Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Psikologis Ibu Hamil Terhadap Kejadian Hiperemesis Gravidarumse Murniati, Ika Azdah; Waresa, Kurnia Vera; Ilmi, Muh. Ashril
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4674

Abstract

Hiperemesis gravidarum (HG) adalah kondisi mual dan muntah yang berlebihan selama kehamilan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan kualitas hidup ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau hubungan antara faktor psikologis, seperti depresi, kecemasan, dan stres, dengan kejadian HG melalui analisis studi literatur. Literatur diperoleh dari database PubMed dan Google Scholar, dengan kriteria inklusi penelitian yang relevan yang dipublikasikan dalam 5 tahun terakhir. Dari 12 studi yang diidentifikasi, hasil menunjukkan bahwa faktor psikologis secara signifikan berhubungan dengan peningkatan risiko HG. Depresi dan kecemasan, terutama jika telah ada sebelum kehamilan, ditemukan meningkatkan risiko HG. Selain itu, stres berperan dalam memperburuk gejala HG, yang dapat terkait dengan perubahan hormonal seperti peningkatan kadar kortisol. Oleh karena itu, pendekatan multidisiplin yang mencakup evaluasi psikologis dan intervensi yang tepat sangat diperlukan untuk pencegahan dan penanganan HG. Temuan ini menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap kesehatan mental ibu hamil dalam upaya untuk mengurangi risiko HG. Hyperemesis gravidarum (HG) is a condition of excessive nausea and vomiting during pregnancy that can negatively impact the health and quality of life of pregnant women. This study aims to review the relationship between psychological factors, such as depression, anxiety, and stress, with the incidence of HG through an analysis of literature studies. The literature was obtained from the PubMed and Google Scholar databases, with the inclusion criteria of relevant studies published in the last 5 years. Of the 12 studies identified, the results showed that psychological factors were significantly associated with an increased risk of HG. Depression and anxiety, especially if they had existed before pregnancy, were found to increase the risk of HG. In addition, stress plays a role in worsening HG symptoms, which can be related to hormonal changes such as increased cortisol levels. Therefore, a multidisciplinary approach that includes psychological evaluation and appropriate intervention is needed for the prevention and management of HG. These findings emphasize the importance of special attention to the mental health of pregnant women in an effort to reduce the risk of HG.