Ya'kub, Ya'kub
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia Ya'kub, Ya'kub
PILAR Vol 15, No 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Sejarah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Metode penelitian menggunakan penelitian studi literatur, yaitu serangkaian kegiatan terkait metode pengumpulan data pustaka, membaca, menganalisis serta mengelola informasi yang diperoleh dari berbagai sumber literasi. Hasil penelitian diperoleh penjelasan terkait sejarah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Sedangkan sumbernya diambil dari beberapa buku ilmiah yang diterbitkan dengan maksud dijadikan sumber referensi.Pendidikan Islam di Indonesia memiliki sejarah panjang yang berawal sejak masuknya agama Islam pada abad ke-13 melalui perdagangan dan dakwah para pedagang dari Timur Tengah dan Gujarat. Awalnya, pendidikan Islam disampaikan secara informal di surau, langgar, dan pesantren yang didirikan oleh para ulama. Pesantren menjadi pusat pendidikan agama yang penting, di mana santri (murid) mempelajari Al-Qur'an, hadits, fiqh, dan ilmu keislaman lainnya di bawah bimbingan kiai (guru). Pada masa penjajahan Belanda, pendidikan Islam mengalami tantangan dan pembatasan, namun tetap bertahan dengan berdirinya organisasi-organisasi seperti Muhammadiyah (1912) dan Nahdlatul Ulama (1926) yang memperjuangkan pendidikan dan kesejahteraan umat Islam.Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, pendidikan Islam mengalami perkembangan signifikan dengan integrasi sistem pendidikan nasional. Pemerintah mengakui pentingnya pendidikan Islam dengan mendirikan Kementerian Agama yang bertanggung jawab atas pendidikan agama dan pemberdayaan umat Islam. Madrasah (sekolah berbasis Islam) mulai berkembang pesat, menawarkan kurikulum yang mengintegrasikan pelajaran umum dan agama. Di era modern, pendidikan Islam terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman, memperkenalkan teknologi dan metode pembelajaran baru sambil tetap mempertahankan nilai-nilai Islam. Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam terus dilakukan melalui reformasi kurikulum, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.Keywords: Sejarah, Perkembangan, Pendidikan Islam
Filsafat Pendidikan Dalam Perspektif Islam Ya'kub, Ya'kub
PILAR Vol 14, No 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep filsafat pendidikan dalam perspektif Islam. Metode penelitian menggunakan penelitian studi literatur, yaitu serangkaian kegiatan terkait metode pengumpulan data pustaka, membaca, menganalisis serta mengelola informasi yang diperoleh dari berbagai sumber literasi. Hasil penelitian diperoleh penjelasan terkait konsep filsafat pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan filsafat pendidikan Islam. Sedangkan sumbernya diambil dari beberapa buku ilmiah yang diterbitkan dengan maksud dijadikan sumber referensi. Secara konseptual, mencakup prinsip, konsep, dan nilai-nilai yang menjadi dasar dalam merancang dan menyelenggarakan pendidikan dalam kerangka Islam. filsafat pendidikan dalam perspektif Islam mengintegrasikan aspek spiritual, moral, intelektual, dan sosial dalam pendekatan pembelajaran. Dengan ruang lingkup filsafat pendidikan Islam dapat dilihat dari beberapa dimensi, yaitu: dimensi lingkungan pendidikan, dan dimensi jenis permasalahan pendidikan.  Dengan melihat dimensi waktu, dan dimensi ruang atau geografis. Dilihat dari dimensi lingkungan pendidikan, maka wilayah kajiannya meliputi, pendidikan dalam lingkungan keluarga, pendidikan dalam lingkungan sekolah, dan pendidikan di luar sekolah. Dilihat dari dimensi jenis permasalahan pendidikan, maka wilayah kajiannya meliputi: masalah landasan pendidikan, masalah struktur lembaga pendidikan, dan masalah operasional pendidikan. Dengan memahami secara mendalam bahwa filsafat pendidikan Islam sebagai ilmu yang meliputi: ontologi, epistemologi dan aksiologinya. Kata Kunci: Filsafat Pendidikan, Pendidikan Islam, Permasalahan Pendidikan
