Biqnada, Ahmad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 45 TAHUN 2020 DALAM APLIKASI SI D’nOK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SEMARANG Biqnada, Ahmad; Lituhayu, Dyah; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober, AP Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47453

Abstract

Aplikasi SI D’Nok diciptakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang yang dimana diharapkan dapat memberikan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan yang berbasis digital, dapat diakses dengan cepat dan mudah. Penelitian ini menjelaskan dan mengalisis implementasi kebijakan Peraturan Walikota Nomor 45 Tahun 2020 dalam aplikasi SI D’nOK pada Disdukcapil Kota Semarang. Dalam pelaksanaannya aplikasi SI D’Nok ini masih banyak masyarakat yang merasa kesusahan dan proses pengurusan dokumen berjalan lama. Penelitian ini berfokus pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang selaku pengelola dan pelaksana pada aplikasi SI D’Nok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan menurut George C. Edwards III. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang sudah semaksimal mungkin melaksanakan kebijakan pada aplikasi SI D’Nok dengan selalu memonitoring aplikasi jika sewaktu-waktu terjadi kesalahan atau gangguan agar dapat cepat ditangani, terlepas dari itu masih banyak masyarakat yang merasa kesusahan dalam menggunakan aplikasi SI D’Nok ini. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan sosialisasi yang lebih luas dan menyeluruh khususnya kepada masyarakat yang sudah lanjut usia. Penambahan pegawai untuk mendukung pelaksanaan aplikasi SI D’Nok lebih efektif dan tidak terjadi penumpukan dokumen yang membuat pelayanan menjadi lama