Beding, Valetinus Ola
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potret dan Realita Camar dalam Antologi Puisi Camar Berpuisi Karya Mahbub Junaedi Dewi, Euis Atika; Beding, Valetinus Ola; Astuti, Sri
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v3i2.3827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret dan realita camar dalam antologi puisi Camar Berpuisi karya Mahbub Junaedi menggunakan pendekatan mimetik. Puisi dijadikan sebagai objek kajian dalam skripsi ini untuk dianalisis menggunkan pendekatan mimetik karena dari judul “Camar Berpuisi” sudah menggambarkan potret camar dari sudut pandang imajinasi. Dipilihnya delapan puisi dalam antologi puisi Camar Berpuisi ini sebagai objek kajian penelitian karena isi dalam kumpulan puisi ini memaparkan fenomena-fenomena yang berkaitan dengan karakter camar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak catat dan teknik dokumentasi. Alat pengumpulan data berupa lembar catatan dan dokumen. Data dianalisis dengan cara mengatur, mengurutkan, mengelompokkan, memberikan kode, dan mengkatogorisasikan. Hasil penelitian ini menarik kesimmpulan bahwa potret camar dalam antologi puisi Camar berpuisi karya Mahbub Junaedi merupakan kiasan untuk menggambarkan sifat dan kelakuan manusia di dunia. Serta tingkah laku camar yang terdapat pada puisi-puisi di dalam antologi puisi mengambarkan bagaimana kehidupan manusia dan tingkah laku manusia yang bermacam-macam. Sedangkan realita camar yang terdapat pada antologi puisi Camar berpuisi karya Mahbub Junaedi, yaitu aktivitas kehidupan camar dijadikan simbol sebagai wujud dari kehidupan manusia. Yang mana pada puisi ini camar menceritakan tentang berbagai macam kehidupan manusia di dunia. Kata Kunci: Potret, Realita, Antologi Puisi, Pendekatan Mimetik
KAJIAN FEMINISME DALAM NOVEL LIBERTY KARYA RANDU ALAMSYAH Fitrianingrum, Evi; Beding, Valetinus Ola; Khomah, Rahayu Esty
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v10i1.5219

Abstract

Isu ketimpangan gender masih menjadi permasalahan sosial yang relevan hingga saat ini. Perempuan kerap diposisikan sebagai makhluk pelengkap laki-laki, tertindas, inferior, dan takluk, sehingga menimbulkan ketidakadilan gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidakadilan gender serta bentuk-bentuk perjuangan tokoh perempuan dalam novel Liberty karya Randu Alamsyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berupa novel Liberty (2014) yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat dengan alat bantu kartu data dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama: (1) Bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang dialami tokoh perempuan meliputi marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan, dan beban kerja ganda; (2) Bentuk perjuangan tokoh utama perempuan meliputi upaya melepaskan diri dari pelecehan, melawan ketidakadilan melalui karya, memberikan motivasi, membalas budi, melawan diskriminasi media dan berita palsu, memperjuangkan hak dan pilihan hidup, serta membantu sesama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi siswa, guru Bahasa Indonesia, institusi pendidikan, peneliti lain, dan masyarakat luas dalam memahami isu gender melalui karya sastra.Kata kunci: ketidakadilan gender, perjuangan perempuan, novel Liberty, kajian sastra, Randu Alamsyah