Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KECEPATAN PUTARAN HOTPLATE MAGNETIC STIRRER BERBASIS ARDUINO UNO Dabukke, Hotromasari; Primasyukra, Mhd. Aldi; Lasiyah, Nani; Gaol, Midun Andrike Lumban
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v7i1.4495

Abstract

The Arduino Uno Based Hotplate Magnetic Stirrer Rotational Speed ​​Design has been successfully carried out. The function is to stir and heat one solution with another solution which aims to make a homogeneous solution with the help of a Magnetic stir bar (Stir Bar). The purpose of this design is to know the design of the HotPlate Magnetic Stirrer with 400 Rpm Rotation Speed ​​Settings and to determine the accuracy of the Hotplate Magnetic Stirr rotation speed. The method used is the experimental method. The components in this design are Arduino uno and consist of DC Stepper motor components, motor drivers, 20x4 lcd. The working principle of the design of the hotplate magnetic stirrer based on Arduino Uno. The PLN AC 220V current enters the power supply which converts to a DC voltage of 12V 10A, then Arduino Uno receives a DC voltage of 12V to turn on circuits such as motor drivers that require 12V voltage directly from the power supply, 9V stepper motors, 5V buzzers. Furthermore, the stepper motor will run according to the command set on keyped. To compare the rotational speed settings, use the tachometer calibration tool. The test results show the Rotational Speed ​​of the Arduino Uno-Based Hotpate Magnetic Stirrer, the rpm rotation speed is in accordance with the settings and the results obtained are 10% tolerance. The results of measuring the voltage on the power supply.
PELATIHAN INSPECTION PREVENTIVE MAINTENANCE ALAT SPECTROPHOTOMETER UV-VIS UNTUK TEKNISI ELEKTROMEDIS DI PROVINSI RIAU Hadziqoh, Nur; Surakusumah, Rino Ferdian; Abrarr, Abrarr; Pertiwi, Yeni; Lasiyah, Nani
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.13358

Abstract

Abstract. Uv-Vis Spectrophotometer is one of the instruments in the hospital located in the clinical laboratory where its management is under the responsibility of the Electromedical Technician. The medical device technology development has led to adjustments and developments in managing the Uv-Vis spectrophotometer. The purpose of this service activity is to provide Inspection Preventive Maintainance (IPM) training for Uv-Vis spectrophotometer equipment and share developments in Uv-Vis spectrophotometer technology with electromedical technicians. With this, hospitals can provide complete services to the community. The training was held on March 26, 2022, using the Zoom Meeting media and was attended by 401 participants from all over Indonesia. Participants were given a pretest and posttest to determine the level of participants abilities with this training. Before the training, the ability of the participants was 60.30% while after the training the ability of the participants was 78.55% so there was an increase in the ability of the participants by 18.25%. The average level of participant satisfaction with this training activity is 85.54%, which is in the very satisfactory category Abstrak. Spektrofotometer Uv-Vis merupakan salah satu alat di rumah sakit yang berada pada laboratorium klinik dimana pengelolaannya di bawah tanggung jawab Teknisi Elektromedis. Perkembangan teknologi alat kesehatan menyebabkan adanya penyesuaian dan perkembangan terhadap pengelolaan alat spektrofotometer Uv-Vis. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan Inspection Preventive Maintainance (IPM) peralatan spektrofotometer Uv-Vis dan sharing perkembangan teknologi spektrofotometer Uv-Vis kepada teknisi elektromedis. Dengan hal itu, rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang paripurna kepada masyarakat. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 26 maret 2022 menggunakan media Zoom Meeting dan diikuti oleh 401 peserta dari seluruh Indonesia. Peserta diberikan pretest dan postest unutk mengetahui tingkat kemampuan peserta dengan adanya pelatihan ini. Sebelum pelatihan kemampuan peserta sebesar 60,30% sedangkan setelah pelatihan kemampuan peserta sebesar 78,55% sehingga terjadi peningkatan kemampuan peserta sebesar 18,25%. Adapun rata-rata tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan pelatihan ini adalah 85,54% berada pada kategori sangat memuaskan. 
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN DAN KUALITAS PENGGUNAAN PERALATAN MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Lasiyah, Nani; Romi Mulyadi; Okta Nola Yolanda iriani
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 1 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i1.26931

Abstract

Peralatan elektro-medis memegang peran penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat. Pelayanan kesehatan harus didukung oleh perangkat yang tersedia dan berfungsi sesuai UU RI Nomor 56 Tahun 2014 .  Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen risiko terkait peralatan elektro-medis menjamin penggunaan yang aman dan tidak terjadi kecelakaan kerja selama penggunaan baik bagi pasien maupun tenaga medis lainnya sesuai ISO 14971:2019. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi dokumen, lembar ceklist dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan manajemen risiko peralatan elektro-medis di RSUD Arifin Achmad telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai standar ISO 14971:2019 didapatkan presentase kesesuaian manajemen risiko peralatan elektro-medis 100%. Terdapat klasifikasi risiko peralatan elektro-medis low, medium, dan high. Evaluasi risiko dilakukan dengan labelisasi alat medis berbahaya, dan pengendalian risiko dilakukan melalui langkah-langkah preventif, pemeliharaan rutin, serta kalibrasi alat medis. Dokumentasi risiko terdapat kendala anggaran dan biaya dalam proses manajemen risiko peralatan elektro-medis. Berdasarkan dari data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan manajemen risiko peralatan elektro-medis di RSUD Arifin Achmad telah sesuai ISO 14971:2019 bahwa 100% sesuai.
RANCANG BANGUN INFUS PUMP DAN PENDETEKSI DARAH DENGAN SENSOR INFRARED BERBASIS IOT Lasiyah, Nani; Syahputra, Ramdhani; Ramadhan, Farhan
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v8i2.5618

