Timmerman, Bobby Steven Octavianus
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERIKANAN DANAU GALILEA ABAD PERTAMA UNTUK MEMAHAMI KAPERNAUM SEBAGAI KOTA YESUS (MATIUS 9:1) Timmerman, Bobby Steven Octavianus
Jurnal Teologi (Journal of Theology) Vol 12, No 02 (2023)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/jt.v12i02.7005

Abstract

Kapernaum menjadi basis utama karya Yesus. Injil Mat 9: 1 menyebutnya sebagai "kota Yesus". Kapernaum adalah kota asal murid pertama Yesus: Simon, Andreas, Yakobus, dan Yohanes (Mrk 1:29). Fokus penelitian ini adalah meneliti hubungan antara pemilihan para murid pertama Yesus dari antara para nelayan Kapernaum dengan konteks perikanan Danau Galilea pada abad pertama Masehi. Mengapa Yesus memilih Kapernaum sebagai basis karya-Nya di tepi Danau Galilea? Melalui studi literatur, penelitian ini berusaha memahami industri penangkapan ikan para nelayan Kapernaum yang menjadi murid-murid Yesus dalam konteks perikanan di Danau Galilea pada abad pertama Masehi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Kapernaum adalah salah satu dari sejumlah pusat ekonomi perikanan di tepi Galilea. Perikanan Galilea tumbuh seiring bertambahnya permintaan produk ikan pada masa itu. Yesus memilih nelayan Galilea sebagai bagian inti dari kedua belas rasul-Nya karena mereka terbiasa bekerja sama dalam paguyuban nelayan, mampu berkomunikasi dengan baik dan terhubung dengan banyak orang dalam konteks penangkapan ikan yang ramai pada abad pertama Masehi di Galilea
Sosok Rahab dalam Narasi Perjanjian Lama: Merefleksikan “Ruang Iman” Kaum Marginal Nainggolan, Togar Mulya; Timmerman, Bobby Steven Octavianus
Divinitas Jurnal Filsafat dan Teologi Kontekstual Vol 1, No 2 (2023): Divinitas July
Publisher : Fakultas Teologi, Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/div.v1i2.6833

Abstract

Rahab is one of the characters in the Old Testament. She was viewed by society as a sinner, a prostitute, and part of the “marginalized” class because of her work. However, God had a different perspective. He saw Rahab's faith as that of a woman who was willing to be open and cooperate with Him. God used Rahab to fulfill His plan of salvation for the nation of Israel. In fact, Rahab's participation in God's work of salvation reappears in the genealogy of Jesus. Rahab is present in her human imperfection as a sinner and a “broken” person embraced by God's love. This reality shows how vast and deep God's compassion is for those who are looked down upon by the world.AbstrakRahab adalah salah satu tokoh dalam Kitab Suci Perjanjian Lama. Ia dipandang oleh masyarakat sebagai wanita pendosa, perempuan sundal (pelacur) dan menjadi bagian dari kaum “marginal” oleh karena pekerjaannya. Tetapi, Allah memiliki perspektif yang berbeda. Ia memandang iman Rahab sebagai wanita yang mau terbuka dan bekerja sama dengan-Nya. Allah memakai Rahab untuk mewujudkan rencana keselamatan-Nya bagi bangsa Israel. Bahkan, partisipasi Rahab dalam karya keselamatan Allah kembali muncul dalam narasi genealogi Yesus. Rahab hadir dalam ketidaksempurnaan manusiawinya sebagai manusia berdosa dan “hancur” yang dirangkul oleh kasih Allah. Realitas ini ingin memperlihatkan betapa luas dan dalam belas kasih Allah kepada orang-orang yang dipandang rendah oleh dunia.