Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keefektifan Konsumsi Ekstrak Curcuma Aeruginosa Terhadap Perubahan Lochea Pada Ibu Post Partum Di BPM Amirul Bangsal Mojokerto: The Effectiveness of Consumption of Curcuma Aeruginosa Extract on Lochea Changes in Post Partum Mothers at BPM Amirul Bangsal Mojokerto Sa’diya, Lida Khalimatus; Wahyuningrum, Tria
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 2 No. 2 (2016): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/mid.v2i2.865

Abstract

Childbed period is a reversion of reproductive organs as before pregnancy. Proces modification lochea need more nutrient essences. The contents of extra curcuma aeureginosa (black temu) is belived can accelerate expulsion of lochea blood. Purpose of this research for analysis the effectiveness consumtion of extract curcuma aeruginosa for changes lochea to postpartum woman. Design used in this research is Quasi-eksperiment with approach method Non-Equivalen control group or non-randomized control group postes design. Population of research are women who bear at BPM Amirul Mojokerto. Technique take a data is consecutive sampling. Sub respondent to each groups are 11 respondent. Lochea changes quickly in seventh day to be serosa lochea, normal if in seventh day to be sanguilenta lochea, slowly if in seventh day still rubra lochea. Analysis data with dengan crosswise tabulation and Fisher test. The change of lochea with quickly more happen in experiment group that are 5 people (45%) compared in control group. The result of statistic if there is not effect after cosumtion extract curcuma aeruginosa to lochea change in postpartum women (p=0.125). For further research should increase the number of respondents
SENTUHAN KASIH IBU SEBAGAI UPAYA STIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA DI DESA SIDOREJO KEC. JETIS MOJOKERTO Sa’diya, Lida Khalimatus
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.206

Abstract

Faktor penentu bagi perkembangan anak baik fisik maupun mental adalah peran orang tua, terutama peran seorang ibu, karena ibu adalah pendidik pertama dan utama bagi anak-anak yang dilahirkan sampai dia dewasa. Salah satu faktor dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak adalah dengan memberikan stimulasi. Terapi pijat memiliki banyak sekali manfaat, Manfaat Pijat bagi bayi dan balita diantaranya Meningkatkan berat badan hingga 20% dibandingkan bayi yang tidak dipijat, Meningkatkan daya tahan tubuh sehingga membantu bayi lebih tahan terhadap penyakit, Tidur Lebih Nyenyak dengan merangsang produksi melatonin, yang berperan dalam siklus tidur dan Merangsang Fungsi Pencernaan seperti konstipasi, serta meningkatkan metabolisme dan distribusi nutrisi ke sel-sel tubuh. Berdasarkan latar belakang masalah di atas dan mengingat pentingnya tumbuh kembang bagi anak, maka menarik untuk dilakukan pengabdian masyarakat tentang edukasi orang tua untuk stimulasi tumbuh kembang anak bayi dan balita dengan terapi pijat.
Pengaruh Pelatihan Pijat Bayi Terhadap Ketrampilan Ibu Dalam Melakukan Pijat Bayi Di Desa Sidorejo Kec. Jetis Mojokerto Sa’diya, Lida Khalimatus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17821

Abstract

Proses tumbuh kembang bayi dan balita sangat dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan utamanya. Kebutuhan utama itu dikenal pula dengan istilah triple A, yakni : kebutuhan gizi (asuh), kebutuhan emosi dan kasih sayang (asih), dan kebutuhan stimulasi dini (asah) . Stimulasi tumbuh kembang yang baik dapat diberikan oleh orang tua kepada anaknya mulai dari bayi. Stimulasi atau rangsangan yang baik untuk anak dapat diberikan oleh orang tua untuk perkembangan potensinya secara maksimal (Andriana, 2013). Salah satu bentuk stimulasi yang selama ini dilakukan masyarakat adalah dengan pijat. Pijat bayi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya cara untuk memperkuat ikatan batin dan meningkatkan kulitas tidur bayi usia 3 – 6 bulan hal ini sejalan dengan penelitian Penelitian yang dilakukan (Hartanti, 2019). Bahwa terdapat pengaruh yang siginifikan dari pemberian pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi pada usia 1–6 bulan. Peneliti menemukan kualitas tidur bayi terlihat meningkat dimana setelah dilakukan pijat bayi, kualitas tidur bayi menurun dari 11 bayi (31,4%) menjadi 2 bayi (5,7%). Berdasarkan hasil penelitian pada ibu kelompok intervensi setelah diberikan pelatihan pijat bayi di dapatkan 90 % ibu kentrampilannya meningkat lebih baik dan 10 % ketrampilan belum ada perubahan. Sedangkan pada ibu kelompok kontrol yang tidak diberikan pelatihan dengan melihat video pijat bayi di dapatkan 60% ibu meningkatkan ketrampilannya dan 40 % tidak meningkat ketrampilan pijat bayinya. Hasil probabilitas P (1) sebesar 0,000185. Uji Chi Square Nilai P (V) adalah 0,004 artinya secara statistik pelatihan pijat bayi dapat meningkatkan ketrampilan ibu dalam memijat bayi.