Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Control System UV-C Lamp and Room Temperature Based Internet of Things Rosad, Fitratur Farhan; Mudzakkir Ridwan, Azwar; Faroqi, Adam
CoreID Journal Vol. 2 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : CV. Generasi Intelektual Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60005/coreid.v2i1.28

Abstract

At the beginning of 2020, the world was shocked by the emergence of a new virus, Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-nCoV- 2) and the name of the disease is Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Common symptoms of COVID-19 are acute respiratory distress, fever, cough and shortness of breath. One of the efforts to overcome the transmission of COVID-19 is by sterilizing the room. This research designs an automatic room sterilization device using UV-C lamps that can be controlled using the Blynk application. There are 2 working principles of this tool, namely automatic, the lamp will turn on according to a predetermined setpoint and manual, the lamp will turn on manually like a normal lamp. Hardware used to make this tool are NodeMCU ESP8266, DHT11 sensor, PIR sensor, UV-C lamp, and Relay. As for the software used are Arduino IDE and Blynk Application. This research has 3 tests, the first is testing the lamp automation system where the UV-C lamp response is in accordance with the notification in the Blynk application. The second test is a human detection system with a PIR sensor where the sensor can detect with a maximum radius of 5m. The third test of room temperature monitoring system with DHT11 sensor with digital thermometer comparison tool. The average error value is 0.88% with the accuracy of the DHT11 sensor of 99.12%
Rancang Bangun Prototipe Monitoring Dan Controlling Penggunaan Air Di Perumahan Berbasis IoT Ridwan, Azwar Mudzakkir; Arbian, Adlian Tsaltsa; Nurmalasari, Rin Rin
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 21 No 2 (2023): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/epsilon.v21i2.107

Abstract

Sistem monitoring dan controlling penggunaan air pada saat ini masih menggunakan alat konvensional, dimana pengguna tidak dapat mengecek dan mengontrol air yang digunakan secara jarak jauh. Era teknologi yang berkembang semakin pesat menuntut manusia untuk melakukan berbagai inovasi yang bisa mempermudah suatu pekerjaan tanpa mengurangi keakurasian hasil. Penelitian ini telah membuat sistem yang dapat melakukan pengambilan data debit air dan total penggunaan air. Selain itu, sistem ini juga dapat melakukan control penggunaan air secara otomatis. Mikrokontroller yang digunakan adalah ESP32 karena dapat dikoneksikan ke internet. Platform IoT yang digunakan adalah Ubidots sebagai penampil pada sistem monitoring. Alat yang dibuat dapat berjalan dengan baik dengan hasil uji didapatkan Pada pengujian ini didapatkan hasil pada bukaan keran 10o didapatkan debit air sebesar 0,006 Liter/detik dan pada bukaan keran 80o didapatkan nilai 0,216 Liter/detik. Nilai pada bukaan keran ini sama dengan posisi 600 dan 700. alasan didapat nilai berikut karena pada bukaan 600 tekanan air yang mengalir sudah full sehingga Ketika diposisi 700 dan 800 masih memiliki debit yang sama. Selanjutnya pengujian dilakukan dengan membandingkan antara nilai yang dihasilkan oleh serial monitor dan hasil pengukuran manual menggunakan gelas ukur. Dari hasil pengujian ini didapatkan nilai selisih rata – rata pada 0,188 Liter. Selisih ini didapat dari adanya kebocoran pada selang yang masuk ke penampungan sehingga ikut terukur. Cloud ubidots mampu menampilkan data debit, volume total penggunaan dan grafik pemakaian.
Sistem Kendali Fuzzy Logic untuk Kestabilan pH dan EC Nutrisi Pada Hidroponik Ridwan, Azwar Mudzakkir; Milah, Ahmad Saepul; Kamelia, Lia; Renaldi Gunawan, Muhammad Rifki
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.002

