Dinas Sosial memiliki peran penting dalam menyusun kebijakan kesejahteraan sosial dan merespons berbagai perubahan sosial, ekonomi, atau lingkungan yang dapat mempengaruhi kondisi masyarakat. Team Reaksi Cepat Saribattang atau yang disingkat (TRC) Saribattang, adalah tim yang digagas oleh pemerintah dan dibentuk oleh Dinas Sosial Kota Makassar untuk memaksimalkan kinerja terkait penanganan anak jalanan, gepeng dan pengemis di Kota Makassar. Eksploitasi merupakan hal yang menjadi salah satu tantangan anak di bawah umur yang berada di taraf kehidupan sosial menengah ke bawah dimana penurunan tingkat ekonomi yang berkepanjangan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan para orang tua atau kerabatnya menjadikan anak sebagai media untuk dipekerjakan secara paksa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dinas sosial dalam pendekatan komunikasi persuasif pada anak korban eksploitasi di Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas sosial kota Makassar pada anak korban eksploitasi tergantung komunikator dan komunikan. Menyimpulkan dengan tiga Langkah menurut indikator teori, yakni Merangsang, Meyakinkan, Dan Ajakan bertindak. Dinas Sosial membantu mereka pulih dari pengalaman traumatis. Dinas sosial menyediakan psikolog untuk anak korban eksploitasi. Dinas sosial melakukan pendekatan untuk meyakinkan anak korban keluar dari situasi tersebut, seperti memberitahu hak haknya. Dan Dinas sosial juga bekerja sama dengan Dinas pendidikan kota Makassar untuk mengajak anak korban untuk bersekolah dan memberika fasilitasi yang dibutuhkan.