Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMAKAIAN FILTER BERPORI DAN KARBON AKTIF SEBAGAI MEDIA FILTER DALAM MENURUNKAN POLUTAN AIR PDAM Muliawan, Arief; Amalinda, Finta
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 1 (2018): PROMOTIF - JUNI
Publisher : PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1833.026 KB) | DOI: 10.31934/promotif.v8i1.229

Abstract

Air distribusi PDAM pada umumnya masih mengandung Fe (zat besi) dan Mn (Mangan). Adanya kandungan Fe dan Mn dalam air ditandai dengan adanya perubahan fisis warna air menjadi kecoklatan dan pengendapan setelah air ditampung atau diendapkan pada bak penampungan. Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan filter berpori dan karbon aktif sebagai media penyaring air PDAM Kota Bontang. Filter yang digunakan ialah 0,5 µm, 0,3µm dan karbon aktif. Pengujian dilakukan dengan penentuan kandungan air pada tiap filter dan menentukan massa endapan yang tersaring selama 7 hari. Hasil yang diperoleh pada saat air langsung diambil dari PDAM diperoleh kandungan besi 1,606 mg/l, mangan 0,157 mg/l dengan kekeruhan 91 NTU. Dengan dialirkan air ini pada filter 0,5 mikron diperoleh penurunan tingkat kandungan besi 1,101 mg/l, mangan 0,141 mg/l dengan kekeruhan 74 NTU. Ditambah lagi dengan penyaringan 0,3 mikron diperoleh penurunan tingkat kandungan besi 0,309 mg/l, mangan 0,083 mg/l dengan kekeruhan 42,49 NTU. Pada filter terakhir dengan penggunaan karbon aktif diperoleh penurunan tingkat kandungan besi 0,066 mg/l, mangan 0,069 mg/l dengan kekeruhan 2,07 NTU. Pada hari ke 4 diperoleh perubahan massa filter 0,5 mikron sejumlah 25 gr dan filter 0,3 mikron sejumlah 4 gr. Sedangkan pada hari ke 7 diperoleh perubahan massa timbangan filter 0,5 mikron sejumlah 53 gr dan filter 0,3 mikron sejumlah 8 gr. Sedangkan pada karbon aktif tidak terjadi perubahan massa selama proses penfilteran. Dari hasil ini menunjukan bahwa penggunaan filter berpori 0,5 mikron, 0,3 mikron dan karbon aktif sangat baik untuk aliran air PDAM yang kurang bersih. 
Rancang Bangun pH Meter Otomatis menggunakan ATMega 16 dalam Upaya Peningkatan Akurasi Pembacaan pH Larutan Senyawa Kimia Arief, Risal; Hardianto, Hardianto; Muliawan, Arief
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v20i1.8799

Abstract

Penggunaan indikator pH konvensional untuk pengujian larutan senyawa kimia tidak dapat menunjukkan angka pH dengan signifikan karena merupakan hasil pembacaan dengan cara pendekatan pada warna trayek pH. Dampak lainnya berupa  masalah keselamatan dari penguji pH. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan sebuah alat pH Meter menggunakan Mikrokontroller ATMega16 yang dapat mengukur pH sebuah larutan sehingga akurasi pembacaan nilai pH dapat meninggkat dari pada menggunakan indikator konvensional. Alat ini akan bekerja secara otomatis menggerakan probe sensor pH naik dan turun sehingga masalah keselamatan di atas dapat diminimalkan dampaknya dan dapat mempermudah kerja penguji pH. Dalam pengujian dilakukan pengamatan beberapa parameter uji serta melakukan analisa terhadap beberapa sampel larutan kimia yaitu HNO3 (Asam Nitrat), CH3COOH (Asam Cuka), Aquadest, Antiseptik, dan NaOH. Dari pengujian pH yang dilakukan didapatkan hasil akurasi pembacaan nilai pH dengan perhitungan standar deviasi dibawah 0.1. Dari hasil penelitian tersebut, diketahui hasil  yang didapatkan sesuai dengan spesifikasi awal sensor pH yang memiliki tingkat akurasi  ± 0.1, sehingga dapat disimpulkan bahwa pH Meter yang dirancang bangun oleh penguji dapat memenuhi aspek dari tujuan peneliti serta dapat bekerja sesuai fungsinya.
ANALISIS DAYA DAN EFISIENSI TURBIN AIR KINETIS AKIBAT PERUBAHAN PUTARAN RUNNER Muliawan, Arief; Yani, Ahmad
Sainstek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.005 KB) | DOI: 10.31958/js.v8i1.434

