Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan (Studi pada Taman Meohai Kel. Punggaloba Kec. Kendari Barat Kota Kendari) Amelia, Wa Ode Melinda; Putri, Tryantini Sundi; Tamburaka, Romy Suryaningrat Edwin; Rachman, Ranno Marlany
MEDIA KONSTRUKSI Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i4.47196

Abstract

RTH Taman Meohai Merupakan taman yang berlokasi di kelurahan punggaloba, Dalam pemanfaatannya, Ruang Terbuka Hijau Taman Meohai di gunakan sebagai taman bermain anak dan juga tempat refleksi untuk sebagian masyarakat. Jika ruang terbuka hijau taman meohai tidak di perhatikan dan di atur dengan baik maka dapat menimbulkan hal-hal negatif sehingga perlu di butuhkan pengelolaan yang baik dari pemerintah terhadap keberadaan RTH taman meohai berdasarkan fungsi esktrinsiknya tentang fungsi terhadap sosial dan budaya, fungsi estetika, dan fungsi ekonomi, seperti yang tertera di pada Peraturan Menteri PU Nomor.05/PRT/M/2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan RTH taman meohai berdasarkan Permen PU No. 5/PRT/M/2008 serta mengetahui pengelolaan RTH taman meohai. Dalam penelitian ini memakai metode analisis campuran (kuantitatif dan kualitatif) dengan kuesioner, wawancara ke masyarakat, dan melakukan observasi langsung untuk mendapatkan data dan informasi yang menunjang tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa RTH Taman Meohai dapat dikatakan layak menurut Permen PU Nomor 5 Tahun 2008 dan di kategorikan sebagai taman kelurahan. RTH Taman Meohai memiliki Koefisien Daerah Hijau (KHD) sebesar 87% pihak yang terlibat dalam pengelolaan taman meohai diantaranya pemeritah kota kendari sebagai pengelola taman yaitu dinas pertamanan dan kebersihan.
Analisis Regresi Pengaruh Beban Kerja Auditor Terhadap Kualitas Hasil Audit Inspektorat Daerah Kabupaten Kolaka Utara Ramadhani, Ahmad; Tamburaka, Romy Suryaningrat Edwin; Arsyad, La Ode Muhamad Nurrakhmad
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2189

Abstract

Kualitas hasil audit merupakan indikator utama efektivitas pengawasan internal pemerintah daerah, terutama di tengah meningkatnya kompleksitas pengawasan dan keterbatasan sumber daya auditor. Auditor sektor publik menghadapi tekanan berupa jumlah penugasan, batasan waktu, dan kompleksitas pemeriksaan yang berpotensi memengaruhi kualitas hasil audit. Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris pengaruh beban kerja auditor terhadap kualitas hasil audit pada Inspektorat Daerah Kabupaten Kolaka Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada auditor, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana yang didahului pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas hasil audit, serta model regresi dinyatakan layak secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja secara proporsional dapat meningkatkan kualitas audit dan memperkuat fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di tingkat daerah.
Efektivitas Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Kabupaten Kolaka Utara Dalam Mendukung Kinerja Pengawasan Internal : Studi Deskriptif Kualitatif Berbasis Dokumen Ramadhani, Ahmad; Tamburaka, Romy Suryaningrat Edwin; Arsyad, La Ode Muhamad Nurrakhmad
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2333

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Kabupaten Kolaka Utara dalam mendukung kinerja Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis analisis dokumen terhadap dokumen perencanaan pembangunan, laporan pelaksanaan kegiatan, laporan kinerja instansi pemerintah (LKjIP), serta data evaluasi internal kelembagaan. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian dokumen menunjukkan adanya peningkatan keterpenuhan sarana kerja, optimalisasi tata ruang pengawasan, serta perbaikan capaian indikator kinerja tertentu seperti ketepatan waktu penyelesaian laporan hasil pengawasan dan intensitas koordinasi internal. Pembangunan gedung dinilai mendukung penguatan fungsi kelembagaan pengawasan daerah. Secara ilmiah, penelitian ini memberikan kontribusi konseptual mengenai pentingnya dukungan infrastruktur fisik sebagai faktor pendukung kinerja organisasi pengawasan pemerintah daerah.