Abstract

jumlah cairan yang masuk ke dalam sirkulasi darah melalui vena. Pemberian cairan yang diberikan kepada pasien merupakansalah satu terapi penyembuhan dari penyakit yang dideritanya. Terdapat efek samping karena pengobatan dan dosis yang salah dalam mengatur tetesan infus yang diberikan ke pasien salah satunya naiknya aliran darah ke selang infus yang bisa menyebabkan gumpalan darah. Tujuan penelitian ini adalah membuat pengatur tetesan infus dan pendeteksi darah naik dengan menggunakan sensor Lm393 dan infrared TCRT5000 kedua sensor tersebut akan diproses mikrokontroler NodeMCU ESP8266 sehingga mengeluarkan hasil berupa alarm dan dapat dipantau melalui android yang terhubung dengan web thingspeak, agar dapat memonitoring infus pada pasien secara Real Time serta memudahkan perawat dalam memperoleh informasi kondisi infus yang terdapat di ruangan pasien. Berdasarkan hasil percobaan didapatkan persentase tingkat keakurasian jumlah tetesan pada alat : Tingkat keakurasian 1 ml sebesar 97%, tingkat keakurasian 10 ml sebesar 97.17%, tingkat keakurasian 50 ml sebesar 96.87%, tingkat keakurasian 100 ml sebesar 96.38%, tingkat keakurasian 200 ml sebesar 96%.
ANALISIS HASIL PENGUJIAN DAN KALIBRASI SYRINGE PUMP PARAMETER FLOWRATE DAN OCCLUSION MENGGUNAKAN METODE ISO GUM DAN METODE KRAGTEN Angelin, Nadia; Hadziqoh, Nur; Lasiyah, Nani; Surakusumah, Rino Ferdian
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v9i2.6492

Abstract

Latar belakang: Syringe pump merupakan alat penting untuk memberikan cairan dan obat dalam dosis kecil secara akurat dan kontinu, sehingga kesalahan kerja dapat membahayakan pasien. Untuk menjamin keandalannya, alat ini perlu diuji dan dikalibrasi secara berkala, terutama pada parameter flowrate dan occlusion test karena keduanya berperan penting dalam kelancaran terapi. Selain itu, analisis ketidakpastian pengukuran seperti metode ISO GUM masih belum optimal diterapkan, sehingga penelitian ini diperlukan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang akurasi dan keandalan kalibrasi syringe pump. Tujuan: menganalisis hasil pengujian dan kalibrasi parameter  flowrate dan occlusion test pada syringe pump menggunakan pendekatan ISO GUM untuk menghitung ketidakpastian pengukuran secara sistematis. Metode: menggunakan metode eksperimental kuantitatif dengan objek syringe pump Medcaptain Sys-3010, di mana data diperoleh melalui kalibrasi langsung sesuai standar MK 047-18 Kemenkes RI. Pengujian dilakukan pada parameter flowrate sebesar 10, 50, dan 100 ml/h serta occlusion test pada 100 ml/h dengan bantuan Infusion Device Analyzer (IDA) sebagai alat standar. Data yang dihasilkan kemudian dianalisis menggunakan dua metode estimasi ketidakpastian, yaitu ISO GUM dan Kragten, untuk menghitung dan membandingkan ketidakpastian pengukuran secara menyeluruh, sehingga memberikan gambaran yang komprehensif mengenai keandalan hasil pengujian syringe pump tersebut. Hasil: Hasil pengujian pada syringe pump Medcaptain Sys-3010 menunjukkan bahwa metode ISO GUM dan Kragten menghasilkan nilai ketidakpastian yang sangat berdekatan pada seluruh titik ukur. Pada parameter flowrate, ketidakpastian diperluas masing-masing berada di kisaran ±0,18 ml/h (10 ml/h), ±0,64 ml/h (50 ml/h), dan ±0,80 ml/h (100 ml/h) untuk kedua metode, sedangkan pada occlusion test di 100 ml/h diperoleh nilai ketidakpastian yang sama, yaitu ±0,9084 Psi. Hal ini menunjukkan bahwa kedua metode memberikan hasil yang konsisten dan dapat diandalkan dalam analisis ketidakpastian pengukuran syringe pump. Kesimpulan: hasil pengujian dan analisis ketidakpastian pada syringe pump Medcaptain Sys-3010 menggunakan metode ISO GUM dan Kragten memberikan nilai ketidakpastian yang konsisten pada parameter flowrate dan occlusion test. Kedua metode menghasilkan estimasi ketidakpastian yang berada dalam batas toleransi standar kalibrasi alat kesehatan, sehingga syringe pump Sys-3010 dinyatakan memiliki kinerja yang akurat dan layak digunakan. Metode ISO GUM dinilai lebih sistematis dan terstruktur dalam menentukan ketidakpastian, sementara metode Kragten lebih praktis dalam perhitungannya namun tetap memberikan hasil yang sebanding.