Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Unit Cost Layanan Hemodialisis dengan Pendekatan Activity-Based Costing sebagai Strategi Peningkatan Laba Rumah Sakit Margina, Rista Agustin; Prena, Gine Das
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i4.3617

Abstract

Penyakit katastrofik adalah penyakit yang memerlukan pembiayaan tinggi, dan apabila disertai komplikasi akan mengakibatkan ancaman hingga membahayakan jiwa. Salah satu penyakit katastrofik yang menjadi fokus pembiayaan jaminan kesehatan yaitu gagal ginjal. Hemodialisis adalah salah satu terapi pengganti ginjal pada penyakit ginjal kronik dengan menggunakan alat khusus. Salah satu metode pembiayaan tindakan hemodialisis adalah dengan program Jaminan Kesehatan Nasional. Rumah Sakit sebagai provider pelayanan kesehatan peserta JKN berkepentingan dengan besaran tarif INACBGs. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan, terdapat perubahan tarif untuk layanan hemodialisis. Dengan adanya perubahan tarif saat ini, layanan single-use dan re-use dibedakan menjadi 2 tarif yang berbeda (tarif layanan hemodialisis re-use adalah 85% dari tarif layanan hemodialisis single-use). Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Siloam Bali. Data yang diambil merupakan data sekunder yang berasal dari Divisi Finansial Rumah Sakit Siloam Bali, Departemen Rekam Medis Rumah Sakit Siloam Bali, dan Departemen Hemodialisis Rumah Sakit Siloam Bali selama periode bulan Januari-April 2023. Data yang dikumpulkan dan hipotesis yang dirumuskan pada penelitian ini akan diujikan dengan menggunakan metode uji MANOVA (Multivariate Analysis of Variance), menggunakan software SPSS. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan total cost pada pelayanan hemodialisis re-use dan single use, terdapat perbedaan signifikan total tarif INACBGs per pasien pada pelayanan hemodialisis re-use dan single use, dan tidak terdapat perbedaan signifikan selisih tarif INACBGs dengan total cost pada pelayanan hemodialisis re-use dan single use.
Unit Cost Analysis of Haemodialysis Services By Activity Based Costing Approach as a Strategy For Increasing Hospital Profits Margina, Rista Agustin; Prena, Gine Das
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 6 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i6.1193

Abstract

One of the catastrophic diseases that is the focus of health insurance financing is kidney failure. Haemodialysis is a type of kidney replacement therapy for chronic kidney disease using special equipment. One method of financing haemodialysis procedures is the National Health Insurance Program. Hospitals, as health service providers for JKN participants, have an interest in the INACBG rates. Based on the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 3 of 2023 concerning Health Service Tariff Standards in the Implementation of the Health Insurance Program, there are changes to tariffs for haemodialysis services. With the current tariff changes, single-use and re-use services are divided into two different tariffs. The research was conducted at Siloam Hospital Bali. The data taken is secondary data originating from the Financial Division of Siloam Hospital Bali, the Medical Records Department of Siloam Hospital Bali, and the Haemodialysis Department of Siloam Hospital Bali during the period January–April 2023. The data collected and the hypothesis formulated in this research will be tested using the MANOVA (Multivariate Analysis of Variance) test method, using SPSS software. The research results show that there is a significant difference in total costs for re-use and single-use haemodialysis services; there is a significant difference in the total INACBG rates per patient for re-use and single-use haemodialysis services and there is no significant difference in the difference between INACBG rates and total costs in re-use and single-use haemodialysis services.