Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Infrastruktur, Kebijakan, dan Peraturan Intervensi untuk Meningkatkan Aktivitas Fisik untuk Mencegah Penyakit Kardiovaskular dan Diabetes: Study Literature Tuzzahra, Aquila Haya; Rahmiwati, Anita; Hasyim, Hamzah; Novrikasari, Novrikasari; Fajar, Nur Alam
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1886

Abstract

Secara global, penyakit tidak menular adalah penyebab signifikan morbiditas dan mortalitas. Oleh karena itu sangat penting untuk memodifikasi faktor risiko yang terkait dengan penyakit ini, seperti aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana kebijakan, peraturan, dan infrastruktur dapat digunakan untuk mempromosikan latihan fisik. Untuk menemukan uji coba terkontrol secara acak (RCT), studi terkontrol sebelum-sesudah (CBA), dan studi deret waktu terputus (ITS) yang mengevaluasi intervensi infrastruktur, kebijakan, dan peraturan tingkat populasi untuk meningkatkan aktivitas fisik, kami mencari PubMed, Embase, dan clinicaltrials.gov mulai dari Tahun 2018 sampai 2023 mulai dari 248 artikel yang diperiksa sampai 33 artikel yang digunakan studi dipertimbangkan, yang sebagian besar dilakukan di negara-negara kaya. Dari jumlah tersebut, 18 mengevaluasi modifikasi infrastruktur untuk mendukung transportasi aktif dan 13 mengevaluasi perubahan ke ruang hijau atau lainnya untuk mendorong aktivitas fisik.Hasil dari 33 studi yang mengevaluasi solusi legislatif, kebijakan, dan infrastruktur untuk mempromosikan aktivitas fisik tidak konsisten. Karena banyaknya desain penelitian yang digunakan dan hasil variabel antara penyelidikan, tingkat kepastian bukti seringkali cukup rendah.
HUBUNGAN STUNTING PADA ANAK DAN KARIES GIGI DI INDONESIA : STUDY LITERATURE Sopianti, Maya; Hasyim, Hamzah; Izzatika, Meiliza; Ramadhani, Indah; Tuzzahra, Aquila Haya; Fitriani, Ranty; Sari, Wulan Kurnia; Fitriani, Nurul
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkgm.v5i2.2005

Abstract

Pendahuluan: Nutrisi adalah aspek penting dari Kesehatan. Stunting, sebagai indikator kekurangan gizi kronis, dapat mempengaruhi berbagai sistem tubuh, termasuk pertumbuhan dan perkembangan rongga mulut, serta berbagai penyakit dan gangguan gigi. Beberapa penelitian menemukan bahwa anak dengan kondisi stunting adalah: lebih mungkin mengalami karies gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan ruang lingkup penelitian yang ada mengenai hubungan stunting dengan karies gigi. Metode: Penelitian ini memanfaatkan dua database mesin pencari (Scopus dan PubMed) dengan menggunakan kata kunci "stunting" dan "karies". Proses pemilihan artikel dilakukan mengikuti protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses (PRISMA). Hasil :Diketahui jumlah artikel yang meneliti tentang hubungan stunting pada anak dan karies gigi sebanyak 30 artikel, artikel yang paling banyak di teliti pada tahun 2023 sebanyak 9 artikel atau sebesar (30%) sedangkan artikel yang paling sedikit pada tahun 2020 yaitu sebanyak 3 artikel atau sebesar (10 %).Sebagaimana dinyatakan dalam bagian hasil, temuan studi tentang signifikansi hubungan antara stunting pada masa kanak-kanak dan karies gigi sangat bervariasi. Kesimpulan: Stunting dan karies pada anak keduanya disebabkan oleh interaksi faktor risiko yang kompleks, termasuk pendidikan orang tua yang rendah, kualitas pola makan yang buruk, dan status sosial ekonomi keluarga yang rendah.
The effect of toothpaste containing gambier (Uncaria gambir Roxb.) 10% extract on decreasing dental plaque index Tuzzahra, Aquila Haya; Puspa Dewi, Siti Rusdiana; Meiliyanawaty, Rina
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 38, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkg.v38i1.63633

