Dewi, Eltanin Kumala
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Peran Lintas Sektor dalam Pelaksanaan Posyandu Remaja Dewi, Eltanin Kumala; Jati, Sutopo Patria; Suryosaputro, Antono
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i3.1935

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui optimalisasi peran lintas sektor dalam pelaksanan posyandu remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan Scoping Review untuk menginvestigasi optimalisasi peran lintas sektor dalam pelaksanaan Posyandu Remaja. Pendekatan ini memungkinkan eksplorasi komprehensif terhadap literatur tanpa pembatasan desain penelitian. Identifikasi permasalahan kesehatan remaja, terutama di Posyandu Remaja, menjadi fokus utama. Pencarian literatur dilakukan dengan kata kunci tertentu di basis data seperti PubMed dan Google Scholar, dengan seleksi literatur berdasarkan kriteria inklusi. Hasil matriks review jurnal menggambarkan beragam temuan penelitian terkait Posyandu Remaja, melibatkan pelatihan kader, optimalisasi peran, pembentukan kader remaja, dan evaluasi program. Penelitian menunjukkan pelatihan kader berdampak positif pada pengetahuan dan keterampilan, membentuk posyandu remaja mandiri. Selain itu, penelitian menyoroti aspek input, proses, dan output pelaksanaan Posyandu Remaja serta dampak positif dan kendala yang dihadapi. Kader Posyandu Remaja memiliki peran penting dalam memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya remaja. Dengan kerja sama lintas sektor, Posyandu Remaja dapat efektif meningkatkan kesehatan remaja, mencegah stunting, dan memberdayakan masyarakat. Keseluruhan, penelitian ini mencerminkan pentingnya peran lintas sektor dalam mendukung kesuksesan Posyandu Remaja sebagai wadah pemberdayaan dan pencegahan kesehatan remaja.
BARRIERS TO THE IMPLEMENTATION OF THE YOUTH POSYANDU PROGRAM Dewi, Eltanin Kumala; Jati, Sutopo Patria; Suryoputro, Antono
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.22376

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis hambatan-hambatan yang ada dalam pelaksanaan Posyandu Remaja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur sistematis (SLR) untuk mensintesis temuan penelitian mengenai hambatan-hambatan pada Posyandu Remaja. Tinjauan ini mengikuti proses lima langkah yang terstruktur, dimulai dengan merumuskan pertanyaan penelitian dan fokus pada studi-studi relevan dari tahun 2019 hingga 2023. Proses ini melibatkan identifikasi, pemilihan, dan evaluasi artikel menggunakan basis data Google dan Google Scholar, serta perangkat lunak Publish or Perish untuk strategi pencarian. Kriteria utama mencakup publikasi dalam bahasa Indonesia, aksesibilitas teks lengkap, dan relevansi dengan tema hambatan pada Posyandu Remaja. Seleksi akhir mencakup 10 artikel yang memenuhi kriteria ini, memastikan analisis yang komprehensif tentang topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinjauan literatur terbaru mengenai program Posyandu Remaja mengungkapkan beberapa tantangan signifikan yang menghambat efektivitasnya. Masalah utama meliputi keterbatasan sumber daya, kurangnya keterlibatan pemangku kepentingan, dan dukungan serta infrastruktur yang tidak memadai. Dampak anemia pada remaja, terutama selama pandemi Covid-19, menyoroti perlunya intervensi kesehatan yang terarah. Untuk meningkatkan program Posyandu Remaja, pendekatan komprehensif diperlukan, dengan fokus pada peningkatan alokasi sumber daya, peningkatan keterlibatan pemangku kepentingan, dan penanganan masalah kesehatan spesifik seperti anemia. Penelitian dan evaluasi program yang berkelanjutan sangat penting untuk mengatasi hambatan-hambatan ini dan memastikan keberhasilan inisiatif kesehatan ini.