Abstract

Research has been conducted about change power and efficiency on turbine. Manufacture of turbine singer aims to determine the magnitude of the reviews on power output and efficiency due to the rotation of the turbine runner. Turbine runner done with variation 90 rpm, 70 rpm, 50 rpm, 30 rpm and 10 rpm. Of the various rounds of runner that shows the maximum power change occurred on lap 50 rpm, 70 rpm and 90 rpm. Maximum power lead to speed with discharge runners 70 rpm flow 0.0078 m3 / s at 4,572 watts. Power generated minumum on debit 0.0078 m3 / s occurred on speed runner 90 rpm of 3,674 watts. Maximum turbine efficiency occurs debit on flow 0.0078 m3/s and 70 rpm with a value of 28.342%, and then declined in round 50 rpm amounted to 24.477% and the lowest in round 90 rpm amounted to 23.189%. From the calculation of the efficiency obtained maximum value is obtained at a speed of 70 rpm with a flow runner debit 0.0078 m3 / s.Key words: power, efficiency, kinetic turbines
Analisa Head Mayor Dan Minor Pompa Chiller Dengan Bukaan Katup Instalasi Pompa Tunggal Arief Muliawan; Ahmad Yani
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 4, No 1 (2018): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v4i1.454

Abstract

Pompa sentrifugal merupakan salah satu jenis pompa yang banyak digunakan dalam bidang industri, pertanian dan rumah tangga. Pompa sentrifugal dapat dijumpai pada pompa Chiller yang dipakai di perusahaan PT.X Bontang. Telah dilakukan penelitian dan analisis terhadap pompa chiller yang dipasang tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung head losses mayor dan head losses minor pada variasi bukaan katup instalasi pompa tunggal. Dalam penelitian pompa chiller yang penulis lakukan, menggunakan variasi bukaan katup 100%, 75%, 50%, 25%, dan 10%. Dari hasil pengujian dilapangan debit terbesar ditunjukan pada bukaan 100% dengan 0,0053 m3/s. Dari hasil perhitungan untuk head losses mayor diperoleh 4,629 m bukaan 100% dan 1,151 m bukaan 10%. Perhitungan head losses minor diperoleh 9,7 m bukaan 100% dan 2,1 m bukaan 10%. Dari data yang diperoleh bahwa semakin besar bukaan katup maka semakin besar pula head losses mayor dan head losses minor.
Efektivitas Briket Janjang Sawit dan Sekam Padi Desa Kandolo sebagai Sumber Energi Alternatif Arief Muliawan; Ujiburrahman Ujiburrahman; Irianto Irianto
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 6, No 1 (2020): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v6i1.822

Abstract

A research has been conducted on the characteristics of the results of the burning of briquettes in a mixture of oil palm and rice husk. This study aims to determine the effect of the composition of the resulting briquette mixing. The research method was carried out by testing dry shrinkage, shrinkage of fuel, levels of evaporating substances and water absorbency in briquettes. The characteristics of briquettes based on the size of the briquettes are Depreciation in the lowest dry shrinkage at 70% husk size by 0.81% and the highest at 90% husk size by 2.87%. The lowest shrinkage of fuel shrinkage is at the husk size of 50% by 1.77% and the highest is at the size of the husk of 70% by 4.12%. The lowest evaporation rate of briquettes at 60% and 80% of husk size is 1.52% and the highest is at 70% husk size of 8.57%. The lowest water absorption rate at 80% husk size is 1.54% and the highest at 60% husk size is 8,20%. Keywords: briquettes, palm oil, rice husk, composition variation ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang karakteristik hasil pembakaran briket campuran janjang sawit dan sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi pencampuran hasil briket yang dihasilkan. Metode penelitian dilakukan dengan pengujian susut kering, susut bakar, kadar zat menguap dan kadar serap air pada briket. Karakteristik briket berdasarkan ukuran briket yakni Penyusutan pada susut kering terendah pada ukuran sekam 70% sebesar 0,81% dan tertinggi pada ukuran sekam 90%  sebesar 2,87%. Penyusutan susut bakar terendah pada ukuran sekam 50%  sebesar 1,77% dan tertinggi pada ukuran sekam 70%  sebesar 4,12%. Kadar zat menguap briket terendah pada ukuran sekam 60% dan 80% sebesar 1,52 % dan tertinggi pada ukuran  sekam 70% sebesar 8,57%. Kadar serap air terendah pada ukuran sekam 80% sebesar 1,54 % dan tertinggi pada ukuran sekam 60% sebesar 8,20%.Kata kunci :  briket, janjang sawit, sekam padi, variasi komposisi
Rancang Bangun Penghitung Jumlah Koloni Bakteri Berbasis Arduino Uno Erdo Banu Wicaksono; Hardianto Hardianto; Arief Muliawan
TEKNIKA Vol. 13 No. 2 (2019): Teknika Juli - Desember 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.3839218

