Nur Elviyani Sinaga
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan K3 di Pabrik Perkebunan Sawit: Literatur Review Nur Elviyani Sinaga; Tri Rahma Sintia; Rizka Aulia; Sri Hajijah Purba
Jurnal Anestesi Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v2i3.1203

Abstract

. Implementing a culture of safety or safe work in oil palm plantations is very difficult for the workforce, especially those with low education. The palm oil industry faces many risks, including heat exposure, heavy workloads, exposure to hazardous chemicals, fires, and accidents due to heavy equipment. OHS is still seen as a cost and not an investment to prevent work accidents in companies or industries. The purpose of this study was to summarize the journal and find important information about the implementation of OSH in palm oil mills. In writing this journal, a literature review approach was used. The journals used in this study came from journals accessed through Google Schoolar. The results showed that there are several factors that cause To conduct this research, the activities needed to identify risks in the work process, such as fire, fall risk, heat exposure, chemical exposure, and occupational accidents. To conduct this research, the necessary activities to identify risks in the work process at the.
Hubungan Intensitas Pencahayaan Terhadap Kelelahan Mata Pada Pegawai Kantor Di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumatera Bagian Utara Nur Elviyani Sinaga; Tri Niswati Utami
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1358

Abstract

Kelelahan mata merupakan kelelahan pada mata yang dirasakan oleh pekerja kantoran, terutama mereka yang bekerja menggunakan komputer dengan durasi yang lama tanpa beristirahat. Adapun faktor yang mempengaruhi keluhan ini salah satunya adalah intensitas pencahayaan di ruang kerja. Tujuan dalam kajian ini adalah guna mengetahui hubungan intensitas pencahayaan terhadap kelelahan mata pada pegawai kantor di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan metode analisis kuantitatif yang melibatkan 35 responden yang bekerja menggunakan komputer. Data dikumpulkan melalui pengukuran kelelahan mata dengan penyebaran kuesioner VFI (Visual Fatigue Index) kelelahan mata dan alat lux meter sebagai pengukuran pencahayaan. Hasil pengukuran intensitas pencahayaan menunjukkan bahwa sebagian besar ruangan kantor memiliki pencahayaan di bawah standar Permenaker No. 5 Tahun 2018, yaitu 300 lux. Tercatat intensitas pencahayaan yang tidak sesuai standar ada paling rendah dari 143 lux sampai 227,6 lux. Sementara itu, hasil pengisian kuesioner menunjukkan bahwa dari 35 responden, yang merasakan keluhan kelelahan mata berjumlah 31 responden dengan persentase 88,6%, dan sebanyak 4 pegawai dengan persentase 11,4% tidak mengalami kelelahan mata. Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan antara intensitas pencahayaan dengan keluhan kelelahan mata dengan P-value 0,029 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa semakin rendah pencahayaan, semakin tinggi tingkat kelelahan mata. . Oleh sebab itu, diperlukan evaluasi dan perbaikan sistem pencahayaan di lingkungan kerja agar tercipta kenyamanan visual dan peningkatan produktivitas kerja pegawai.