Filsafat Pendidikan Dalam Perspektif Islam Ya'kub, Ya'kub
PILAR Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gyjnmh06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep filsafat pendidikan dalam perspektif Islam. Metode penelitian menggunakan penelitian studi literatur, yaitu serangkaian kegiatan terkait metode pengumpulan data pustaka, membaca, menganalisis serta mengelola informasi yang diperoleh dari berbagai sumber literasi. Hasil penelitian diperoleh penjelasan terkait konsep filsafat pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan filsafat pendidikan Islam. Sedangkan sumbernya diambil dari beberapa buku ilmiah yang diterbitkan dengan maksud dijadikan sumber referensi. Secara konseptual, mencakup prinsip, konsep, dan nilai-nilai yang menjadi dasar dalam merancang dan menyelenggarakan pendidikan dalam kerangka Islam. filsafat pendidikan dalam perspektif Islam mengintegrasikan aspek spiritual, moral, intelektual, dan sosial dalam pendekatan pembelajaran. Dengan ruang lingkup filsafat pendidikan Islam dapat dilihat dari beberapa dimensi, yaitu: dimensi lingkungan pendidikan, dan dimensi jenis permasalahan pendidikan.  Dengan melihat dimensi waktu, dan dimensi ruang atau geografis. Dilihat dari dimensi lingkungan pendidikan, maka wilayah kajiannya meliputi, pendidikan dalam lingkungan keluarga, pendidikan dalam lingkungan sekolah, dan pendidikan di luar sekolah. Dilihat dari dimensi jenis permasalahan pendidikan, maka wilayah kajiannya meliputi: masalah landasan pendidikan, masalah struktur lembaga pendidikan, dan masalah operasional pendidikan. Dengan memahami secara mendalam bahwa filsafat pendidikan Islam sebagai ilmu yang meliputi: ontologi, epistemologi dan aksiologinya. Kata Kunci: Filsafat Pendidikan, Pendidikan Islam, Permasalahan Pendidikan
Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia Ya'kub, Ya'kub
PILAR Vol. 15 No. 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/wm8ybz52

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Sejarah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Metode penelitian menggunakan penelitian studi literatur, yaitu serangkaian kegiatan terkait metode pengumpulan data pustaka, membaca, menganalisis serta mengelola informasi yang diperoleh dari berbagai sumber literasi. Hasil penelitian diperoleh penjelasan terkait sejarah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Sedangkan sumbernya diambil dari beberapa buku ilmiah yang diterbitkan dengan maksud dijadikan sumber referensi.Pendidikan Islam di Indonesia memiliki sejarah panjang yang berawal sejak masuknya agama Islam pada abad ke-13 melalui perdagangan dan dakwah para pedagang dari Timur Tengah dan Gujarat. Awalnya, pendidikan Islam disampaikan secara informal di surau, langgar, dan pesantren yang didirikan oleh para ulama. Pesantren menjadi pusat pendidikan agama yang penting, di mana santri (murid) mempelajari Al-Qur'an, hadits, fiqh, dan ilmu keislaman lainnya di bawah bimbingan kiai (guru). Pada masa penjajahan Belanda, pendidikan Islam mengalami tantangan dan pembatasan, namun tetap bertahan dengan berdirinya organisasi-organisasi seperti Muhammadiyah (1912) dan Nahdlatul Ulama (1926) yang memperjuangkan pendidikan dan kesejahteraan umat Islam.Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, pendidikan Islam mengalami perkembangan signifikan dengan integrasi sistem pendidikan nasional. Pemerintah mengakui pentingnya pendidikan Islam dengan mendirikan Kementerian Agama yang bertanggung jawab atas pendidikan agama dan pemberdayaan umat Islam. Madrasah (sekolah berbasis Islam) mulai berkembang pesat, menawarkan kurikulum yang mengintegrasikan pelajaran umum dan agama. Di era modern, pendidikan Islam terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman, memperkenalkan teknologi dan metode pembelajaran baru sambil tetap mempertahankan nilai-nilai Islam. Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam terus dilakukan melalui reformasi kurikulum, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.Keywords: Sejarah, Perkembangan, Pendidikan Islam
