Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Empiricism Journal

Analisis Semiotika Ornamentasi pada Rumah Tradisional Melayu: Pengaruh Budaya Islam dan Adat Melayu Hamzah, Erwin Rizal; Ciptadi, Wahyudin; Harimurti, Puspito; Radhi, Muhammad; Satyahadewi, Neva
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.1770

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna simbolis ornamentasi pada rumah tradisional Melayu dengan menggunakan pendekatan semiotika triadik Peirce. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi bagaimana elemen dekoratif merepresentasikan identitas budaya Melayu dan pengaruh nilai-nilai Islam. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan wawancara dengan pemilik rumah tradisional. Hasil penelitian mengidentifikasi lima kategori motif utama flora, fauna, alam, kaligrafi, dan geometris yang masing-masing mengandung nilai-nilai budaya dan religius. Temuan menunjukkan bahwa ornamentasi tidak hanya memperkaya estetika arsitektur, tetapi juga memainkan peran penting dalam melestarikan nilai sosial, spiritual, dan identitas komunitas Melayu. Penelitian ini menawarkan wawasan penting tentang bagaimana motif tradisional dapat diadaptasi dalam konteks modern untuk menjaga relevansi budaya di tengah arus globalisasi. Semiotic Analysis of Ornamentation in Traditional Malay Houses: The Influence of Islamic Culture and Malay CustomsAbstractThis study analyzes the symbolic meaning of ornamentation in traditional Malay houses using Peirce's triadic semiotic approach. The aim is to explore how decorative elements represent Malay cultural identity and Islamic values. Data were collected through field observation, visual documentation, and interviews with traditional house owners. The findings identify five main motif categories flora, fauna, nature, calligraphy, and geometric patterns each embodying cultural and religious values. Results show that ornamentation not only enriches architectural aesthetics but also plays a vital role in preserving social, spiritual, and communal identity within Malay communities. This research provides valuable insights into how traditional motifs can be adapted in modern contexts to maintain cultural relevance amid globalization.