Abstract

Bidang pertanian adalah salah satu bidang yang berkembang pesat saat ini salah satunya yaitu metode tanam hidroponik yang sangat cocok dilakukan di lahan yang minim.  Nilai pH dan nutrisi air harus dijaga pada metode tanam hidroponik karena sangat mempengaruhi pada pertumbuhan dan kualitas tanaman, sehingga dibutuhkan sebuah sistem untuk menjaga kestabilan nilai pH dan nutrisi tersebut. Dalam penelitian ini mengimplementasikan sistem kendali untuk menjaga kestabilan nilai pH dan EC Nutrisi pada hidroponik menggunakan fuzzy logic dan IoT. Terdapat 2 buah sensor yang digunakan diantaranya sensor pH dan sensor TDS yang diletakkan di tangki hidroponik, 3 buah solenoid valve sebagai aktuator, dan monitoring sistem menggunakan metode IoT dengan aplikasi Blynk. Fuzzy logic yang diterapkan pada sistem ini digunakan sebagai program untuk mengendalikan aktuator dalam mengalirkan pH up, pH down, dan AB Mix ke dalam tangki hidroponik. Dari hasil pengujian yang dilakukan menggunakan metode fuzzy logic menghasilkan nilai pH dan EC cukup stabil dikarenakan setiap 12 jam kadar pH dan EC (ppm) selalu mendekati set point. Nilai pH yang didapat bernilai 7 dengan akurasi 99% dan EC bernilai 1050 dengan akurasi sebesar 98,7%. Penggunaan metode IoT dapat dikatakan efektif dikarenakan proses monitoring dapat dilakukan secara real time melalui tampilan di smartphone.
Desain dan Implementasi Sistem Instrumentasi Aliran Fluida Berbasis Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) dan dan Programmable Logic Controller (PLC) Hasna Humaira, Raden Roro; Zaki Hamidi, Eki Ahmad; Ridwan, Azwar Mudzakkir
ISTEK Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/istek.v14i2.2575

Abstract

One of the main challenges in the development of instrumentation systems for industrial fluid flow processes is the requirement for real-time pressure monitoring and control to prevent abnormal conditions that may lead to operational failures. This study aims to design and develop an instrumentation system capable of performing monitoring, control, and early warning functions through the integration of a pressure transmitter, Haiwell AC12M0R PLC, HMI, and SCADA using TCP/IP and Wi-Fi communication protocols. The system design includes hardware development, ladder diagram programming, and configuration of a cloud-connected HMI–SCADA interface. System testing was conducted by varying pressure setpoints to simulate different operating conditions. The test results indicate that the system operates as designed, as evidenced by alarm activation at a pressure of 6 bar, proportional opening of the Pressure Control Valve (PCV) when the pressure exceeds the 5 bar setpoint, and activation of safety functions under high-high pressure conditions at 9 bar, where the system triggers an alarm, closes the Shut Down Valve (SDV), and automatically stops the pump. The PCV response time was recorded at 0.1–0.2 seconds, while the SDV fully closed within 5–6 seconds. All process data can be monitored in real time through the HMI and cloud-integrated SCADA system, enabling remote monitoring via smartphone. Overall, the developed instrumentation system prototype functions in accordance with the control logic and performs reliably under the simulated operational scenarios.
Pemanfaatan Open Broadcasting Software (OBS) Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat: Pendekatan Efisiensi Berbasis AHP Ridwan, Azwar Mudzakkir; Nuraiman , Dian
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v8i2.49413

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pada pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan secara luring kini mulai bergeser ke model daring atau hybrid, terutama setelah pandemi COVID-19. Tahun 2025 Pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan efisiensi penggunaan anggaran yang menuntut pengurangan alokasi di berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi dan kegiatan tridarma. Kondisi ini menuntut adanya penyesuaian strategi agar kegiatan tetap berjalan efektif dan efisien. Penelitian ini mengkaji efektivitas dan efisiensi penggunaan Open Broadcasting Software (OBS) dalam kegiatan webinar Serasi, kemudian merekontekstualisasi hasilnya ke dalam potensi penerapan pada kegiatan pengabdian masyarakat berbasis digital, seperti pengajian daring, pelatihan keterampilan komunitas, atau sosialisasi layanan publik. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif berbasis studi kasus. Hasil survei sebelumnya yang menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) menunjukkan bahwa OBS dinilai tepat digunakan untuk kegiatan webinar (72,6%) dan rapat (27,4%). Hasil ini dianalisis ulang dalam kerangka kebijakan efisiensi kegiatan pengabdian masyarakat. Rekomendasi dari studi ini adalah mendorong pemanfaatan OBS sebagai media siaran digital standar yang fleksibel, hemat biaya, dan dapat menunjang kegiatan pengabdian masyarakat dalam skema digitalisasi kampus dan kebijakan efisiensi nasional.