Isu ketimpangan gender masih menjadi permasalahan sosial yang relevan hingga saat ini. Perempuan kerap diposisikan sebagai makhluk pelengkap laki-laki, tertindas, inferior, dan takluk, sehingga menimbulkan ketidakadilan gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidakadilan gender serta bentuk-bentuk perjuangan tokoh perempuan dalam novel Liberty karya Randu Alamsyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berupa novel Liberty (2014) yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat dengan alat bantu kartu data dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama: (1) Bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang dialami tokoh perempuan meliputi marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan, dan beban kerja ganda; (2) Bentuk perjuangan tokoh utama perempuan meliputi upaya melepaskan diri dari pelecehan, melawan ketidakadilan melalui karya, memberikan motivasi, membalas budi, melawan diskriminasi media dan berita palsu, memperjuangkan hak dan pilihan hidup, serta membantu sesama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi siswa, guru Bahasa Indonesia, institusi pendidikan, peneliti lain, dan masyarakat luas dalam memahami isu gender melalui karya sastra.Kata kunci: ketidakadilan gender, perjuangan perempuan, novel Liberty, kajian sastra, Randu Alamsyah