Shevani, Alya Yudhistisa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesiapsiagaan Pedagang Kaki Lima Malioboro dalam Menghadapi Pandemi COVID-19 Shevani, Alya Yudhistisa; Jamil, Nur Aisyah
CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/comphijournal.v4i1.94

Abstract

Latar Belakang: Malioboro merupakan pusat ekonomi dan pariwisata di Yogyakarta yang banyak dikunjungi wisatawan. Kesiapsiagaan pedagang kaki lima Malioboro diperlukan dalam menghadapi pandemi COVID-19. Tujuan : Mengetahui bagaimana kesiapsiagaan pedagang kaki lima malioboro dalam menghadapi pandemi COVID-19. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan 8 informan yang dipilih dengan purposive sampling dan variasi maksimal. Informan merupakan pedagang kaki lima, pengelola pasar, dan pengunjung Malioboro. Wawancara mendalam dan observasi dilakukan dalam rentang Maret-April 2021. Data yang didapatkan dibuat transkrip verbatim dan dianalisis dengan open code. Hasil: Berdasarkan informasi yang diperoleh dari informan, kesiapsiagaan pedagang kaki lima dalam menghadapi COVID-19 meliputi upaya untuk melindungi diri yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjaga kekebalan tubuh dan vaksinasi serta upaya untuk melindungi pembeli yaitu menyediakan hand sanitizer. Terdapat beberapa pedagang yang tidak tertib memakai masker dan menjaga jarak fisik terutama saat kondisi ramai. Pengetahuan tentang bahaya COVID-19 dan pencegahannya, persepsi bahaya, sikap yang mendukung, stressor atas penurunan pendapatan, dukungan sarana prasarana, adanya kebijakan dan pengawasaan menjadi pendukung kesiapsiagaan pedagang. Akan tetapi, beredarnya hoax menghambat kesiapsiagaan pedagang. Simpulan: Kesiapsiagaan dalam menghadapi COVID-19 ditunjukkan oleh sebagian pedagang walaupun belum optimal. Diperlukan upaya edukasi, memberantas hoax, penegakan disiplin dan pelibatan masyarakat secara konsisten dalam rangka menghadapi COVID-19.