Abstract

Koloni bakteri merupakan sekumpulan dari bakteri-bakteri yang sama yang mengelompok menjadi satu dan membentuk suatu koloni-koloni. Untuk mengetahui pertumbuhan suatu bakteri dapat dilakukan dengan menghitung jumlah koloni bakteri. Perhitungan suatu koloni biasa dilakukan secara manual dengan menandai dan menghitung koloni bakteri yang ada pada cawan petri, perhitungan ini masih menggunakan daya ingat manusia sehingga dapat terjadi kesalahan dalam proses perhitungan. Untuk mempermudah perhitungan jumlah koloni bakteri digunakan alat yang biasa disebut Colony Counter. Pada alat Colony Counter, perhitungan jumlah koloni bakteri menggunakan arduino uno smd dengan  minimum sistem atmega 328 dan Probe sebagai penghitung koloni bakteri. Dengan adanya colony counter tersebut pengguna tinggal menandai koloni bakteri yang dihitung dengan menyentuhkan Probe pada media sampel, sehingga hasil perhitungan akan langsung ditampilkan di LCD. Dari hasil uji coba penghitungan pada 15 sampel alat colony counter dapat berfungsi dengan baik.
Metoda Pengurangan Zat Besi Dan Mangan Menggunakan Filter Bertingkat Dengan Penambahan UV Sterilizer Skala Rumah Tangga Arief Muliawan; Rizki Ilmianih
Jurnal Ilmiah Giga Vol 19, No 1 (2016): Volume 19 Edisi 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6035.835 KB) | DOI: 10.47313/jig.v19i1.298

Abstract

ABSTRAK. Air tanah pada umumnya mengandung zat besi (Fe) dan Mangan (Mn) cukup besar. Adanya Kandungan Fe dan Mn dalam air ditandai dengan adanya perubahan fisis yaitu ditunjukan dengan perubahan warna air menjadi kuning-coklat setelah terjadi oksidasi. Dalam proses pengolahan air tanah menjadi air bersih  telah mengurangi kadar zat besi dan mangan. Pengolahan air bersih menjadi air minum perlu dilakukan dengan mengunakan filter air sehingga diperoleh hasilkeluaran dibawah ambang batas perundangan. Telah dilakukan pembuatan alat filter bertingkat dengan menggunakan batu kerikil, pasir silika, karbon aktif, dan Manganese Dioxide. Keluaran hasil filter dilengkapi dengan sinar UV sterilizer yang berfungsi sebagai pembunuh kuman. Hasil yang diperoleh kadar besi (Fe) menjadi 0,28 mg/l yang semula 8,6 mg/l, kadar mangan 0,15 mg/l yang semula 4,8 mg/l dan kadar kekeruhan 4,01 NTU yang semula 9,73 NTU. Pada proses filtrasi ini belum mampu untuk menghilangkan bakteri E.coli dimana masih berkisar lebih dari 1600 MPN/ml. Pada tahap ketiga dari filter ini dengan penambahan catridge dan sinar UV  tampak bahwa bakteri E.Coli telah mati. Pada tahap ketiga dari pembuatan alat filter ini pula diperoleh kadar besi (Fe) 0,086 mg/l, mangan (Mn) 0,06 mg/l, dan kekeruhan 1,56 NTU. Nilai dari ke empat parameter yakni kekeruhan, besi (Fe), mangan (Mn) dan bakteri E.coli telah dibawah standar baku mutu air yang dipersyaratkan untuk komsumsi.
Rancang Bangun Pengendali Pompa Miniatur Berbasis Mikrokontroler Arduino Bluetooth 4Ch Arief Muliawan; Finta Amalinda; Irvan Prasetio
Jurnal Ilmiah Giga Vol 21, No 2 (2018): Volume 21 Edisi 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.768 KB) | DOI: 10.47313/jig.v21i2.606

