M, Diana Rina
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Komunikasi Terapeutik Antara Perawat dan Pasien di Puskesmas Herlang Rahmi, Waode Andi Mimi; M, Diana Rina
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 4, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26644/jko.v4i1.15833

Abstract

Komunikasi terapeutik merupakan hal yang selalu berlangsung dalam komunikasi antara perawat dan pasien. Komunikasi terapeutik memiliki pengaruh besar terhadap proses penyembuhan pasien. Berdasarkan hal tersebut, kajian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat kepada pasien dalam memberikan pelayanan di Puskesmas Herlang dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik pada pasien di Puskesmas Herlang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini terdiri dari 5 orang perawat, 5orang pasien, dan 5 orang keluarga pasien. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi langkah-langkah reduksi, penyajian data, kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian di Puskesmas Herlang menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik antara perawat dan pasien, telah berlangsung dengan baik. Hal ini tercermin dari cara penyambutan perawat terhadap pasien dengan ekspresi wajah yang menyenangkan komunikasi yang lembut kepada pasien, serta kesabaran dalam mendengarkan berbagai keluhan-keluhan pasien, memberikan tanggapan balik yang mudah dimengerti oleh pasien dengan tetap memperhatikan bahasa yang santun. Faktor yang menghambat terjadinya komunikasi terapeutik antara perawat dan pasien di Puskesmas Herlang yaitu: penggunaan bahasa, mimik wajah pasien kurang baik kepada perawat, keadaan psikologi perawat dan pasien seringkali mengalami ketidakcocokan misalnya intonasi suara serta pengetahuan keluarga yang lebih tau dari perawat termasuk kendala yang dirasakan perawat.
Transkukturasi Antar Masyarakat Mulitkultur di Kec. Lariang dan Bulutaba Kab. Pasangkayu Putri, Farah Kirana; M, Diana Rina
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 6, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26644/jko.v6i1.15874

Abstract

Kecamatan Lariang dan Bulutaba menjadi salah satu daerah di Kab. Pasangkayu yang masyarakatnya merupakan masyarakat multikulur, terdapat beberapa suku dan agama yang hidup berdampingan dalam waktu yang lama. Kajian penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses transkulturasi antar masyarakat multikultur di Kec. Lariang dan Bulutaba Kab. Pasangkayu. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe pendekatan etnografi yang bertujuan untuk mendapatkan data mengenai pemahaman yang bersifat umum tentang kenyataan, juga untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang fenomena yang dihadapi subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transkulturasi yang terjadi di Kec. Lariang dan Bulutaba berupa akulturasi, dekulturasi dan asimilasi. Hal tersebut merupakan adopsi bahasa dan istilah, perubahan gaya hidup, perubahan nilai dan norma sosial serta migrasi dan perpindahan penduduk. Lebih lanjut faktor yang mendukung terjadinya transkulturasi adalah kontak budaya, penddikan serta penerimaan dan fleksibilitas diantara kelompok budaya yang berbeda Sementara pola pikir tertutup menjadi penghambat terjadinya transkulturasi.
Pengaruh Komunikasi Digital Dua Arah Terhadap Kinerja Karyawan PT. IMIP (Studi pada Karyawan DSI: Dexin Stell Indonesia) R, Ray Samudra; M, Diana Rina
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol 5, No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26644/jko.v5i1.15859

Abstract

Penelitian ini adalah tipe korelasional yaitu penelitian yang menjelaskan variabel-variabel yang diteliti serta hubungannya antara satu variabel dengan variabel lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder berupa metode angket kuesioner dan data lainnya yang dibutuhkan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang terlebih dahulu dilakukan pengujian instrumen penelitian kemudian berlanjut ke uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi dan heteroskedastisitas kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis (uji signifikansi parsial (t), simultan (f) dan koefisien determinasi R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi digital dua arah karyawan perusahaan DSI: Dexin Stell Indonesia tidak terlepas dari peran dan kehadiran era komunikasi digital saat ini yang berkembang. Komunikasi digital dua arah yang terjadi, informasi mengalir dari pengirim ke penerima dan respons penerima kembali ke pengirim. Komunikasi digital horizontal dan komunikasi digital diagonal, memiliki kontribusi pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Perusahaan DSI: Dexin Stell Indonesia. Komunikasi digital dua arah berpengaruh terhadap kinerja karyawan perusahaan DSI: Dexin Steel Indonesia dengan presentasi 55.9% atau berada pada kategori kategori sedang, sedangkan 44.1% (100% - 55.9%) diterangkan oleh sebab sebab dan faktor lain yang berada diluar variabel komunikasi digital dua arah seperti aspek kedisiplinan, kerjasama, budaya organisasi hingga kompensasi atau tunjangan yang diperoleh sehingga berperan terhadap kinerja karyawan yang optimal.
Pengaruh Komunikasi Digital Dua Arah Terhadap Kinerja Karyawan PT. IMIP (Studi pada Karyawan DSI: Dexin Stell Indonesia) R, Ray Samudra; M, Diana Rina
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 5 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v5i1.15859

