This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Sipil
Hidayat, Wahyu Handoyono
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH VARIASI PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU DAN LATEX SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN MORTAR POLIMER Mulyadi, Asri; Asrullah, Asrullah; Darma, Surya; Hidayat, Wahyu Handoyono; Hertanto, Rusdian
Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Civil Engineering Study Program Faculty of Engineering, University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/tekniksipil.v13i2.1078

Abstract

Mortar Polimer adalah material bangunan yang dibentuk melalui proses rekayasa komposit beton klasik dan polimer. Usaha pengembangan mortra polimer telah dilakukan di negara maju. Sampai sekarang pengembangan mortar polimer masih berlangsung untuk mengurangi penggunaan semen, dalam rangka mengantisipasi pemanasan global. Dalam penelitian ini saya akan memanfaatkan abu ampas tebu dan latex sebagai bahan perekat pengganti semen sehingga dihasilkan mortal yang kuat dalam waktu yang lebih singkat. Permasalahan yang akan di bahas dalam penelitian ini adalah diharapkan dengan abu ampas tebu sebagai pengganti semen dan latex sebagai perekat pada campuran mortar dapat memperbaiki kualitas dari mortar itu sendiri. Penelitian ini dilaksanakan dalam skala laboratorium dengan tahapan-tahapan disesuaikan dengan literatur sehingga di dapat hasil yang dapat memperbaiki kualitas dari mortar itu sendiri. Batasan masalah dalam penelitian ini adalah pemanfaatan limbah abu ampas tebu sebagai pengganti semen untuk campuran mortar dengan variasi campuran 0%, 6%, 9% dan 12% dari berat semen, penambahan latex sebagai perekat untuk campuran mortar dengan variasi campuran 0%, 6%, 9% dan 12% dari komposisi air, karakterisasi pengujian pada campuran mortar tersebut yang meliputi pengujian kuat tekan mortar. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis tentang pengujian mortar dengan variasi campuran abu ampas tebu dan latex, maka dapat di tarik kesimpulan bahwa nilai kuat tekan mortar normal (MN) pada umur 28 hari yaitu 1,28 kg/cm2, nilai kuat tekan mortar yang di campur dengan limbah abu ampas tebu dan latex (MAL6%) pada umur 28 hari yaitu 0,72 kg/cm2, nilai kuat tekan mortar yang di campur dengan limbah abu ampas tebu dan latex (MAL9%) pada umur 28 hari yaitu 0,68 kg/cm2, nilai kuat tekan mortar yang di campur dengan limbah abu ampas tebu dan latex (MAL12%) pada umur 28 hari yaitu 0,49 kg/cm2. Dalam studi ini, limbah abu ampas tebu sebagai pengganti semen dan latex sebagai perekat kurang baik digunakan sebagai material bahan pengganti pada campuran mortar.
Analisa Kuat Tekan Beton K 300 Dengan Penambahan SikaCim Concrete Trisnawati, Ice; Hidayat, Wahyu Handoyono; Ismail, Ayu; Korizon, Korizon
Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Civil Engineering Study Program Faculty of Engineering, University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/tekniksipil.v13i2.1084

Abstract

Perkembangan industri beton di Indonesia sangatlah maju dan berkembang. semakin meningkatnya pembangunan di suatu negara maka penggunaan material konstruksi menjadi semakin meningkat. SikaCim Concrete additive adalah obat beton/admixture high range water reducing yang diformulasikan khusus untuk industri beton. Water reducing dan superplasticizer yang sangat efektif untuk mempercepat proses pengerasan dengan karakteristik workability tinggi pada beton. Penelitian-penelitian telah banyak dilakukan untuk memperoleh suatu penemuan alternatif penggunaan konstruksi karena beton merupakan unsur yang sangat penting, mengingat fungsinya sebagai salah satu pembentuk struktur yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Beton adalah material konstruksi yang pada saat ini sudah sangat umum digunakan. Pentingnya peranan konstruksi beton menuntut suatu kualitas beton yang memadai. Salah satu faktor yang harus dijaga untuk mencapai tujuan pengelolaan tersebut adalah penggunaan material konstruksi yang baik. Karena struktur beton praktis selalu ada disetiap infrastruktur di Indonesia, maka penelitian untuk menemukan kualitas beton yang lebih baik dan lebih tepat sesuai dengan kebutuhan harus selalu dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetetahui kuat tekan beton dengan penambahan SikaCim Concrete pada mutu beton K 300. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah SNI 63- 2834-2000 tata cara pembuatan campuran beton normal. Kesimpulan dari hasil pengujian didapat nilai kuat tekan beton normal (BN) umur 28 hari sebesar 301,38 kg/cm2 lebih besar dari kuat tekan beton rencana yaitu 300 kg/cm2 dan nilai kuat tekan beton terbesar dengan penambahan SikaCim Concrete sebesar 2,0% (BSC.2,0) umur 28 hari sebesar 329,33 kg/cm2.
ANALISIS PENGARUH VARIASI PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU DAN EPOKSI RESIN TERHADAP MUTU BETON K250 Hidayat, Wahyu Handoyono; Mulyadi, Asri; Anggrainy, Rita; Hardewo, M Egal
Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Civil Engineering Study Program Faculty of Engineering, University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/tekniksipil.v14i1.1265

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan cara membuat benda uji (sampel) dilaboratorium Test bahan dan Struktur Sipil Fakultas Teknik Universitas Palembang. Benda uji dalam penelitian ini adalah beton normal yang menggunakan bahan semen baturaja, pasir tanjung raja, batu pecah sebai agregat kasar dengan variasi campuran ukuran seragam (25 mm, 19 mm, 12,5 mm), air PDAM dari instalasi yang ada di laboratorium, limbah abu ampas tebu, dan epoksi resin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton yang menggunakan limbah abu ampas tebu sebagai pengganti semen dengan variasi tertentu, dan penambahan epoksi resin.Bertujuan juga untuk mengetahui nilai optimal kuat tekan beton pada beton dari variasi penggunaan limbah abu ampas tebu dan eposi resin dengan menggunakan faktor air semen yang telah ditentukan dalam perencanaan campuran beton. Bahwa slump yang di capai mulai dari beton normal (BN), beton dengan limbah abu ampas tebu 10%, 20%, 30%, dan epoksi resin 3%, 6%, 9% masih memenuhi slump yang disyaratkan antara 60 – 100. Nilai kuat tekan yang di capai oleh beton normal (BN) pada umur 28 hari di dapat kuat tekan 253,62 kg/cm2. Nilai kuat tekan yang di capai oleh beton dengan Limbah abu ampas tebu 10% dan epoksi resin 3% dari semen (BA10%+3%) kuat tekan pada umur 28 hari di dapat 215,88 kg/cm2. Nilai kuat tekan yang di capai oleh beton dengan Limbah abu ampas tebu 20% dan epoksi resin 6% dari semen (BA20%+6%) kuat tekan pada umur 28 hari di dapat 161,53 kg/cm2. Nilai kuat tekan yang di capai oleh beton dengan Limbah abu ampas tebu 30% dan epoksi resin 9% dari semen (BA30%+9%) kuat tekan pada umur 28 hari d idapat 158,51 kg/cm2.