Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRADISI PENANAMAN POHON BAGI PENGANTIN DI DESA PASUNG SEBAGAI RESOLUSI KONFLIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL Widiawati, Riesti
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkrk.v5i2.47128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pola penyelesaian konflik berbasis kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat Desa Pasung Klaten. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah desain penelitian kualitatif. Kearifan lokal dikaji sebagai basis dalam penelitian ini, khususnya dalam upaya penyelesaian konflik atau sebagai resolusi konflik pada masyarakat Desa Pasung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam dengan beberapa narasumber, studi literatur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kearifan lokal yang ada pada masyarakat Desa Pasung dalam pemanfaatan lahan di sekitar persawahan maupun perkebunan berupa penanaman pohon buah nangka maupun pohon munggur menjadi resolusi konflik dalam menyelesaikan sengketa antara pemilik tanah dengan pemerintahan Desa.  Sebab kini masyarakat telah merasakan dampak positif dari adanya kegiatan tersebut yang mengangkat perekonomian masyarakat setempat dan mengubah Desa Pasung dari Desa miskin ekstrem menjadi desa agrowisata yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kemudian munculnya tradisi mewajibkan masyarakat Desa Pasung yang akan menikah untuk menanam pohon sebanyak dua buah menjadi kearifan lokal yang hingga saat ini masih dijaga dan memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat. This study aims to identify and examine patterns of conflict resolution based on local wisdom in the life of the people of Pasung Klaten Village. The method used in this research is a qualitative research design. Local wisdom is studied as a basis in this research, especially in efforts to resolve conflicts or as conflict resolution in the Pasung Village community. The data collection technique used in this study was through in-depth interviews with several sources, literature studies, observation, and documentation. The results of this study indicate that the local wisdom that exists in the Pasung Village community in the use of land around rice fields and plantations in the form of planting jackfruit and mulberry trees is a conflict resolution in resolving disputes between landowners and the village government. Because now the community has felt the positive impact of this activity which has lifted the local community's economy and changed Pasung Village from an extreme poor village to an agro-tourism village that has high economic value. Then the emergence of a tradition obliging the people of Pasung Village who are getting married to plant two trees has become local wisdom which is still maintained today and provides benefits to the community's economy.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP AL ISLAM KLATEN PADA MATA PELAJARAN IPS Widiawati, Riesti; Ginanjar, Asep
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v6i2.1807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui minat belajar siswa kelas VIII di SMP Al Islam Klaten pada mata pelajaran IPS. 2) mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat belajar siswa kelas VIII di SMP Al Islam pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 14 orang siswa dan guru mata pelajaran IPS. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar siswa kelas VIII di SMP Al Islam Klaten pada mata pelajaran IPS masih tergolong rendah. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa kelas VIII di SMP Al Islam Klaten adalah faktor internal, 1) kurangnya motivasi yang dimiliki siswa kelas VIII dalam belajar, 2) Sikap siswa yang kurang peduli terhadap guru dan mata pelajaran yang diajarkan oleh guru, 3) kesehatan jasmani berupa kelelahan dan sakit membuat siswa kurang berminat terhadap mata pelajaran IPS. Sedangkan faktor eksternal yakni meliputi 1) lingkungan sekolah, strategi mengajar guru, relasi guru dengan siswa, dan fasilitas sekolah, 2) faktor teman sebaya berupa aktivitas yang dilakukan siswa selama kegiatan belajar berlangsung, 3) faktor perhatian dari orang tua yang meliputi relasi orang tua dengan anak, suasana rumah, dan kondisi ekonomi keluarga. This research aims to 1) determine the learning interest of class VIII students at SMP Al Islam Klaten in social studies subjects. 2) describe what factors influence the learning interest of class VIII students at SMP Al Islam in social studies subjects. This research uses a qualitative approach with descriptive research type. The subjects in this research were all 14 class VIII students and social studies teachers. The data collection techniques used in this research are interviews, observation and documentation. The results of the research show that class VIII students' interest in learning at SMP Al Islam Klaten in social studies subjects is still relatively low. The factors that influence class VIII students' interest in learning at SMP Al Islam Klaten are internal factors, 1) the lack of motivation that class VIII students have in studying, 2) the attitude of students who care less about teachers and the subjects taught by teachers, 3 ) physical health in the form of fatigue and illness makes students less interested in social studies subjects. Meanwhile, external factors include 1) the school environment, teacher teaching strategies, teacher and student relations, and school facilities, 2) peer factors in the form of activities carried out by students during learning activities, 3) attention factors from parents which include parent relations. with children, home atmosphere, and family economic conditions.