TAKSONOMI MODEL-MODEL DESAIN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERORIENTASI RUANG KELAS, PRODUK DAN SISTEM Ya'kub, Ya'kub
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk meninjau taksonomi model-model pembelajaran pendidikan agama Islam dalam referensi akademik yang yang berorientasi ruang kelas, produk dan sistem. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yaitu tindakan pemanfaatan sumber perpustakaan, baik cetak maupun daring, untuk mengurai terkait taksonomi model-model desain pembelajaran PAI. Peneliti menjelajahi beberapa perpustakaan dan beberapa mesin pencari berbasis web untuk mengumpulkan informasi digital yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taksonomi model-model pembelajaran berorientasi kelas adalah peran pendidik dalam pengelolaan kelas, alat pendukung dalam proses pembelajaran, situasi ruangan kelas yang dinamis. Studi ini juga menunjukkan bahwa taksonomi model-model pembelajaran berorientasi produk fokus pengembangan produk profesional pada penciptaan bahan ajar PAI yang komprehensif dan menarik, seperti modul, buku teks, dan alat bantu visual. Adapun yang berorientasi sistem merupakan keterpaduan sistem seluruh komponen dalam pembelajaran PAI yang yang satu sama lainnya saling berkaitan. Disempurnakan dengan tawaran model yang sangat lengkap terkait desain pembelajaran yang berorientasi kelas, produk maupun sistem.Keywords:  Model desain pembelajaran, pendidikan agama Islam, berorientasi kelas, berorientasi produk, berorientasi sistem
PENERAPAN METODE ACTIVE DISCUSS DALAM PENDIDIKAN KARAKTER BERLANDASKAN Q.S LUQMAN AYAT 14-19 PADA KELAS VII DI SMA MUHAMMADIYAH 6 KOTA MAKASSAR Iskandar, Wahyuni; Ya'kub, Ya'kub
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/f8r2a444

Abstract

Menurunnya kualitas moral dalam kehidupan manusia Indonesia terkhususnya di kalangan siswa, menuntut deselenggarakannya pendidikan karakter. Pendidikan karakter bagi para remaja dapat menghasilkan informasi–informasi yang tidak sesuai bagi mereka. Pembelajaran yang humanis religius merupakan proses belajar mengajar di kelas yang memuat nilai-nilai dasar kemanusiaan untuk mencapai keberhasilan yang benar-benar dijadikan landasan dalam pembentukan moral anak bangsa. Oleh karena itu penulis berinisiatif untuk melakukan sebuah penelitian mengenai metode active disscus. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan Metode Active Discuss dalam Pendidikan Karakter Berdasarkan Q.S Al Luqman 14-19 di SMA Muhammadiyah 6 Kota Makassar.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Tindakan kelas (PTK). Penelitian ini diharapkan mampu menambah pengetahuan dan dijadikan sebagai reverensi untuk peneliti yang akan dating mengenaimetode pembelajaran active discus dalam pendidikan karakter berdasarkan Q.s Al-luqman ayat 14-19.Adapun hasil yang diperoleh pada penelitian ini menggunakan II siklus yang dimana pada siklus I peneliti mendapati bahwa nilai hasil belajar siswa sangat rendah yang dimana tidak mencapai KKM hanya pada angka 61,88 nah hal tersebut tergolong pada nilai yang sangat rendah. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan eksternal, diantaranya adalah pengetahuan siswa mengenai metode ini masih sangat minim, sehingga mereka masih kebingungan dalam menerapkan metode tersebut. Sehingga dengan hal tersebut peneliti menerapkan siklus II yang dimana memperoleh peningkatan yang sangat pesat mencapai nilai 81,56 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang pesat hasil belajar dari siklus I ke Siklus II. Kata Kunci: Metode Active Discuss, Pendidikan Karakter dan Q.s Al-Luqman ayat 14-19