Wina Lidiya, Wina Lidiya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENDORONG WISATAWAN UNTUK BERKUNJUNG KE KABUPATEN GARUT, JAWA BARAT Wina Lidiya, Wina Lidiya; Mulyana, Asep
Management and Entrepreneurship Journal Vol 6 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56244/manners.v6i2.722

Abstract

ABSTRAKSektor pariwisata di Indonesia menjadi salah satu sektor industri yang berpotensi besaruntuk terus dikembangkan. Mengingat kekayaan alam yang terhampar luas sertakeragaman dan keunikan kebudayaan Indonesia merupakan komponen penting dalampariwisata Tidak mengherankan jika industri pariwisata Indonesia menjadi salah satupenghasil devisa negara terbesar. Di samping itu, sektor pariwisata juga mampu berperanuntuk menghidupkan sektor perekonomian lainnya, serta menyediakan lapangan pekerjaanbagi masyarakat. Bank Indonesia (BI) menyebut pariwisata merupakan sektor yang palingefektif meningkatkan devisa Indonesia. Salah satu alasannya adalah sumber daya yangdiperlukan untuk pengembangan pariwisata terletak di dalam negeri. Penelitian inimenggunakanometode penelitianydeskriptif kuantitatif dengan menggunakanpendekataneeksploratif metode penemuan dengan mengumpulkan data, mensintesis,mengelola dan menganalisis data yang diperoleh. Berdasarkan rumusan masalah, makatujuanipenelitianoyang diharapkan dalam penelitian ini adalah “Untuk mengetahui faktorfaktoroapa saja yang menjadi pendoronggpotensi objek wisata di Kabupaten Garut.”Mengenai analisis faktor yang mendorong wisatawan untuk berwisata di Kabupaten Garut,maka peneliti menarik simpulan bahwa: 1. faktor-faktor yang mendorong wisatawan untukberwisata di Kabupaten Garut dengan proses reduksi yaitu terdapat 4 faktor terbentuk: a.faktor personal (kepentingan pekerjaan, biaya yang diperlukan relatif murah, atribut yangmenarik, tersedianya transportasi umum menuju objek, fasilitas lengkap, mudahnya aksesjalan, kebersihan tempat, keamanan objek wisata, keamanan dan budaya warga setempat)b. faktor kebudayaan (apresiasi kesenian, kuliner yang disediakan beragam dan menarik,mengisi waktu luang, lokasi yang mudah dijangkau, mentafakuri alam) c. faktor psikologis(menenangkan diri/pikiran, kesejukan udara, keindahan pemandangan alam, spot foto yangmenarik) d. faktor sosial (ajakan teman/keluarga) 2. Dari 4 faktor yang terbentuk hanyaada 3 faktor yang memiliki nilai korelasi tertinggi yaitu faktor personal, kebudayaan dansosial.Kata Kunci: Sektor Pariwisata, Objek Wisata