ABSTRACT Education plays a crucial role in the advancement of a nation, including Indonesia, which continuously updates its curriculum to align with the demands of the times and student needs. In the context of Akidah Akhlak learning at Madrasah Aliyah Bustanul Ulum Jayasakti, student learning motivation remains a significant challenge due to monotonous teaching methods and limited use of technology. This study aims to enhance students’ learning motivation by implementing technology-based learning media such as interactive PowerPoint, Wordwall, and game-based learning. The research employed a classroom action research method with a quantitative approach, involving 36 students of class X-1 as research subjects. The study was conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected through observation, tests, and interviews, then analyzed descriptively using statistical methods. The results showed an increase in students’ learning motivation exceeding 80%, evidenced by greater active participation and enthusiasm during the learning process. In conclusion, integrating technology in Akidah Akhlak learning effectively improves student motivation while positively impacting their engagement and understanding of the material. This study recommends further development of technology-based teaching methods to enhance the quality of religious education and overall learning motivation in the future. ABSTRAK Pendidikan yang maju menjadi kunci kemajuan sebuah negara, termasuk Indonesia yang terus melakukan pembaruan kurikulum untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa. Dalam konteks pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Bustanul Ulum Jayasakti, motivasi belajar siswa masih menjadi tantangan utama akibat metode pembelajaran yang cenderung monoton dan minimnya pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti PowerPoint interaktif, Wordwall, dan game-based learning. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan siswa kelas X-1 sebanyak 36 orang sebagai subjek penelitian. Pelaksanaan penelitian terdiri dari dua siklus dengan tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa hingga mencapai lebih dari 80%, terbukti dari peningkatan partisipasi aktif dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Kesimpulannya, integrasi teknologi dalam pembelajaran Akidah Akhlak efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, sekaligus memberikan dampak positif terhadap keterlibatan dan pemahaman materi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan dan motivasi belajar secara umum di masa depan.