Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Eksperimental Unjuk Kerja Mesin Stirling Dengan Variasi Beban Lampu Akmal, Akmal Barry; Hurung Anoi, Yano
Jurnal Teknik Juara Aktif Global Optimis Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : STTI Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53620/jtg.v2i2.91

Abstract

Mesin stirling adalah sebuah mesin kalor atau panas pada siklus yang tertutup dirancang untuk dapat mengubah energi panas yang dihasilkan menjadi energi mekanik menjadi energi listrik. mesin stirling akan bekerja akibat adanya perbedaan suhu yaitu panas dan dingin. Perbedaan suhu yang terjadi akan mengakibatkan perbedaan tekanan dimana ketika tekanan semakin besar maka akan dapat menggerakkan piston. Piston yang telah dihubungkan pada poros engkol kemudian bergerak secara terus menerus sehingga dapat menggerakkan roda. tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui daya output mesin stirling dengan variasi beban lampu dan untuk mengetahui temperatur kerja yang ideal pada daya output maksimum. Metode yang digunakan pada penelitian ini taitu metode eksperimental skala laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian mesin stirling dapat disimpulkan bahwa data putaran tanpa beban mesin stirling sebesar 2636 rpm dengan temperatur sebesar 45 oC, dan data dengan diberi beban dinamo sebesar 1097 rpm, tegangan 12 Volt, dan arus sebesar 66 mA. Sedangkan diberi 5 beban lampu menghasilkan daya sebesar 0,80 Watt. Daya output maksimum sebesar 0,80 Watt pada temperatur kerja mesin stirling 40 oC. Kata kunci : Unjuk kerja, mesin stirling dan beban lampu.
Analisis Unjuk Kerja Pompa P-8340A Pada Motor Listrik Dan Motor Diesel Di Tangki T-8320A/B Norhidayah, Siti; Kusmianto, Herdi; Hurung Anoi, Yano; Muliawan, Arief
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 5 No 1: February 2025
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v5i1.1098

Abstract

This research aims to analyze the performance of the pump P-8340A operated by an electric motor and a diesel motor in the tank T-8320A/B. Apart from focusing on the performance of the two types of motors as pump drivers, this study also evaluates the time to fill the fire fightine water tank and the factors that influence the operational efficiency of the pump.The research methods used include taking field data at the operating location, analyzing flow capacity, pressure head and speed head, as well as calculating pump power and efficiency. The analysis results show that pumps with electric motors have a longer charging time compared to diesel motors, namely 38 hours for electric motors and 29 hours for diesel motors, with flow capacities of 239.68 m³/h and 310.54 m³/h respectively.From this research it was also identified that the total head losses in the pump were influenced by friction factors in the piping system and the characteristics of the fluid being transferred. The conclusion of this research is that although electric motors are more efficient in energy consumption, diesel motors are still superior in capacity and speed in operating the P-8340A pump. Recommendations for future operations include closer monitoring of the piping system and considering modifications to the drive system according to operational needs.
Pengaruh Variasi Campuran Air Suling dan Air Mineral pada Larutan Elektrolit terhadap Tegangan Aki Norhidayah, Siti; Saputra, Hildar; Hurung Anoi, Yano; Ratnawati, Ratnawati
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/fym0zz84

Abstract

Accumulator/aki adalah suatu jenis baterai yang banyak digunakan untuk  kendaraan  bermotor. Aki motor secara umum dibedakan menjadi dua jenis yaitu aki basah dan aki kering. Di dalam aki basah terdapat cairan yang disebut elektrolit, elektrolit ini terbuat dari kandungan asam dengan air. Namun kandungan asam yang dihasilkan terkadang tidak sama dikarenakan pemilihan campuran air yang digunakan kurang tepat. Tujuan dalam penelitan ini adalah untuk mengetahui campuran elektrolit paling efektif terhadap perfoma tegangan pada aki dengan membandingkan penggunaan antara air suling dan air mineral. Metode penelitian ini bersifat eksperimental dengan membandingkan variasi larutan elektrolit pada dua aki berkapasitas 35Ah dan 45Ah. Output yang menjadi perbandingan yaitu pengukuran nilai tegangan yang dihasilkan oleh dua buah aki yang diuji. Pengujian dilakukan dalam kurun waktu 15 menit sampai 120 menit sebelum dan setelah charge. Pengukuran pada mobil berkapasitas 1200 cc dengan putaran 1000 rpm sampai 3000 rpm, larutan elektrolit pada air suling mendapatkan nilai tegangan yang lebih tinggi daripada air mineral, dengan tegangan saat penuangan pertama setelah 120 menit yaitu 12.9 volt dan setelah dicharge naik menjadi 13.6 volt.  Kemudian di mobil pada putaran 1000 rpm mendapatkan tegangan stabil 14.5 volt dan saat start engine pertama 10.2 volt. Kesimpulan dari penelitian ini elektrolit air suling terbilang lebih cocok digunakan untuk air aki ketimbang elektrolit air mineral. Untuk pemakaian jangka lama elektrolit air suling lebih baik dibandingkan elektrolit air mineral yang mudah panas saat digunakan pada jangka waktu yang lama dan diputaran rpm tinggi