Abstract

Pompa air yang sering kita miliki memegang peranan penting dalampendistribusian pada instalasi air di rumah. Pengoperasian ini terkadangmembutuhkan waktu yang lama sehingga membutuhkan sistem kontrol yang efesien.Aplikasi smartphone pada android dapat dipadukan dengan mikrokontroler sepertipada aplikasi mikrokontroler arduino uno. Pemanfaatan aplikasi android danmikrokontroler ini dapat dipergunakan pada kontrol pompa air. Dalam peneltian inidimaksudakan untuk mengkoneksikan arduino uno dengan pompa yang terintegrasidengan bluethooth. Bluethooth yang dipergunakan dengan seri HC-5 yang dapatdikoneksikan dengan sinyal yang dimiliki oleh aplikasi android yang berada dismartphone dengan seri arduino uno bluethoot 4CH. Kinerja alat ditampilkan dalamtampilan LCD 4x16 yang menyatakan waktu pemakaian dan on-off pemakaianpompa. Dari hasil pengujian kemampuan pompa beroperasi selama 1 menit diperolehhasil perhitungan dengan debit 38.23 cm3/s dengan kecepatan aliran 28.8 cm/s.
Rancang Bangun pH Meter Otomatis menggunakan ATMega 16 dalam Upaya Peningkatan Akurasi Pembacaan pH Larutan Senyawa Kimia Risal Arief; Hardianto Hardianto; Arief Muliawan
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v20i1.8799

Abstract

Penggunaan indikator pH konvensional untuk pengujian larutan senyawa kimia tidak dapat menunjukkan angka pH dengan signifikan karena merupakan hasil pembacaan dengan cara pendekatan pada warna trayek pH. Dampak lainnya berupa  masalah keselamatan dari penguji pH. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan sebuah alat pH Meter menggunakan Mikrokontroller ATMega16 yang dapat mengukur pH sebuah larutan sehingga akurasi pembacaan nilai pH dapat meninggkat dari pada menggunakan indikator konvensional. Alat ini akan bekerja secara otomatis menggerakan probe sensor pH naik dan turun sehingga masalah keselamatan di atas dapat diminimalkan dampaknya dan dapat mempermudah kerja penguji pH. Dalam pengujian dilakukan pengamatan beberapa parameter uji serta melakukan analisa terhadap beberapa sampel larutan kimia yaitu HNO3 (Asam Nitrat), CH3COOH (Asam Cuka), Aquadest, Antiseptik, dan NaOH. Dari pengujian pH yang dilakukan didapatkan hasil akurasi pembacaan nilai pH dengan perhitungan standar deviasi dibawah 0.1. Dari hasil penelitian tersebut, diketahui hasil  yang didapatkan sesuai dengan spesifikasi awal sensor pH yang memiliki tingkat akurasi  ± 0.1, sehingga dapat disimpulkan bahwa pH Meter yang dirancang bangun oleh penguji dapat memenuhi aspek dari tujuan peneliti serta dapat bekerja sesuai fungsinya.
STUDI AWAL BAHAN DASAR PIRANTI SOLAR CELL PADA PASIR SAMBERA MUARA BADAK MENGGUNAKAN XRF DAN XRD Arief Muliawan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.685 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.549

Abstract

Penelitian tentang karakterisasi pada Pasir Sambera Muara Badak telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk studi awal bahan dasar piranti solar cell berupa Silika (SiO2) yang bersumber dari alam. Sampel pasir kemudian dibersihkan dari kotoran kemudian dihaluskan dengan mengunakan ball milling. Setelah halus kemudian sampel dikarakterisasi menggunakan alat XRF dan XRD. Berdasarkan hasil XRF Pasir Sambera memiliki kandungan senyawa Si sebesar 79.1% dan Al sebesar 14.9%.  Jika dibandingkan dengan hasil XRD Pasir Sambera  jarak bidang difraksi pada intensitas tertinggi (100%) yang dapat dilihat yakni pada sudut  dengan bidang difraksi 3,33Å mengidentifikasi fase kuarsa.