penyiraman otomatis berbasis IoT dapat mengurangi penggunaan air secara signifikan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa IoT menghubungkan perangkat sensor seperti sensor kelembaban tanah dan sensor suhu dengan pompa air untuk dikontrol lewat koneksi internet. IoT dibuat dengan menggunakan modul ESP8266 guna mendukung mikrokontroler arduino sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan menyimpan program di dalamnya. Secara otomatis, sistem akan melakukan penyiraman apabila kelembaban tanah kurang dari 20%, penyiraman akan berakhir ketika kelembaban sudah mencapai 80%. Dengan adanya rancangan alat penyiram tanaman otomatis ini, diharapkan dapat membantu pekerjaan para pemilik usaha tanaman dalam meminimalisasi penggunaan air terutama yang ada pada greenhouse.
Perancangan User Interface dan User Experience Aplikasi Produk Digital Menggunakan Metode Lean Ux Tandra, Afiqo Ilman Dinan; Kunaefi, Anang; Permadi, Andhy
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i6.8323

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain User Interface (UI) dan User Experience (UX) aplikasi produk digital yaitu  UTop Up menggunakan metode Lean UX. Dalam era digital saat ini, aplikasi top up saldo semakin populer, namun keberhasilan aplikasi tersebut sangat dipengaruhi oleh desain antarmuka yang baik. Metode Lean UX diterapkan untuk memahami kebutuhan pengguna melalui asumsi, eksperimen, dan pengumpulan umpan balik berbasis data. Prototipe Minimum Viable Product (MVP) dikembangkan dan diuji menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) untuk mengevaluasi enam aspek utama: daya tarik, kejelasan, efisiensi, keandalan, stimulasi, dan kebaruan. Hasil pengujian melibatkan 15 responden, dengan rata-rata skor di atas 3,8 pada setiap aspek, menunjukkan penerimaan yang positif terhadap prototipe. Namun, terdapat kebutuhan untuk perbaikan pada aspek efisiensi dan kebaruan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode Lean UX dapat meningkatkan kualitas desain aplikasi, serta memberikan wawasan penting bagi pengembang lain dalam menciptakan produk yang lebih baik dan meningkatkan pengalaman pengguna dalam transaksi digital.Kata kunci: Lean UX, UI/UX, User Experience Questionnaire Abstract  - This research aims to design the User Interface (UI) and User Experience (UX) design of the digital product application, namely UTop Up, using the Lean UX method. In the current digital era, balance top up applications are increasingly popular, but the success of these applications is greatly influenced by good interface design. Lean UX methods are applied to understand user needs through data-based assumptions, experiments, and feedback collection. A Minimum Viable Product (MVP) prototype was developed and tested using the User Experience Questionnaire (UEQ) to evaluate six key aspects: attractiveness, clarity, efficiency, reliability, stimulation, and novelty. The test results involved 15 respondents, with an average score above 3.8 in each aspect, indicating positive acceptance of the prototype. However, there is a need for improvements in the aspects of efficiency and novelty. These findings show that applying Lean UX methods can improve the quality of application design, as well as provide important insights for other developers in creating better products and improving user experience in digital transactions.Keywords: Lean UX, UI/UX, User Experience Questionnaire
MODEL IOT PERANCANGAN ALAT PENYIRAMAN TANAMAN OTOMATIS PADA INSTALASI GREENHOUSE Amelia, Dina Nur; Rahman, Krisnayana Gumelar; Tandra, Afiqo Ilman Dinan; Amrozi, Yusuf
Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/junsibi.v5i1.1025

Abstract

Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep dimana teknologi diintegrasikan ke dalam suatu objek, teknologi-teknologi tersebut berupa sensor maupun software sehingga memungkinkan objek bisa saling terhubung satu sama lain. Dalam industri pertanian, adanya teknologi sensor dan kecerdasan buatan mempermudah pekerjaan para petani yang awalnya konvensional menjadi terotomatisasi. Penelitian ini bertujuan agar dapat membuat rancangan alat penyiram tanaman otomatis pada greenhouse di kampus 2 UINSA. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif rancang bangun. Pendekatan yang digunakan adalah menggunakan model Waterfall. Greenhouse yang dioptimalkan dengan sistem penyiraman otomatis berbasis IoT dapat mengurangi penggunaan air secara signifikan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa IoT menghubungkan perangkat sensor seperti sensor kelembaban tanah dan sensor suhu dengan pompa air untuk dikontrol lewat koneksi internet. IoT dibuat dengan menggunakan modul ESP8266 guna mendukung mikrokontroler arduino sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan menyimpan program di dalamnya. Secara otomatis, sistem akan melakukan penyiraman apabila kelembaban tanah kurang dari 20%, penyiraman akan berakhir ketika kelembaban sudah mencapai 80%. Dengan adanya rancangan alat penyiram tanaman otomatis ini, diharapkan dapat membantu pekerjaan para pemilik usaha tanaman dalam meminimalisasi penggunaan air terutama yang ada pada greenhouse.