Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Menghafal Al-Qur’an pada Program Tahfidz di PTAIN Hadi, Muhammad Ibnu; Husin, Muhammad Said; Hajriana, Hajriana
Borneo Journal of Islamic Education Vol 3 No 1 (2023): Borneo Journal of Islamic Education, 3 (1), Mei 2023
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjie.v3i1.6608

Abstract

Program Tahfidz pada perguruan tinggi Islam menjadi salah satu program unggulan. UIN Sultan Aji Muhammad Idris melaksanakan program ini pada Ma’had Al-Jami’ah. Setiap perguruan tinggi pasti menerapkan strategi pembelajaran menghafal al-Qur’an untuk mencapai tujuan program Tahfidz ini. Peneliti ingin mengetahui bagaimana strategi pembelajaran menghafal Al-Qur’an yang diterapkan pada Program Tahfidz Ma’had Al-Jami’ah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas berupa triangulasi sumber dan teknik. Data dianalisis melalui tiga langkah utama yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran menghafal al-Qur’an pada program Tahfidz di Ma’had Al-Jami’ah terdiri dari, pertama: tahapan perencanaan berupa penyusunan pedoman pelaksanaan (walaupun belum sistematis) dan tujuan program, penentuan metode menghafal berupa sistem klasik (muraja’ah dan ziyadah), sumber pembelajaran berupa Al-Qur’an berstandar Rasm Utsmani, materi setoran hafalan, alat dan media penghubung berupa penggunaan WhatsApp, dan bentuk penilaian secara langsung tanpa ada buku setoran, penentuan tenaga pengajar yakni dosen pengampu yang berkompeten, penerimaan mahasantri pemula maupun lanjutan, dan lingkungan pembelajaran yang fleksibel. Kedua, pelaksanaan pembelajaran terdiri dari kegiatan awal yaitu dilaksanakan secara langsung memulai kegiatan setoran tanpa pemberian motivasi dan kurang variatif, pada kegiatan inti, menerapkan strategi penguatan dan strategi retensi Tahfidz. Pada kegiatan penutup, tidak ada kegiatan tertentu yang dilaksanakan. Ketiga penilaian (evaluasi) yang terdiri dari evaluasi proses berupa evaluasi bulanan (belum disediakan lembar evaluasi) dan evaluasi hasil pencapaian pada setiap akhir semester ganjil/genap.