Abstract

Penelitian ini adalah tipe korelasional yaitu penelitian yang menjelaskan variabel-variabel yang diteliti serta hubungannya antara satu variabel dengan variabel lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder berupa metode angket kuesioner dan data lainnya yang dibutuhkan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang terlebih dahulu dilakukan pengujian instrumen penelitian kemudian berlanjut ke uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi dan heteroskedastisitas kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis (uji signifikansi parsial (t), simultan (f) dan koefisien determinasi R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi digital dua arah karyawan perusahaan DSI: Dexin Stell Indonesia tidak terlepas dari peran dan kehadiran era komunikasi digital saat ini yang berkembang. Komunikasi digital dua arah yang terjadi, informasi mengalir dari pengirim ke penerima dan respons penerima kembali ke pengirim. Komunikasi digital horizontal dan komunikasi digital diagonal, memiliki kontribusi pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Perusahaan DSI: Dexin Stell Indonesia. Komunikasi digital dua arah berpengaruh terhadap kinerja karyawan perusahaan DSI: Dexin Steel Indonesia dengan presentasi 55.9% atau berada pada kategori kategori sedang, sedangkan 44.1% (100% - 55.9%) diterangkan oleh sebab sebab dan faktor lain yang berada diluar variabel komunikasi digital dua arah seperti aspek kedisiplinan, kerjasama, budaya organisasi hingga kompensasi atau tunjangan yang diperoleh sehingga berperan terhadap kinerja karyawan yang optimal.
Transkukturasi Antar Masyarakat Mulitkultur di Kec. Lariang dan Bulutaba Kab. Pasangkayu Putri, Farah Kirana; M, Diana Rina
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 6 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v6i1.15874

Abstract

Kecamatan Lariang dan Bulutaba menjadi salah satu daerah di Kab. Pasangkayu yang masyarakatnya merupakan masyarakat multikulur, terdapat beberapa suku dan agama yang hidup berdampingan dalam waktu yang lama. Kajian penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses transkulturasi antar masyarakat multikultur di Kec. Lariang dan Bulutaba Kab. Pasangkayu. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe pendekatan etnografi yang bertujuan untuk mendapatkan data mengenai pemahaman yang bersifat umum tentang kenyataan, juga untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang fenomena yang dihadapi subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transkulturasi yang terjadi di Kec. Lariang dan Bulutaba berupa akulturasi, dekulturasi dan asimilasi. Hal tersebut merupakan adopsi bahasa dan istilah, perubahan gaya hidup, perubahan nilai dan norma sosial serta migrasi dan perpindahan penduduk. Lebih lanjut faktor yang mendukung terjadinya transkulturasi adalah kontak budaya, penddikan serta penerimaan dan fleksibilitas diantara kelompok budaya yang berbeda Sementara pola pikir tertutup menjadi penghambat terjadinya transkulturasi.
Komunikasi Terapeutik Antara Perawat dan Pasien di Puskesmas Herlang Rahmi, Waode Andi Mimi; M, Diana Rina
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 4 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v4i1.15833

Abstract

Komunikasi terapeutik merupakan hal yang selalu berlangsung dalam komunikasi antara perawat dan pasien. Komunikasi terapeutik memiliki pengaruh besar terhadap proses penyembuhan pasien. Berdasarkan hal tersebut, kajian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat kepada pasien dalam memberikan pelayanan di Puskesmas Herlang dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik pada pasien di Puskesmas Herlang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini terdiri dari 5 orang perawat, 5orang pasien, dan 5 orang keluarga pasien. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi langkah-langkah reduksi, penyajian data, kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian di Puskesmas Herlang menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik antara perawat dan pasien, telah berlangsung dengan baik. Hal ini tercermin dari cara penyambutan perawat terhadap pasien dengan ekspresi wajah yang menyenangkan komunikasi yang lembut kepada pasien, serta kesabaran dalam mendengarkan berbagai keluhan-keluhan pasien, memberikan tanggapan balik yang mudah dimengerti oleh pasien dengan tetap memperhatikan bahasa yang santun. Faktor yang menghambat terjadinya komunikasi terapeutik antara perawat dan pasien di Puskesmas Herlang yaitu: penggunaan bahasa, mimik wajah pasien kurang baik kepada perawat, keadaan psikologi perawat dan pasien seringkali mengalami ketidakcocokan misalnya intonasi suara serta pengetahuan keluarga yang lebih tau dari perawat termasuk kendala yang dirasakan perawat.