Abstract

Introduction: Dental plaque is a major etiological factor in various oral diseases, including dental caries and periodontitis, which are highly prevalent in Indonesia. Toothbrushing can reduce dental plaque accumulation through mechanical and chemical mechanisms. Gambier (Uncaria gambir Roxb.) has potential as an antibacterial agent in toothpaste because it contains catechins and tannins, which exhibit bacteriolytic and bacteriostatic activities. This study aimed to determine the effect of toothpaste containing 10% gambier (Uncaria gambir Roxb.) extract on the dental plaque index. Methods: This experimental study employed a pretest-posttest control group design and was conducted from January to March 2023. Sixty dental students from Sriwijaya University participated. The subjects were divided into two groups: a gambier toothpaste group and a fluoride toothpaste control group, with 30 subjects in each group. The subjects underwent a 21-day toothbrushing adaptation period using the Bass technique, after which the pretest plaque index was measured. Subjects then brushed their teeth for 2 minutes with either gambier toothpaste or fluoride toothpaste and fasted for 4 hours before the posttest plaque index was measured. The plaque index was assessed using the Turesky modification of the Quigley-Hein Plaque Index. We analyzed the data using paired and independent t-tests. Result: Both groups showed a significant reduction in the dental plaque index (p < 0.05). The mean difference between the pretest and posttest plaque indices was 0.677 in the 10% gambier extract toothpaste group and 0.270 in the fluoride toothpaste control group. The reduction in the dental plaque index was significantly greater in the gambier toothpaste group than in the fluoride toothpaste control group (p < 0.05). Conclusion: Toothpaste containing 10% gambier (Uncaria gambir Roxb.) extract significantly reduced the dental plaque index and demonstrated greater plaque-reducing effectiveness than the fluoride toothpaste used as the control.Efek penggunaan pasta gigi ekstrak Gambir (Uncaria gambir Roxb.) 10% terhadap penurunan indeks plak gigi: studi eksperimentalPendahuluan: Plak gigi merupakan penyebab utama berbagai penyakit rongga mulut, seperti karies dan periodontitis, yang merupakan penyakit rongga mulut dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Menyikat gigi dengan pasta gigi dapat mengurangi akumulasi plak gigi melalui metode mekanis dan kimiawi. Gambir (Uncaria gambir Roxb.) berpotensi sebagai antibakteri pada pasta gigi karena memiliki kandungan utama katekin dan tanin, yang bersifat bakteriolisis dan bakteriostatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek penggunaan pasta gigi ekstrak gambir (Uncaria gambir Roxb.) 10% terhadap penurunan indeks plak gigi. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain pretest-postest with control group, dilaksanakan bulan Januari – Maret 2023, dengan subjek sebanyak 60 orang mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Sriwijaya. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok pasta gigi gambir dan kelompok kontrol fluoride, dengan subjek sebanyak 30 orang untuk tiap kelompok. Subjek melakukan adaptasi cara menyikat gigi menggunakan teknik Bass selama 21 hari, lalu dilakukan pengukuran skor indeks plak pretest. Subjek menyikat gigi selama 2 menit menggunakan pasta gigi ekstrak gambir 10% atau fluoride, lalu berpuasa selama 4 jam sebelum dilakukan pengukuran skor indeks plak posttest. Skor indeks plak diukur menggunakan indeks plak Turesky-Glimore-Glickman modifikasi Quigley-Hein, dengan analisis data menggunakan uji t-test berpasangan & tidak berpasangan Hasil: Terdapat penurunan indeks plak gigi (p<0,05) pada kedua kelompok, dengan rerata penurunan 0,677 untuk kelompok pasta gigi gambir, dan 0,27 untuk kelompok pasta gigi kontrol fluoride. Penurunan indeks plak gigi pada kelompok pasta gigi gambir lebih besar dibandingkan dengan kelompok kontrol fluoride. Simpulan: Pasta gigi ekstrak gambir (Uncaria gambir Roxb.) 10% dapat menurunkan indeks plak gigi.